03.04.26 Morning
Indonesian Murli Om Shanti BapDada Madhuban
Intisari:
Anak-anak
yang manis, jadilah penuh belas kasih seperti Sang Ayah dan tunjukkanlah jalan
ini kepada banyak orang. Anak-anak yang terus sibuk melakukan pelayanan, siang
dan malam, adalah anak-anak pemberani.
Pertanyaan:
Apa dasar
utama untuk menjadikan keberuntungan Anda luhur?
Jawaban:
Perziarahan
ingatan. Sejauh mana Anda terus mengingat Baba, sejauh itulah Anda menjadikan
keberuntungan Anda luhur. Selagi melakukan segala sesuatu untuk nafkah badan
Anda, teruslah mengingat Sang Ayah dan warisan, maka keberuntungan Anda akan
menjadi semakin luhur.
Lagu:
Saya datang
setelah membangunkan keberuntungan saya.
Om Shanti.
Ketika
anak-anak lahir, mereka membawa serta keberuntungan mereka, sesuai dengan karma
mereka. Ada yang lahir dalam keluarga kaya, sedangkan yang lain lahir dalam
keluarga miskin. Ayah mereka pasti mengerti bahwa pewarisnya telah datang.
Masing-masing jiwa menerima kelahiran sesuai dengan seberapa banyak dia sudah
berdonasi dan seberapa banyak amal yang telah dilakukannya. Sang Ayah telah
datang sekali lagi setelah satu siklus dan menjelaskan kepada Anda, anak-anak
yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah
ditemukan kembali. Anda anak-anak juga tahu bahwa Anda telah membawa serta
keberuntungan Anda. Anda telah membawa serta keberuntungan Anda atas kedaulatan
surga. Ini berlaku bagi mereka yang memahami hal ini dengan sangat jelas dan
mengingat Baba. Keberuntungan berkaitan dengan ingatan. Anda telah mengalami
kelahiran, jadi harus ada ingatan terhadap Sang Ayah. Semakin banyak Anda
mengingat Baba, semakin tinggi keberuntungan Anda jadinya. Ini sangat mudah
dipahami! Anda menerima jeevan mukti dalam sedetik. Anda telah datang untuk
mengklaim keberuntungan Anda atas daratan kebahagiaan. Anda masing-masing
sekarang sedang berupaya. Anda masing-masing bisa memeriksa diri sendiri untuk
mengetahui bagaimana Anda berupaya. Sama seperti Mama, Baba, dan anak-anak yang
serviceable sedang berupaya, Anda juga harus mengikuti mereka. Sampaikanlah
perkenalan Sang Ayah kepada semua orang. Ketika Anda menyampaikan perkenalan
Sang Ayah, itu juga harus mencakup pengenalan mengenai permulaan, pertengahan,
dan akhir ciptaan. Tidak ada rishi atau muni yang mampu memberikan pengetahuan
tentang Sang Pencipta atau tentang permulaan, pertengahan, dan akhir ciptaan.
Intelek Anda sekarang menyadari tentang keseluruhan siklus. Tak seorang pun di
dunia mengenal Sang Ayah atau warisan. Sekarang, Anda anak-anak mengenal Sang
Ayah dan keberuntungan Anda, jadi Anda harus mengingat Beliau. Anda pasti harus
melakukan perbuatan untuk nafkah badan Anda. Anda juga harus mengurus rumah
tangga Anda. Siapa pun yang bebas dari ikatan bisa melakukan pelayanan yang
sangat bagus. Mereka yang tidak memiliki anak mempunyai peluang yang sangat baik
untuk melakukan pelayanan. Jika tidak demikian, seorang wanita terikat pada
suami dan anak-anaknya. Jika dia tidak memiliki anak, dia bebas dari ikatan;
artinya, berada dalam tahapan pensiun. Kemudian, diperlukan persahabatan untuk
pergi ke hunian mukti. Di jalan pemujaan, orang menjalin persahabatan dengan
para sadhu dan lain-lain serta mereka yang menempuh jalan pengasingan.
Orang-orang yang menempuh jalan pengasingan tidak bisa membantu siapa pun untuk
menerima warisan di jalan keluarga. Hanya Anda anak-anak yang bisa membantu
orang lain menerimanya. Sang Ayah telah menunjukkan jalannya kepada Anda.
Duduklah dan sampaikanlah sejarah dan geografi Bharata serta 84 kelahiran. Hanya
orang-orang Bharata yang mengalami 84 kelahiran. Ini bukan persoalan satu
kelahiran saja. Mereka, yang berasal dari dinasti surya, kemudian memasuki
dinasti chandra, selanjutnya dinasti vaisya; ini berurutan. Pangeran nomor satu
Bharata adalah Shri Krishna, yang mereka ayun dalam buaian. Mereka tidak
mengayun pangeran nomor dua, karena derajat telah berkurang. Nomor satulah yang
dipuja. Orang-orang tidak mengerti apakah hanya ada satu Krishna, atau dua, atau
tiga Krishna. Tak seorang pun tahu bahwa ada dinasti Krishna. Hanya nomor satu
yang dipuja. Nilai diterima secara berurutan. Oleh sebab itu, Anda harus membuat
upaya: “Mengapa saya tidak mau mengklaim nomor satu?” Ikutilah Mama dan Baba dan
klaimlah kerajaan mereka. Mereka yang melayani dengan baik akan terlahir di
keluarga yang baik dalam keluarga maharaja. Di sana, hanya ada maharaja dan
maharani. Tidak ada gelar raja dan ratu pada masa itu; raja dan ratu datang
belakangan. Ketika mereka menjadi tidak suci di zaman perunggu, orang-orang yang
memiliki properti luas menggunakan gelar raja. Status maharaja semakin berkurang;
itu menghilang. Ketika jalan pemujaan dimulai, ada kesenjangan antara mereka
yang kaya dan yang miskin. Sekarang, hanya Anda anak-anak yang mengingat Shiva
Baba dan mengklaim warisan Anda dari Beliau. Dalam perkumpulan spiritual yang
lain, orang-orang duduk dan membacakan kisah-kisah keagamaan. Manusia hanya
mengajarkan pemujaan kepada sesama manusia; mereka tidak bisa memberikan
pengetahuan atau keselamatan. Weda dan kitab-kitab suci berasal dari jalan
pemujaan. Hanya melalui pengetahuan, ada keselamatan. Manusia percaya tentang
kelahiran kembali. Tidak ada jiwa yang bisa pulang di pertengahan. Hanya pada
saat akhir, Sang Ayah datang dan membawa semua jiwa pulang. Ke mana semua jiwa
itu akan pergi dan tinggal? Setiap agama memiliki tempatnya sendiri. Ini juga
harus dijelaskan. Tak seorang pun tahu bahwa juga ada pohon jiwa-jiwa. Anda
anak-anak memiliki pengetahuan tentang keseluruhan pohon dalam intelek Anda. Ada
pohon jiwa-jiwa dan juga pohon manusia. Anda anak-anak tahu bahwa Anda akan
meninggalkan badan tua Anda dan pulang ke rumah. Menyadari bahwa diri Anda
terpisah dari badan Anda, berarti mati selagi hidup. Ketika Anda mati, dunia
juga mati bagi Anda. Anda kemudian meninggalkan semua sahabat dan kerabat Anda.
Anda terlebih dahulu mempelajari keseluruhan ajaran ini dan meraih hak atas
status, kemudian Anda harus pulang ke rumah. Mengingat Sang Ayah sangatlah mudah.
Bahkan ketika seseorang sedang sakit, Anda harus terus memberi tahu dia,
“Ingatlah Shiva Baba, maka dosa-dosa Anda akan terhapus.” Tidak baik bagi yogi
yang teguh untuk cepat meninggalkan badan, karena mereka melakukan pelayanan
spiritual selagi terus beryoga. Jika mereka meninggalkan badan, mereka tidak
akan mampu melakukan pelayanan. Dengan melakukan pelayanan, Anda terus
menjadikan status Anda luhur dan juga bisa melayani saudara-saudari Anda. Anda
juga akan mengklaim warisan Anda dari Sang Ayah. Kita bersaudara, kita semua
adalah anak-anak dari Sang Ayah Yang Esa. Beliau berkata, “Ingatlah Saya, maka
dosa-dosa Anda akan terhapus.” Beliau juga mengatakan ini sebelumnya. Anda bisa
menjelaskan kepada siapa pun, “Brother dan sister, Anda jiwa-jiwa telah menjadi
tamopradhan. Anda dahulu satopradhan. Sekarang, Anda harus berubah dari
tamopradhan menjadi satopradhan dan pergi ke dunia yang satopradhan.” Jiwa-jiwa
harus dijadikan satopradhan melalui perziarahan ingatan. Anda harus menulis
catatan kemajuan diri yang benar. Anda tidak akan bisa menulis catatan kemajuan
pengetahuan. Sang Ayah terus memberi Anda pengetahuan. Anda harus memeriksa
bagaimana cara menghilangkan beban dosa Anda. Inilah sebabnya Anda menulis
catatan kemajuan ingatan. Selama berapa jam saya terus mengingat Baba? Anda
mengingat alam jiwa dan juga dunia baru. Pergolakan harus terjadi. Persiapan
sedang dilakukan untuk itu; orang-orang terus memproduksi bom. Di satu sisi,
mereka mengatakan bahwa mereka sedang menciptakan bahan-bahan untuk mendatangkan
kematian, tetapi di sisi lain, mereka berkata, “Jangan menciptakan apa pun yang
bisa mendatangkan kematian.” Mereka bahkan menyimpan senjata-senjata yang
mematikan di dasar laut. Mereka akan naik dari dasar laut (dalam kapal selam),
melepaskan bom, kemudian menyelam kembali. Mereka terus memproduksi hal-hal
semacam itu. Mereka melakukan semua itu untuk kehancuran mereka sendiri.
Kematian sudah di ambang pintu. Begitu banyak istana megah sedang dibangun,
tetapi Anda tahu bahwa semua itu akan menjadi debu. Kekayaan sebagian orang akan
terkubur di dalam tanah … Perang pasti akan terjadi. Mereka akan berusaha
menguras isi kantung semua orang. Ada begitu banyak pencuri yang pergi ke sana.
Mereka menghabiskan begitu banyak uang untuk peperangan. Semua itu akan menjadi
debu. Semua gedung dan sebagainya akan runtuh. Ketika bom-bom dijatuhkan,
tiga-perempat bagian dunia akan hancur lebur. Hanya seperempatnya yang tersisa.
Bharata ada dalam seperempat bagian itu, bukan? Semua yang lain datang
belakangan. Hanya bagian Bharata yang akan tersisa. Semua orang harus mati. Oleh
sebab itu, mengapa kita tidak mau mengklaim warisan penuh kita dari Sang Ayah?
Inilah sebabnya Sang Ayah berkata, “Anda juga harus memenuhi tanggung jawab
terhadap kerabat lokik Anda.” Jika Anda tidak memiliki ikatan, Baba akan
menganjurkan, “Mengapa Anda tidak menyibukkan diri untuk melakukan pelayanan?
Anda bebas, jadi Anda bisa memberikan manfaat kepada banyak orang.” Baiklah,
Anda mungkin tidak bisa pergi ke mana-mana. Setidak-tidaknya, Anda harus
berbelas kasih terhadap sahabat dan kerabat Anda. Dahulu, Anda sering mengatakan,
“Baba, berilah kami belas kasih!” Anda sekarang telah ditunjukkan jalan. Oleh
sebab itu, Anda juga harus memberi orang lain belas kasih, sama seperti Sang
Ayah berbelas kasih. Sang Ayah berkata, “Ingatlah Saya, maka dosa-dosa Anda akan
terhapus.” Para saniyasi berupaya sedemikian keras untuk melakukan hatha yoga.
Di sini, Anda tidak perlu melakukan semua hal itu. Anda hanya perlu terus
mengingat Baba agar dosa-dosa Anda bisa terbakar habis. Tidak ada kesulitan
dalam hal ini. Ini hanya mengenai terus melakukan perziarahan ingatan. Ketika
Anda duduk, berjalan, dan beraktivitas, Anda melakukan segala sesuatu dengan
organ fisik Anda, tetapi Anda menghubungkan intelek Anda kepada Baba dalam yoga.
Jadilah kekasih-kekasih sejati dari Sang Kekasih. Beliau sendiri mengatakan,
“Wahai, kekasih-kekasih! Wahai, anak-anak. Di jalan pemujaan, Anda dahulu begitu
banyak mengingat Saya. Sekarang, ingatlah Saya, Sang Kekasih, maka dosa-dosa
Anda akan terbakar habis. Saya menjamin ini.” Beberapa hal ini disebutkan dalam
kitab suci. Dengan mendengarkan Gita dari Tuhan, Anda akan menerima jeevan mukti.
Dengan mendengarkan Gita dari manusia, Anda telah memasuki kehidupan penuh
ikatan. Anda terus menuruni anak tangga. Anda harus mengaduk samudra pengetahuan
mengenai segala hal. Gunakanlah intelek Anda! Ini adalah perziarahan intelek.
Melaluinya, dosa-dosa Anda terhapus. Dosa tidak bisa terhapus dengan mempelajari
Weda dan kitab suci, atau melakukan tapasya, atau menciptakan api persembahan.
Anda menurun, kemudian Anda harus naik ke atas. Jika tidak ada yang
menjelaskannya kepada orang lain, tak seorang pun akan mampu memahami apa-apa
hanya dari gambar tangga. Sebagaimana Anda mengajar anak-anak kecil dengan
menunjukkan gambar-gambar kepada mereka – “Ini namanya gajah,” saat anak itu
melihat gambar gajah, maka dia akan mengingat gambar itu – dengan cara yang sama,
ini dimengerti oleh intelek Anda. Dalam gambar-gambar, mereka menunjukkan
sosok-sosok kecil. Anda tahu bahwa surga nantinya akan sangat besar. Akan ada
kerajaan yang besar di sana. Akan ada istana-istana dari berlian dan permata di
sana. Semua itu nantinya akan lenyap; segalanya akan lenyap. Bagaimana lagi
caranya Bharata ini bisa menjadi miskin? Dari miskin, Bharata harus menjadi kaya,
dan dari kaya, menjadi miskin. Drama ini sudah ditakdirkan. Inilah sebabnya,
gambar tangga dijelaskan. Dengan menjelaskan kepada orang-orang baru yang datang,
Anda akan mengembangkan latihan itu dan bibir Anda akan terbuka. Anak-anak
dijadikan layak untuk melakukan pelayanan. Di banyak center, anak-anak
menyebarkan banyak keresahan. Ketika yoga intelek mereka mengembara ke luar,
mereka mendatangkan kerugian dan merusak atmosfer. Ini berurutan. Jadi, Sang
Ayah berkata, “Anda tidak belajar, jadi lihatlah seperti apa jadinya keadaan
Anda sekarang!” Hari demi hari, Anda akan terus menerima lebih banyak
penglihatan. Mereka yang melakukan dosa akan terus menerima hukuman. Mereka
kemudian akan berkata, “Saya melakukan dosa tanpa alasan.” Ketika Anda memberi
tahu Baba dan menyesal, itu bisa dikurangi sedikit. Jika tidak, itu akan terus
bertambah. Ini terus terjadi. Anda kemudian akan merasakannya dan berkata, “Apa
yang bisa saya lakukan? Kebiasaan buruk saya ini tak kunjung berakhir. Oleh
sebab itu, lebih baik pergi dan tinggal di rumah.” Ada anak-anak yang melakukan
pelayanan yang sangat bagus, tetapi ada yang bahkan melakukan disservice. Sang
Ayah duduk di sini dan memberitahukan nama-nama mereka yang gagah berani dalam
pasukan Beliau. Di sini, tidak ada hubungannya dengan peperangan. Ini adalah
hal-hal yang tak terbatas. Anak-anak yang bagus pasti dipuji oleh Sang Ayah.
Anda anak-anak harus menjadi penuh belas kasih dan murah hati. Jadilah tongkat
bagi yang buta. Tunjukkanlah jalan kepada semua orang: “Ingatlah Sang Ayah, maka
dosa-dosa Anda akan terhapus.” Ada istilah “jiwa berdosa” dan “jiwa dermawan”.
Bukan berarti bahwa Sang Jiwa Yang Maha Tinggi sedang duduk dalam seseorang atau
bahwa jiwa itu menjadi Sang Jiwa Yang Maha Tinggi. Semua itu keliru. Tidak ada
dosa yang bisa diakumulasi oleh Sang Jiwa Yang Maha Tinggi. Beliau memiliki
peran dalam drama untuk melakukan pelayanan. Manusialah yang menjadi jiwa
berdosa dan jiwa dermawan. Mereka yang dahulu satopradhan sekarang telah menjadi
tamopradhan. Sang Ayah duduk dalam badan orang ini dan menjadikan Anda
satopradhan. Jadi, Anda harus mengikuti petunjuk Beliau. Baba sekarang telah
menjadikan intelek Anda sangat luas dan tak terbatas. Anda sekarang tahu
bagaimana kerajaan didirikan. Sang Ayah memasuki badan Brahma dan mengajarkan
Raja Yoga kepada Anda, anak-anak rohani yang lahir dari mulut lotus Brahma, dan
menjadikan Anda devi-devta. Anda kemudian mengalami kelahiran kembali dan
menuruni anak tangga. Semua itu sekarang harus berulang. Sang Ayah sekali lagi
sedang melakukan pendirian melalui Brahma. Anda menaklukkan lima sifat buruk
dengan kekuatan yoga serta menjadi penakluk dunia. Ini tidak ada hubungannya
dengan peperangan. Achcha.
Kepada anak-anak
yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah
ditemukan kembali, cinta kasih, ingatan dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang
Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.
Intisari untuk
dharna:
1. Jadilah
bebas dari ikatan dan sibukkanlah diri dalam pelayanan Baba. Hanya dengan
demikianlah Anda bisa menjadikan keberuntungan Anda luhur. Jadilah penuh belas
kasih dan tunjukkan jalan ini kepada banyak orang. Jadilah tongkat bagi yang
buta.
2. Lepaskan semua
keterikatan dari badan Anda dan matilah selagi hidup, karena Anda sekarang harus
pulang ke rumah. Bahkan ketika Anda sedang sakit, ingatlah Sang Ayah Yang Esa
saja, maka dosa-dosa Anda akan terhapus.
Berkah:
Semoga
intelek Anda penuh dengan keyakinan sehingga Anda bisa mentransformasi sanskara
semua jiwa dengan perasaan penuh berkah.
Intelek Anda
memiliki keyakinan 100% kepada Sang Ayah, sehingga seberapa pun jiwa lain
mencoba menggoyahkan Anda, mereka tidak akan mampu. Dengan cara yang sama, apa
pun jenis ujian yang diberikan oleh jiwa-jiwa dalam keluarga ilahi atau dalam
komunitas duniawi, bahkan jika mereka marah atau menentang, menghina atau
memfitnah Anda, mereka tidak mampu menggoyahkan Anda. Untuk itu, cukup milikilah
perasaan penuh berkah terhadap semua jiwa, perasaan ini kemudian akan
mentransformasi sanskara mereka. Jangan menjadi tidak sabar dalam hal ini. Buah
pasti akan muncul pada waktu yang tepat: ini telah ditetapkan dalam drama.
Slogan:
Gunakan
kekuatan kesucian untuk menjadikan pikiran Anda bersih dan suci serta dipenuhi
dengan pengetahuan ini sehingga Anda bisa mengakhiri kelemahan Anda.
Sinyal Avyakt:
Untuk Menjadi Agung Resapkanlah Kebajikan Ilahi Kemanisan dan Kerendahan Hati
Biarlah selalu ada
kejujuran dan kemanisan dalam kata-kata Anda, dan Anda akan terus megakumulasi
nilai dengan kata-kata Anda. Ketika Anda memiliki kebajikan ilahi kemanisan
dalam hidup Anda, setiap kata yang Anda ucapkan akan seperti mutiara. Rasanya
seolah-olah Anda tidak berbicara tetapi menghujani mutiara. Anda akan
mengucapkan kata-kata sedemikian rupa sehingga jiwa-jiwa yang mendengarnya akan
merasa: Saya pun harus mengucapkan kata-kata seperti itu. Setiap jiwa yang
mendengarnya akan terinspirasi untuk mengikuti Anda dan belajar melakukan hal
yang sama. Vibrasi dari kata-kata manis seperti itu dengan sendirinya menarik
jiwa lain kepada Anda.