02.04.26 Morning
Indonesian Murli Om Shanti BapDada Madhuban
Intisari:
Anak-anak
yang manis, ini adalah toko yang luar biasa, milik Sang Ayah, di mana Anda bisa
menemukan segala macam hal. Anda adalah master toko ini.
Pertanyaan:
Mengapa tak
seorang pun bisa meniru Sang Pemilik Toko yang luar biasa ini?
Jawaban:
Karena Beliau
adalah Sang Bendahara dari semua harta. Beliau adalah Sang Samudra Pengetahuan,
Kebahagiaan, Kedamaian, Kesucian – segalanya. Siapa pun bisa menemukan apa pun
yang mereka inginkan. Orang-orang di jalan pengasingan tidak mampu menyediakan
semua hal ini. Tidak ada orang yang mampu menyebut dirinya sebagai samudra,
sebagaimana Sang Ayah.
Lagu:
Dengan
menemukan-Mu, kami menemukan seluruh dunia; bumi dan langit semuanya menjadi
milik kami.
Om Shanti.
Anda
anak-anak sekarang sedang duduk di hadapan Sang Ayah yang tak terbatas. Beliau
disebut Sang Ayah yang tak terbatas, dan juga bisa disebut Sang Kakek yang tak
terbatas. Anda, anak-anak yang tak terbatas, sedang duduk di sini, dan Sang Ayah
sedang memberi Anda pengetahuan yang tak terbatas. Anda harus menanggalkan
segala hal yang terbatas. Anda sekarang harus mengklaim warisan yang tak
terbatas dari Sang Ayah. Inilah satu-satunya toko. Manusia tidak tahu apa yang
mereka inginkan. Toko Sang Ayah yang tak terbatas sangat besar. Beliau disebut
Sang Samudra Kebahagiaan, Sang Samudra Kesucian, Sang Samudra Kebahagiaan Tiada
Tara, Sang Samudra Pengetahuan. Beberapa pemilik toko menyediakan beraneka ragam
barang dagangan. Ini adalah Sang Ayah yang tak terbatas. Beliau juga memiliki
semua jenis barang dagangan. Apa saja yang Beliau miliki? Baba adalah Sang
Samudra Pengetahuan, Sang Samudra Kebahagiaan, Sang Samudra Kedamaian. Beliau
menyimpan stok semua hal alokik yang luar biasa ini. Beliau juga diingat sebagai
Sang Pemberkah Kebahagiaan. Hanya ada satu toko ini. Tidak ada orang lain yang
memiliki toko seperti ini. Stok apa yang dimiliki Brahma, Vishnu, dan Shankar?
Sama sekali tidak ada. Sang Ayah memiliki stok yang paling luhur. Inilah
sebabnya, Beliau dipuji. Ada ungkapan, “Engkaulah Sang Ibu, Engkaulah Sang
Ayah.” Pujian ini tidak bisa ditujukan kepada siapa pun yang lain. Manusia
mengembara ke sana kemari, untuk mencari kedamaian. Ada yang membutuhkan obat,
sedangkan yang lain membutuhkan hal yang berbeda. Semua toko itu terbatas. Di
seluruh dunia, semua orang memiliki hal-hal yang terbatas. Hanya Sang Ayah Yang
Esa yang memiliki hal-hal yang tak terbatas. Inilah sebabnya, Beliau dipuji
sebagai Sang Penyuci, Sang Pembebas, Sang Samudra Pengetahuan, Sang Samudra
Kebahagiaan Tiada Tara. Semua ini adalah bermacam-macam stok yang Beliau miliki.
Jika Anda membuat daftar, ada banyak sekali barang dagangan. Anak-anak meraih
hak atas apa pun yang dimiliki Sang Ayah. Akan tetapi, tidak ada yang mengerti
bahwa karena kita adalah anak-anak dari Sang Ayah yang sedemikian rupa, kita
adalah master atas hal-hal yang dimiliki oleh Sang Ayah. Beliau datang di
Bharata. Beliau pasti membawa semua hal yang dimiliki Beliau bersama Beliau.
Anda tidak bisa pergi kepada Sang Ayah untuk mengambilnya dari Beliau. Sang Ayah
mengatakan, “Saya harus datang ke sini. Saya datang setiap siklus, pada zaman
peralihan. Saya datang dan memberi Anda semua hal ini. Anda tidak bisa menerima
semua stok yang Saya berikan kepada Anda pada waktu yang lain.” Gudang harta
Anda menjadi penuh selama setengah siklus. Tidak ada apa pun yang tidak tercapai
sehingga Anda harus memanggil-manggil Beliau. Sesuai dengan rencana drama, Anda
semua mengklaim warisan, kemudian Anda semua perlahan-lahan menuruni anak tangga.
Selain itu, Anda pasti harus mengalami kelahiran kembali; Anda harus mengalami
84 kelahiran. Orang berbicara tentang siklus 84 kelahiran, tetapi mereka tidak
memahami maknanya. Bukannya 84 kelahiran, mereka mengatakan ada 8,4 juta
kelahiran. Maya membuat mereka melakukan kesalahan. Anda sekarang memahami
hal-hal ini, tetapi nanti Anda akan melupakan semuanya. Pada saat ini, Anda
menerima semua stok, kemudian Anda akan memerintah di zaman emas. Akan tetapi,
orang tidak mengetahui siapa yang memberi mereka kerajaan itu atau kapan
kerajaan Lakshmi dan Narayana ada. Kebahagiaan surga dikenang. Baba memberi Anda
segala macam kebahagiaan. Tidak ada kebahagiaan yang lebih besar dari ini.
Kebahagiaan itu nantinya juga menghilang. Setelah setengah siklus berlalu,
Rahwana datang dan merampas seluruh kebahagiaan Anda. Ketika seseorang marah,
dia diberi tahu bahwa dia sudah kehilangan akal sehatnya. Anda dahulu penuh
dengan semua kebajikan luhur, 16 derajat surgawi sempurna, tetapi derajat itu
sekarang sudah tidak ada lagi. Tak seorang pun menerima pujian sebanyak Sang
Ayah. Ada ungkapan, “Jika Anda punya uang, pergilah berkeliling.” Pikirkanlah,
betapa berlimpahnya kekayaan yang dahulu ada di surga. Itu sudah tidak ada lagi;
semuanya sudah hilang. Mereka telah menjadi korup dalam agama dan perbuatan
mereka, dan dengan demikian, kekayaan mereka juga sirna, dan mereka mulai jatuh.
Sang Ayah menjelaskan, “Anda dahulu diberi begitu banyak kekayaan dan dijadikan
sebernilai berlian. Lalu, ke mana perginya semua kekayaan Anda?” Sekali lagi,
Sang Ayah berkata, “Berupayalah dan klaimlah warisan.” Anda tahu bahwa Baba
sedang memberi Anda kedaulatan surga sekali lagi. Beliau berkata, “Wahai,
anak-anak, ingatlah Saya, maka karat pada diri Anda akan dihilangkan.” Anak-anak
berkata, “Baba, kami melupakan-Mu.” Bagaimana mungkin? Ketika seorang gadis
menikah, pernahkah dia melupakan suaminya? Pernahkah anak-anak melupakan ayah
mereka? Sang Ayah adalah Sang Pemberkah. Jika Anda anak-anak ingin mengklaim
warisan, Anda pasti harus mengingat Beliau. Sang Ayah menjelaskan, “Anak-anak
yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah
ditemukan kembali, ketika Anda terus berada dalam perziarahan ingatan, dosa-dosa
Anda terhapus. Tidak ada jalan lain.” Apa pun yang dilakukan orang selama ini di
jalan pemujaan, seperti berziarah dan mandi di Sungai Gangga, semua itu terus
membuat mereka menuruni tangga. Tidak ada yang bisa naik; bukan begitu hukumnya.
Sekarang adalah tahapan menurun bagi semua jiwa. Ketika mereka mengatakan bahwa
si ini atau si itu sudah mencapai mukti, itu bohong. Belum ada jiwa yang sudah
bisa pulang. Baba telah datang untuk menjadikan Anda 16 derajat surgawi sempurna.
Dahulu, Anda biasa bernyanyi, “Saya tanpa kebajikan luhur.” Anda sekarang
mengerti bahwa Sang Ayah sedang menjadikan Anda penuh kebajikan luhur. Kita
dahulu penuh kebajikan luhur dan layak dipuja. Kita mengklaim warisan kita 5000
tahun yang lalu. Sang Ayah berkata, “Saya pergi setelah memberikan warisan Anda.”
Orang-orang merayakan hari kelahiran Shiva, Raksha Bandhan, Dashera, dan
sebagainya, tetapi tidak mengerti apa-apa; mereka melupakan segalanya. Sang Ayah
telah datang untuk mengingatkan Anda sekali lagi. Anda dahulu ada di sana,
tetapi Anda kemudian kehilangan keberuntungan kerajaan Anda. Sang Ayah
menjelaskan, “Seluruh dunia ini sekarang telah mencapai tahapan lapuk total.”
Ini adalah dunia yang sama. Bharata yang sama ini dahulu baru, tetapi sekarang
telah menjadi tua. Di surga, ada kebahagiaan yang konstan. Kemudian, ketika
penderitaan dimulai di zaman perunggu, semua Weda dan kitab suci diciptakan.
Hanya ketika Anda sudah menuntaskan pemujaan, barulah Tuhan bisa datang. Siang
Brahma dan malam Brahma harus terbagi setengah dan setengah. Pengetahuan adalah
siang, sedangkan pemujaan adalah malam. Orang telah menuliskan durasi yang salah
tentang siklus. Oleh sebab itu, terlebih dahulu, duduklah dan beri tahukanlah
pujian Sang Ayah kepada semua orang. Sang Ayah adalah Sang Samudra Pengetahuan
dan Sang Samudra Kedamaian. Krishna tidak bisa disebut Yang Tanpa Citra Jasmani,
Sang Penyuci, Sang Samudra Kebahagiaan; tidak. Pujian Krishna berbeda.
Perbedaannya bagaikan siang dan malam. Shiva disebut Baba. Terasa tidak benar
jika menyebutkan “Krishna Baba”. Itu benar-benar kesalahan yang besar. Selagi
membuat kesalahan-kesalahan kecil, Anda telah melupakan Beliau 100%. Sang Ayah
berkata, “Anda tidak pernah bisa melakukan kesepakatan ini dengan para saniyasi.
Mereka milik jalan pengasingan, sedangkan Anda milik jalan keluarga.” Ketika
dunia sepenuhnya tanpa sifat buruk, Anda benar-benar tidak memiliki sifat buruk.
Ini adalah dunia penuh sifat buruk. Orang bertanya, “Bukankah anak-anak juga
dilahirkan di zaman emas? Jadi, pasti juga ada sifat buruk nafsu birahi di sana.”
Oh? Namun, itu adalah dunia yang sepenuhnya tanpa sifat buruk. Bagaimana mungkin
devi-devta yang sepenuhnya tanpa sifat buruk bisa memiliki sifat buruk nafsu
birahi? Kemudian, mereka bertanya, “Bagaimana mungkin tidak ada manusia sebanyak
sekarang, di zaman emas?” Akan tetapi, di sana tidak mungkin bisa ada manusia
sebanyak di sini. Di sana tidak akan ada daratan lain; hanya Bharata yang ada.
Mereka mengatakan bahwa mereka tidak bisa memercayai ini karena dunia selalu
penuh manusia. Mereka tidak mengerti apa-apa. Sang Ayah menjelaskan bahwa
Bharata dahulu adalah zaman emas. Mereka sekarang telah menjadi bersifat zaman
besi dan berintelek batu. Anda anak-anak sekarang memahami drama. Gandhiji dan
lain-lain menginginkan datangnya kerajaan Rama. Akan tetapi, mereka telah
menggambarkan akhir sandiwara setelah Perang Mahabharata. Artinya, sandiwara
berakhir. Apa yang terjadi sesudah itu? Mereka tidak menunjukkan apa-apa. Sang
Ayah duduk di sini dan menjelaskan semua hal ini. Ini sangat mudah. Orang-orang
merayakan hari kelahiran Shiva. Oleh sebab itu, Shiva Baba pasti datang. Beliau
adalah Sang Ayah, Tuhan, Sang Pencipta Surga, jadi Beliau pasti datang untuk
membuka gerbang menuju surga. Beliau hanya bisa datang ketika dunia sudah
menjadi neraka. Beliau membuka gerbang menuju ke surga dan menutup gerbang
neraka. Seandainya gerbang ke surga dahulu sudah terbuka, semua jiwa pasti bisa
pergi ke surga. Hal-hal ini sama sekali tidak sulit dimengerti. Pujian hanyalah
bagi Sang Ayah Yang Esa. Shiva Baba hanya memiliki satu toko. Beliau adalah Sang
Ayah yang tak terbatas. Bharata menerima kebahagiaan surga dari Sang Ayah yang
tak terbatas. Sang Ayah yang tak terbatas mendirikan surga. Dahulu benar-benar
ada kebahagiaan tak terbatas. Jadi, mengapa kita sekarang duduk di neraka? Tidak
ada yang memahami ini. Sang Ayah menjelaskan, “Anda dahulu berada di sana,
kemudian Anda jatuh.” Devi-devta harus mengalami 84 kelahiran. Mereka sekarang
sudah menjadi tidak suci. Mereka kemudian harus menjadi suci. Ada hari kelahiran
Sang Ayah, dan demikian juga, ada hari kelahiran Rahwana. Tidak ada yang
memahami hal ini. Tanyalah siapa pun, sejak kapan mereka mulai membakar Rahwana,
maka mereka akan menjawab bahwa itu sudah berlangsung secara abadi. Hanya Baba
yang menjelaskan semua rahasia ini. Hanya ada pujian bagi satu-satunya toko Sang
Ayah. Manusia tidak bisa menerima kebahagiaan, kedamaian, atau kesucian dari
sesama manusia. Bukan satu orang saja yang menerima kedamaian. Mereka berbohong
ketika mengatakan bahwa mereka menerima kedamaian dari si ini atau si itu. Anda
hanya bisa menemukan kedamaian di hunian kedamaian. Di sini, ketika seseorang
menemukan kedamaian, orang lain datang dan menciptakan ketidakdamaian, sehingga
orang itu tidak mampu menjaga kedamaian tersebut. Hanya Shiva Babalah Sang
Pemilik Toko kebahagiaan, kedamaian, dan kesucian. Siapa pun bisa datang dan
berbisnis dengan Beliau. Beliau disebut Sang Pengusaha. Beliau menyimpan stok
kesucian, kebahagiaan, kedamaian, kemakmuran, segala-galanya; tidak ada yang tak
tercapai. Anda mengklaim kerajaan surga. Sang Ayah telah datang untuk
memberikannya kepada mereka yang harus mengambilnya dari Beliau. Akan tetapi,
selagi mengambil, mereka menjadi lelah. “Saya datang untuk memberikan ini kepada
Anda, tetapi Anda menjadi lelah saat harus mengambilnya.” Anak-anak berkata,
“Baba, badai-badai Maya datang.” Memang, status yang harus Anda klaim sangat
tinggi. Anda juga menjadi master surga. Apakah ini hal kecil? Oleh sebab itu,
Anda harus berupaya. Teruslah mengikuti shrimat. Anda harus memberikan kepada
semua orang berbagai macam hal yang telah Anda terima dari Baba. Anda harus
memberikan donasi. Jika Anda ingin menjadi suci, Anda benar-benar harus
mendonasikan lima sifat buruk. Berupayalah mengingat Sang Ayah. Hanya dengan
demikian, karat bisa dihilangkan. Hal yang utama adalah ingatan. Anda berjanji
kepada Baba, “Baba, saya tidak akan pernah menuruti sifat buruk nafsu birahi.
Saya tidak akan pernah marah terhadap siapa pun.” Akan tetapi, Anda benar-benar
harus terus mengingat Baba. Bagaimana lagi semua dosa Anda bisa dihapuskan? Di
samping itu, pengetahuan sangat mudah. Anda bisa menjelaskan kepada siapa pun
tentang bagaimana Anda telah mengelilingi siklus 84 kelahiran. Perziarahan
ingatanlah yang memerlukan upaya. Yoga kuno dari Bharata sangat terkenal.
Pengetahuan apa yang diberikan Beliau? “Manmanabhawa” berarti: “Teruslah
mengingat Saya saja, maka dosa-dosa Anda akan terhapus.” Anda dahulu bernyanyi,
“Ketika Engkau datang, saya akan melepaskan diri dari semua yang lain dan hanya
mengikatkan diri kepada-Mu. Saya akan menyerahkan diri kepada-Mu. Saya tidak
akan mengingat siapa pun selain Engkau.” Anda telah membuat janji ini. Jadi,
mengapa Anda melupakannya? Ada ungkapan, “Biarlah tangan Anda bekerja sementara
hati Anda bersama Sang Kekasih.” Anda adalah karma yogi. Selagi melakukan bisnis
Anda dan sebagainya, intelek Anda harus terhubung dalam yoga kepada Sang Ayah.
Sang Ayah yang terkasih sendiri mengatakan, “Anda, para kekasih, telah mengingat
Saya selama setengah siklus. Sekarang, Saya telah datang. Oleh sebab itu,
ingatlah Saya!” Ingatan inilah yang berulang kali Anda lupakan, dan ingatan
inilah yang memerlukan upaya. Ketika Anda mencapai tahapan karmateet, badan Anda
tidak bisa dipertahankan. Ketika kerajaan sudah didirikan, maka Anda akan
mencapai tahapan karmateet Anda. Sekarang, semua orang masih membuat upaya. Mama
dan Baba paling banyak mengingat Sang Ayah. Mereka juga bisa terlihat di alam
halus. Sang Ayah menjelaskan, “Orang yang badannya Saya masuki sedang berada
dalam kelahiran terakhir dari banyak kelahirannya. Dia juga terus berupaya. Tak
seorang pun dari Anda bisa mencapai tahapan karmateet sekarang. Seandainya ada
di antara Anda yang mencapai tahapan karmateet, Anda tidak akan bisa tetap
tinggal dalam badan.” Baba menerangkan kepada Anda dengan sangat jelas. Sekarang,
tergantung pada intelek mereka yang harus mengerti. Hanya ada satu Tuhan, Sang
Ayah, Sang Pencipta Surga. Hanya Beliaulah yang menyimpan stok semua pengetahuan.
Hanya Beliaulah Sang Tukang Sulap. Anda tidak bisa menerima warisan kedamaian,
kesucian, dan kebahagiaan dari siapa pun yang lain. Sang Ayah menerangkan dengan
begitu jelas. Anda anak-anak meresapkannya dan menginspirasi orang lain untuk
melakukan hal yang sama. Sejauh mana Anda meresapkan pengetahuan ini, sejauh itu
Anda menerima warisan. Hari demi hari, Anda menerima hal-hal yang sangat
menyehatkan. Lihatlah betapa manisnya Lakshmi dan Narayana! Anda juga harus
menjadi semanis mereka. Achcha.
Kepada anak-anak
yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah
ditemukan kembali, cinta kasih, ingatan, dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang
Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani. Apakah
orang berbicara seperti ini dalam perkumpulan spiritual lainnya? Ini adalah
bahasa kita yang sepenuhnya baru. Maka, ini disebut pengetahuan spiritual.
Achcha.
Intisari untuk
dharna:
1. Berilah
semua orang stok kebahagiaan, kedamaian, dan kesucian yang Anda terima dari Sang
Ayah. Pertama-tama, jadilah suci dengan mendonasikan sifat-sifat buruk, kemudian
donasikanlah permata-permata pengetahuan yang tak termusnahkan.
2. Jadilah semanis
devi-devta. Teruslah mengingat janji yang telah Anda berikan kepada BapDada
serta hapuslah juga dosa-dosa Anda dengan terus mengingat Sang Ayah.
Berkah:
Semoga Anda
menyadari bahwa Anda adalah instrumen, dan dengan demikian memperhatikan setiap
pikiran Anda serta menjadi perwujudan solusi.
Pandangan semua
orang tertuju pada Anda, jiwa-jiwa instrumen, oleh karena itu Anda, para
instrumen, harus memberikan perhatian khusus pada setiap pikiran Anda. Jika Anda,
para instrumen, membuat alasan tentang apa pun, mereka yang mengikuti Anda juga
akan membuat banyak alasan. Jika Anda, para instrumen, memiliki suatu kekurangan
tertentu, itu tidak bisa disembunyikan. Karena itu, berikanlah perhatian khusus
pada pikiran, kata-kata, dan tindakan Anda, dan jadilah perwujudan solusi.
Slogan:
Jiwa-jiwa
berpengetahuan tidak memiliki ego apa pun tentang kebajikan ilahi atau
keistimewaan mereka.
Sinyal Avyakt:
Untuk Menjadi Agung Resapkanlah Kebajikan Ilahi Kemanisan dan Kerendahan Hati
Anda akan meresapkan
kebajikan luhur kemanisan dalam hidup Anda ketika Anda tidak melihat apa pun
dari masa lalu tentang diri Anda atau orang lain serta menjadikan sanskara Anda
mudah. Kebajikan ilahi dari jiwa yang bersifat mudah adalah kemanisan.
Kemanisan terlihat di mata, kata-kata, dan perilaku mereka. Dengan dua kebajikan
ilahi kemanisan dan kerendahan hati, Anda bisa menjadi pemberkah dunia yang
konstan, donatur agung, dan pemberkah berkah-berkah, serta dengan mudah
memberikan bukti cinta kasih Anda.