01.06.26 Morning
Indonesian Murli Om Shanti BapDada Madhuban
Intisari:
Anak-anak
yang manis, shrimat Sang Ayah berkata, “Palingkanlah wajah Anda dari dunia tua
ini. Agar bisa meraih jeevan mukti, resapkanlah tata krama ilahi.”
Pertanyaan:
Tata krama
mana yang tidak bisa diajarkan kepada Anda oleh siapa pun kecuali Sang Ayah?
Jawaban:
Tata krama
untuk menjadi suci dan menjadikan orang lain suci; inilah tata krama ilahi yang
terbesar. Selagi tinggal di rumah bersama keluarga Anda, tetaplah hidup suci.
Hanya Sang Ayah Yang Esa, dan bukan siapa pun yang lain, yang mampu memberikan
ajaran ini. Anda anak-anak memiliki penanggalan tak terbatas. Anda menanggalkan
dunia tua ini dari intelek Anda. Anda tahu bahwa ketika Anda meresapkan kesucian,
semua tata krama yang lain akan terwujud dengan sendirinya.
Lagu:
Kita, manusia
dewasa ini, hidup dalam kegelapan.
Om Shanti.
Anda
anak-anak mendengar sebaris lagu itu. Di satu sisi, ada seluruh dunia, yaitu
mereka yang berada di jalan pemujaan, sedangkan di sisi ini, ada Anda anak-anak,
yang berada di jalan pengetahuan. Mereka terus menaiki tangga pemujaan sedangkan
Anda anak-anak menuruni tangga pemujaan dan menaiki tangga pengetahuan. Anda
anak-anak tahu bahwa Anda harus menaiki tangga pemujaan selama setengah siklus.
Para mulanya, pemujaan juga tak tercemar, kemudian itu menjadi tercemar.
Orang-orang sepenuhnya terbelit dalam keyakinan buta; mereka sama sekali tidak
memahami apa pun! Mereka bernyanyi, “Kami berada dalam kegelapan.” Tanpa Sang
Satguru, ada kegelapan total. Di sini ada banyak guru. Siapa Sang Guru yang
sejati? Para sadhu, orang suci, mahatma, dan pemuja melakukan upaya spiritual,
yaitu mengingat Tuhan. Mereka mempelajari kitab-kitab suci, Weda, Upanishad, dan
sebagainya. Meskipun demikian, mereka berkata bahwa hanya ketika Tuhan datang,
barulah Beliau bisa memberi kita keselamatan. Hanya Sang Pemberkah Keselamatan
yang bisa disebut Sang Penyuci. Anda anak-anak tidak lagi berada dalam kegelapan
ekstrem. Anda telah memasuki cahaya pengetahuan. Anda mengenal Sang Ayah, Sang
Penyuci, dan Anda mengingat Beliau. Semakin banyak Anda anak-anak mengingat Sang
Ayah dan meresapkan pengetahuan, kegelapan ketidaktahuan semakin dihilangkan
dari Anda. Hanya Sang Ayah Yang Esa yang membawa Anda ke dalam cahaya. Sang
Satguru memberikan salep pengetahuan. Ini bukan riasan mata fisik, melainkan
aspek pengetahuan; dan beserta pengetahuan, juga ada yoga. Yoga juga pasti ada
pada orang-orang yang mengajarkan pemujaan. Yoga intelek Anda anak-anak sekarang
terhubung ke Sang Ayah Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi, yang tanpa
citra jasmani. Anda semua berurutan. Tidak ada manusia lain, kecuali Anda
anak-anak, yang beryoga dengan Sang Ayah Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha
Tinggi, Yang Mahakuasa. Anda harus beryoga dengan Sang Ayah dan dengan hunian
mukti dan daratan jeevan mukti. Tata krama ilahi yang sangat bagus diperlukan
untuk jeevan mukti. Pada saat ini, semua orang memiliki tata krama iblis.
Kebajikan ilahi Sang Ayah Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi, juga
diingat. Beliaulah Sang Benih Pohon Dunia Manusia, Yang Maha Benar, Yang Maha
Hidup, Sang Samudra Kebahagiaan Tiada Tara, dan Sang Samudra Pengetahuan. Beliau
selamanya adalah Sang Samudra Kesucian. Status Beliau tak termusnahkan. Tidak
ada manusia yang bisa memiliki status yang tak termusnahkan ini. Sekalipun Anda
sekarang sedang menjadi samudra pengetahuan dan samudra kesucian, Anda hanya
menjadi itu secara terbatas. Sang Ayah berkata, “Saya tak terbatas. Saya tidak
bisa menjadikan Anda tak terbatas. Seandainya bisa, bagaimana mungkin sandiwara
dunia ini bisa berlanjut? Bagaimana Anda bisa mengalami 84 kelahiran? Anda tidak
bisa menjadi sesuatu untuk selama-lamanya. Saya menjadikan Anda sedemikian rupa
secara terbatas. Anda menjadi demikian selama 21 kelahiran. Selain itu, ‘21
generasi’ juga telah disebutkan. Bukan hukumnya di dalam drama bagi Anda untuk
menjadi ini selama-lamanya. Saya selamanya suci. Saya tinggal di Hunian
Tertinggi. Saya selalu memiliki pengetahuan dan kesucian. Anda melupakan ini,
jadi Baba datang pada saat ini, mengalihkan Anda anak-anak dari kegelapan
ekstrem, dan menyucikan Anda dengan pengetahuan dan yoga. Tidak ada orang lain
yang bisa mengatakan, ‘Saya telah datang dari hunian tertinggi. Sekarang,
ingatlah Saya!’ Tidak ada orang yang bisa meniru perkataan luhur Saya ini. Saya
datang hanya untuk menjadikan Anda raja diraja selama 21 kelahiran. Oleh sebab
itu, Anda harus menjadi itu, bukan?” Hanya mereka yang telah menjadi itu di
siklus sebelumnya yang akan menjadi itu kembali. Anda tahu berapa banyak anak
yang menjadi suci dan berapa banyak yang menjadi pendosa seperti Ajamil. Ada
begitu banyak orang yang menjadi kotor dan tidak suci. Sang Ayah harus datang
dan mencuci pakaian kotor yang tidak suci. Jiwa-jiwalah yang menjadi kotor. Anda
jiwa-jiwa telah menerima penjelasan, “Maya telah menjadikan Anda begitu kotor!
Ini bukan persoalan satu kelahiran saja, melainkan kelahiran demi kelahiran.
Saya sekarang memberi Anda sabun Lux (tujuan) untuk mencuci jiwa. Ingatlah Saya,
dan melalui yoga ini, Anda jiwa-jiwa yang telah padam akan menyala kembali. Ini
tergantung pada seberapa banyak Anda mengingat Saya, Ayah Anda.” Baba
mengingatkan Anda, “Saya dahulu mengirim Anda ke surga. Kemudian, Maya
menjadikan Anda kotor. Sekarang Saya telah datang untuk menjadikan Anda master
surga sekali lagi. Saya sedang memberi Anda ajaran melalui badan Brahma.” Baba
berbicara kepada jiwa-jiwa, “Wahai, anak-anak, lupakanlah ayah lokik Anda.
Lupakanlah badan Anda dan semua relasi badan. Ingatlah Saya, Ayah Anda, maka
Anda jiwa-jiwa akan terus dibersihkan. Anda kemudian akan menerima badan baru di
masa depan. Bahkan unsur-unsur alam dan sebagainya juga akan menjadi baru dan
satopradhan.” Baba berkata, “Sekarang, teruslah melupakan dunia tua ini!
Ingatlah Saya, maka Anda akan datang kepada Saya, kemudian pergi ke surga.”
Dunia ini sudah tua. Ketika seseorang membuat sesuatu yang baru, itu diberi nama
baru, sama seperti orang menyebutkan New Delhi dan Old Delhi. Akan tetapi, dunia
ini tetaplah tua. Anda anak-anak sekarang harus sepenuhnya mengalihkan yoga
intelek Anda dari dunia tua ini. Kita, jiwa-jiwa, harus pergi ke rumah manis
kita, hunian nirwana. Milikilah keyakinan bahwa Anda masing-masing adalah jiwa.
Sang Ayah berkata, “Ingatlah Saya, maka pikiran terakhir Anda akan menuntun Anda
ke tempat tujuan Anda.” Manusia mengingat begitu banyak orang lain. Ada yang
mengingat seorang guru atau yang lain, sedangkan yang lain mengingat Krishna dan
sebagainya. Akan tetapi, ke mana perginya Krishna dan yang lainnya? Tidak ada
yang tahu. Mereka tidak paham bahwa semua jiwa harus mengalami kelahiran kembali.
Hukum ini sudah berlangsung sejak awal dunia. Pada permulaan zaman emas, ada
devi-devta, dan oleh sebab itu, kelahiran kembali pasti telah berlangsung sejak
saat itu. Pertama-tama, ada Shri Krishna, manusia suci pertama; dia menerima
lebih banyak pujian dibandingkan Lakshmi dan Narayana, yang tidak dipuji
sebanyak dirinya, karena anak-anak itu suci dan satopradhan. Itulah sebabnya,
anak-anak dipuji. Ada begitu banyak pujian untuk Krishna, tetapi orang-orang
tidak tahu di mana daratan Krishna berada. Mereka menyebut Vaikunth sebagai
zaman emas. Jadi, jika demikian, mengapa mereka mengatakan bahwa Krishna ada di
zaman perunggu? Sosok yang sama tidak mungkin ada dengan nama, wujud, atau
daratan yang berbeda. Nama dan wujud yang sama tidak mungkin bisa ada dalam
kelahiran yang lain. Krishna ada di zaman emas. Anda tahu bahwa Jagadamba dan
Jagadpita pergi dan menjadi Lakshmi dan Narayana. Zaman emas disebut daratan
Krishna. Sekarang, ini adalah daratan Kansa, si iblis. Semua nama itu bersifat
iblis. Di sana, ada komunitas devi-devta, sedangkan di sini, ada komunitas iblis.
Baba duduk di sini, di zaman peralihan, dan menjelaskan kepada Anda anak-anak,
“Sang Ayah adalah Sang Pencipta. Beliau disebut sebagai Sang Benih Pohon Dunia
Manusia. Oleh sebab itu, Beliau pasti menciptakan dunia manusia yang baru.” Anda
bahkan bernyanyi, “Baba, Engkaulah Sang Penyuci! Datanglah dan sucikanlah dunia
yang tidak suci ini! Ciptakanlah dunia yang suci dan akhirilah dunia yang tidak
suci ini!” Beliau benar-benar menciptakan dunia yang suci melalui Brahma dan
mengakhiri dunia yang tidak suci melalui Shankar. Tidak ada orang lain yang
mengetahui hal-hal ini. Anda anak-anak sekarang beryoga dengan Sang Ayah. Anda
bisa melihat bahwa Baba sedang memukul-mukul pakaian kotor. Ada yang robek dan
ada yang hancur. Ada pendosa besar yang sangat kotor, seperti Ajamil, dan mereka
tidak mampu meresapkan apa pun sama sekali. Sang Ayah mengatakan hal-hal yang
demikian indah, “Anak-anak terkasih yang paling manis, ingatlah Saya, Ayah Anda
yang terkasih. Ingatlah daratan kebahagiaan yang terkasih!” Anda hanya
mengetahuinya pada saat ini. Tidak ada orang lain di dunia yang mengetahui
tentang ini. Inilah daratan penderitaan ekstrem. Orang-orang menangis dalam
penderitaan dan terus saling membunuh, kemudian mereka berkata, “Tuhan,
lindungilah saya!” Perkataan itu benar-benar terucap dari bibir mereka. Sang
Ayah adalah Sang Pembebas. Anda tahu bahwa Sang Ayah telah datang untuk membawa
Anda anak-anak – pada khususnya – dan dunia – pada umumnya – ke daratan
kebahagiaan. Intoksikasi ini berurutan dalam diri Anda anak-anak. Studi ini
bukan hal kecil. Lihatlah siapa yang sedang diajar oleh Baba! Beliau mengajar
jiwa-jiwa berdosa seperti Ajamil dan menjadikan mereka master surga. Semua jiwa
tamopradhan. Beliau harus membawa mereka ke dunia yang satopradhan. Anda
anak-anak telah berulang kali diberi tahu: “Resapkanlah kebajikan ilahi di sini.”
Anda memiliki tujuan dan sasaran dalam intelek Anda di sini. Tidak ada orang
lain yang bisa mengajarkan tata krama kesucian ini. Para saniyasi membuat
orang-orang meninggalkan rumah dan keluarga mereka. Di sini, Sang Ayah berkata,
“Anda tidak perlu meninggalkan rumah dan keluarga Anda. Anda harus menanggalkan
dunia tua ini. Penanggalan itu terbatas, sedangkan penanggalan ini tak terbatas.”
Para saniyasi itu menerima begitu banyak penghormatan. Komunitas sadhu
memberikan saran dan gagasan kepada Pemerintah. Seiring perkembangan Anda,
ibu-ibu, bahkan para saniyasi itu pun akan bersujud di kaki Anda. Mereka tidak
bisa diangkat tanpa Anda, ibu-ibu, karena Andalah yang memberi mereka
pengetahuan. Ini tidak ada hubungannya dengan bersujud di kaki siapa pun. Memang,
jika seseorang mengucapkan, “Namaste,” atau, “Rama, Rama,” Anda harus
menanggapinya. Bahkan Baba pun berkata, “Anak-anak, namaste! Saya menjadikan
Anda lebih luhur dibandingkan Saya. Saya menjadikan Anda master Brahmanda dan
master dunia, kemudian Saya pensiun.” Akan tetapi, Anda juga harus mengikuti
shrimat dan memalingkan wajah Anda dari dunia tua ini. Ada boneka Rama, Rahwana,
dan Sita. Sita memunggungi Rahwana dan mengarahkan wajahnya kepada Rama. Ada
juga gambar Krishna memegang bola dunia surga dan menendang neraka menjauh. Sang
Ayah menerangkan kepada Anda dengan sangat jelas. Akan tetapi, jarang ada
pengusaha yang mau melakukan bisnis menyerahkan badan tua, mental, dan
kekayaannya kepada Sang Ayah untuk mengklaim segala sesuatu yang baru sebagai
gantinya. Ini adalah asuransi kelas satu yang sangat bagus. Sang Ayah berkata,
“Ketika Anda jiwa-jiwa menjadi suci, Anda akan menerima badan yang suci,
kemudian memerintah di surga.” Inilah sebabnya, Beliau disebut Sang Pengusaha
dan Sang Tukang Sulap. Menyucikan mereka yang tidak suci adalah sulapan Tuhan.
Sang Ayah berkata, “Ubahlah penghuni neraka menjadi penghuni surga.” Ini adalah
sulap kelas satu! Ada banyak pencapaian melaluinya. Sang Ayah berkata, “Jadilah
raja diraja! Ikutilah Sang Ayah.” Sang Ayah sedang duduk di sini. Orang ini
adalah setengah (adhar) kumar, sedangkan Mama seorang kumari. Oleh sebab itu,
Anda harus mengikuti mereka. Anda akan menerima warisan Anda dari Sang Ayah.
Anda, brother dan sister, berkata bahwa Anda sedang mengklaim warisan Anda dari
Sang Ayah. Pada umumnya, secara lokik, seorang sister tidak menerima warisan,
tetapi seorang brother menerimanya. Di sini, Anda semua menerima warisan, karena
Anda semua adalah jiwa. Sang Ayah berkata, “Anda semua harus datang kepada Saya.”
Hubungan brother dan sister kemudian juga akan berakhir. Di sana, di hunian
nirwana, hanya ada hubungan antara Sang Ayah dan anak-anak. Inilah sebabnya,
disebutkan, “Kita semua bersaudara.” Seandainya Tuhan berada di mana-mana,
seperti yang dikatakan orang, itu akan menjadi fatherhood. Keyakinan bahwa Tuhan
berada di mana-mana telah mendatangkan begitu banyak kerugian! Anda anak-anak
sekarang mengingat Sang Ayah. Untuk mengingat Sang Ayah, diperlukan banyak upaya.
Bukan berarti bahwa Anda harus duduk dalam meditasi yang dipimpin secara khusus.
Anda telah diberi tujuan. Di sini, Anda hanya duduk dan menyampaikan murli. Anda
terus-menerus beryoga. Setelah mendengarkan murli, Anda kemudian harus terus
mengingat Baba selagi berjalan dan beraktivitas. Kita sedang menempuh
perziarahan. Sebanyak mungkin, teruslah mengingat Baba! Anda diberi izin untuk
melakukan pekerjaan Anda selama delapan jam, tetapi luangkanlah waktu untuk ini.
Hal yang utama adalah kesucian. Anda tahu bahwa ini adalah hutan duri.
Orang-orang terus saling menusuk. Sang Ayah berkata, “Sekarang, ikutilah shrimat!”
Shiva Baba sedang berbicara kepada Anda dan Brahma juga sedang berbicara kepada
Anda, tetapi Anda tahu bahwa Shiva Baba sedang mengajar Anda dan bahwa Anda
adalah murid. Anda berkata bahwa Beliau adalah Ayah, Pengajar, dan Satguru Anda.
“Saya jamin bahwa Saya akan membawa Anda pulang bersama Saya.” Tidak ada orang
lain yang bisa menjamin ini. Hanya Sang Ayah yang mampu mengatakannya. Tuhan,
Sang Ayah, mendirikan agama yang memberikan kebahagiaan. Tidak ada orang yang
mengenal Sang Ayah. Seandainya mereka mengenal Beliau, mereka pasti juga
mengetahui tentang properti Beliau. Achcha.
Kepada anak-anak yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan
sekarang telah ditemukan kembali, cinta kasih, ingatan dan selamat pagi dari
Sang Ibu, Sang Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak
rohani.
Intisari untuk
dharna:
1. Teruslah
memelihara tujuan dan sasaran di hadapan Anda dan resapkanlah kebajikan ilahi.
Agar bisa pergi ke dunia yang satopradhan, terapkanlah tata krama kesucian.
Intelek Anda harus memiliki penanggalan tak terbatas.
2. Ingatlah Sang
Ayah yang terkasih dan daratan kebahagiaan Anda. Putuskanlah yoga intelek Anda
dari daratan kesengsaraan ini.
Berkah:
Dengan
memiliki keinginan melihat kebajikan ilahi pada setiap jiwa dan membuat mereka
puas, semoga Anda menjadi perwujudan kebajikan ilahi yang senantiasa stabil
dalam antusiasme Anda.
Agar memiliki
semangat dan antusiasme yang konstan, milikilah keinginan untuk membuat setiap
jiwa yang berinteraksi dengan Anda merasa puas. Siapa pun yang Anda temui,
teruslah mengambil kebajikan ilahi dari mereka setiap saat. Dengan menerima
kekuatan kebajikan ilahi setiap jiwa, Anda akan selalu memiliki antusiasme.
Antusiasme berkurang ketika Anda melihat berbagai bentuk dan situasi yang
berbeda atau ketika mendengarnya. Namun, jika Anda memiliki keinginan untuk
melihat kebajikan ilahi, antusiasme Anda akan tetap konstan dan stabil. Kemudian
dengan melihat kebajikan ilahi setiap orang, Anda akan menjadi perwujudan
kebajikan ilahi.
Slogan:
Jika fondasi
sikap mental ketidaktertarikan yang tak terbatas kuat, maka mudah untuk menjadi
terpisah dari badan dalam sedetik.
Agar Senantiasa
Ceria: Milikilah Sifat Santai, Luwes, dan Toleran
Memiliki wajah yang
selalu ceria adalah hadiah terbesar di zaman peralihan ini. Jangan biarkan ada
garis-garis kesedihan di wajah Anda. Bulan purnama terlihat begitu indah,
demikian pula, jagalah wajah Anda agar selalu ceria. Biarlah wajah Anda bersinar
sedemikian rupa sehingga orang lain bisa melihat wujud mereka di wajah Anda.
Untuk itu, buatlah sifat Anda sederhana dan toleran.