03.06.26 Morning
Indonesian Murli Om Shanti BapDada Madhuban
Intisari:
Anak-anak
yang manis, agar bisa menerima berkah dari Sang Ayah, jadilah anak-anak yang
layak dan serviceable, serta berilah semua orang kebahagiaan. Jangan menyebabkan
kesengsaraan bagi siapa pun.
Pertanyaan:
Agar bisa
terhindar dari hukuman Dharamraj, apa disiplin Ketuhanan yang harus Anda
perhatikan?
Jawaban:
Setelah
berjanji kepada Tuhan, jangan melanggar perintah Beliau. Jangan menyebabkan
kesengsaraan bagi siapa pun. Mereka yang menjadi marah, menyengsarakan orang
lain, atau berperilaku sedemikian rupa sehingga menghina nama Tuhan, akan harus
mengalami banyak hukuman. Jadi, jangan melakukan perbuatan sedemikian rupa.
Meskipun mengalami penyakit atau badai Maya datang bertubi-tubi, tetaplah
terus-menerus bebas dari melakukan perbuatan yang salah dengan cara menggunakan
intelek Anda untuk menilai mana yang benar dan mana yang salah.
Lagu:
Siapa yang
telah datang ke pintu hatiku?
Om Shanti.
Siapa yang
mengatakan, “Om shanti”? Bap dan Dada. Anda anak-anak pasti memiliki keyakinan
bahwa Ayah parlokik kita adalah Sang Ayah Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha
Tinggi, Shiva, sedangkan orang ini (Brahma) adalah ayah alokik dari semua anak.
Hanya dialah yang disebut Prajapita Brahma. Adakah orang selain Prajapita Brahma
yang bisa memiliki begitu banyak anak? Sebelumnya, dia tidak memiliki sedemikian
banyak anak. Hanya ketika Sang Ayah yang tak terbatas memasuki badannya, barulah
dia menjadi Dada. Dada ini sendiri berkata, “Anda menerima properti Sang Ayah
parlokik.” Cucu selalu menjadi ahli waris kakek mereka. Yoga intelek mereka
tertuju kepada kakek mereka, karena mereka menerima hak atas propertinya. Ketika
seorang anak lahir dalam keluarga raja, dia pasti diberi tahu bahwa itu adalah
properti sesepuhnya. Mereka pasti memiliki hak atas properti sesepuh mereka.
Anda anak-anak mengerti bahwa Anda sedang mengklaim kedaulatan surga, properti
yang terbesar, dari Sang Ayah yang tak terbatas. Sang Ayah sedang mengajar kita.
Anda sekarang sedang duduk secara pribadi di hadapan Beliau. Intoksikasi tentang
duduk secara pribadi di hadapan Baba dialami secara berurutan, sesuai dengan
upaya Anda. Sebagian anak penuh cinta kasih dalam hati mereka tentang menjadi
ahli waris Tuhan, Yang Maha Tinggi, melalui ayah dan ibu berwujud jasmani ini.
Sang Ayah yang tak terbatas begitu manis, sehingga Beliau menjadikan kita layak
menerima kerajaan. Maya telah membuat Anda sepenuhnya tidak layak. Kemarin, ada
orang yang datang untuk bertemu dengan Baba, tetapi dia tidak memahami apa pun.
Baba menjelaskan kepadanya, “Semua anak ini adalah Brahma Kumar. Anda juga anak
Brahma dan Shiva.” Dia berkata, “Jika Anda berkata demikian, pastilah saya
seperti itu.” Setelah mendengarnya, dia sekadar menerimanya, tetapi itu tidak
menyentuh hatinya. Anak panah yang menyampaikan bahwa dia benar-benar adalah
anak Beliau, tidak menembusnya. Orang ini juga anak Beliau, dan dia sedang
mengklaim warisan. Bagaimanapun juga, ada banyak anak di sini yang inteleknya
hanya memahami sangat sedikit. Tidak terlihat adanya kebahagiaan atau
intoksikasi spiritual pada diri mereka. Air raksa kebahagiaan harus meningkat
dalam hati Anda. Semua ini juga terungkap di wajah. Anda, para mempelai
perempuan, sekarang sedang dihiasi dengan pengetahuan. Anda tahu bahwa Anda
adalah mempelai-mempelai perempuan dari Sang Mempelai Pria. Ada kisah tentang
putri seorang petani. Seorang raja menikahi putri seorang petani, tetapi dia
tidak merasakan kesenangan apa pun selagi tinggal di istana, jadi sang raja
kemudian memulangkannya ke desanya. Raja itu mengatakan bahwa dia tidak layak
tinggal di istana. Di sini juga sama. Sang Ayah sedang menghiasi Anda untuk
dijadikan maharani masa depan. Orang-orang berkata tentang Krishna, bahwa dia
menculik banyak perempuan untuk dijadikan ratu. Akan tetapi, mereka tidak
mengerti apa pun; mereka semua memiliki mental yang tak beriman. Mereka yakin
bahwa dunia terus berlanjut sedemikian rupa dan itu adalah kodrat. Ada banyak
orang yang tidak pergi ke kuil dan sebagainya maupun percaya kepada kitab suci.
Bahkan Pemerintah pun tidak percaya kepada agama. Mereka benar-benar tidak tahu,
agama apa yang dahulu ada di Bharata dan agama apa yang ada sekarang. Anda
anak-anak sekarang menjadi milik klan devi-devta. Sebagaimana orang-orang
menjadi milik klan Kristen, demikian juga, Anda adalah milik klan Brahmana. Sang
Ayah berkata, “Terlebih dahulu, Saya mengubah Anda anak-anak dari shudra yang
tidak suci menjadi Brahmana. Setelah menjadi suci, Anda akan menjadi bagian
komunitas devi-devta selama 21 kelahiran.” Anda akan berada dalam pangkuan
devi-devta. Sebelumnya, Anda berada dalam pangkuan iblis. Anda telah beralih
dari pangkuan iblis ke pangkuan Tuhan. Anak-anak Sang Ayah Yang Esa adalah
brother dan sister. Ini luar biasa! Anda semua mengatakan bahwa Anda berasal
dari klan Brahmana. Anda harus mengikuti shrimat, memberikan kebahagiaan kepada
semua orang, dan menunjukkan jalan kepada mereka. Tak seorang pun di dunia bisa
memberi tahu Anda cara untuk mengklaim warisan yang tak terbatas dari Sang Ayah
yang tak terbatas. Anda telah menemukan Sang Ayah yang tak terbatas. Anda
sekarang telah menjadi anak-anak Beliau. Anda menggunakan intelek Anda untuk
memahami bahwa mereka yang mengklaim warisan dari Sang Ayah di siklus sebelumnya
akan mengklaimnya kembali. Jika intelek mereka memiliki bahkan sedikit saja
pengetahuan ini, mereka pasti akan datang kemari pada suatu waktu. Mereka akan
datang untuk menerima satu atau lain hal. Di antara Anda pun, pemahaman tentang
hal ini berurutan. Hari ini, Anda datang kemari untuk menjadi suci, tetapi besok
Anda menjadi tidak suci. Ketika Anda diwarnai oleh pergaulan buruk, Anda lupa
bahwa jika Anda meninggalkan Sang Ayah setelah menjadi milik Beliau, Anda akan
menjadi jiwa yang sangat berdosa. Ketika seseorang membunuh orang lain, dosa itu
terkumpul dalam dirinya. Dosa itu kecil jika dibandingkan dosa mereka yang
menjadi milik Sang Ayah di sini, tetapi selanjutnya menceraikan Beliau. Mereka
melanggar janji mereka dan menjadi penuh sifat buruk; mereka mengakumulasi
banyak sekali dosa. Di jalan ketidaktahuan, orang tidak mengakumulasi sebanyak
yang mereka kumpulkan di jalan pengetahuan. Di jalan ketidaktahuan, lumrah bagi
orang untuk menjadi marah. Namun, di sini, jika Anda marah terhadap orang lain,
ada hukuman seratus kali lipat dan tahapan Anda langsung menurun drastis karena
Anda tidak mematuhi perintah Tuhan. Anda menerima perintah dari Dharamraj:
“Jadilah suci! Jika setelah menjadi milik Tuhan, Anda melanggar perintah Beliau
sedikit saja, Anda mengakumulasi hukuman seratus kali lipat.” Yang Esa adalah
Sang Pencipta. Brahma, Vishnu, dan Shankar adalah ciptaan Beliau. Dharamraj juga
adalah ciptaan. Baba memberi Anda penglihatan tentang wujud Dharamraj. Anda
nanti juga akan ditunjukkan bukti: “Lihat, Anda berjanji bahwa Anda tidak akan
pernah marah atau menyebabkan kesengsaraan atas orang lain. Meskipun demikian,
Anda telah menyebabkan kesengsaraan dan penderitaan atas orang ini. Oleh sebab
itu, sekarang, inilah hukuman Anda.” Beliau tidak menjatuhkan hukuman tanpa
memberi Anda penglihatan. Harus ada bukti. Anda kemudian paham, “Benar, saya
telah meninggalkan Sang Ayah dan melakukan perbuatan-perbuatan berdosa itu.”
Ketika Anda menghina Tuhan, banyak orang mengalami kesulitan. Ada begitu banyak
perempuan polos yang hidup dalam ikatan. Seluruh hukuman kemudian terkumpul atas
mereka yang menghina Sang Ayah. Inilah sebabnya, Beliau berkata, “Jika Anda
ingin melihat jiwa-jiwa paling berdosa, Anda bisa menemukan mereka di sini!”
Ketika seorang tukang binatu mendapati pakaian yang benar-benar terlalu kotor
untuk dicuci, maka ketika dia memukulinya dengan tongkat, pakaian itu robek. Di
sini juga sama. Ketika mereka tidak mampu menoleransi pukulan, mereka pergi.
Setelah memasuki pangkuan Tuhan, jika Anda secara terang-terangan tidak mematuhi
Beliau, pasti harus ada hukuman. Pemimpin pengajar Brahmana, yang membawa orang
lain dalam kelompok, mengemban tanggung jawab yang sangat besar. Jika ada satu
orang saja yang melepaskan tangan Baba dan menjadi penuh sifat buruk, dosanya
juga ditanggung oleh orang yang membawanya ke sini. Tak seorang pun boleh
membawa orang-orang semacam itu ke Sidang Indra. Ada juga kisah tentang
Neelam-pari dan Pukhraj-pari (peri-peri yang berbeda). Ketika seseorang membawa
orang lain ke Sidang Indra dengan diam-diam, tercium bau busuk dalam Sidang
Indra. Orang yang membawa orang lain itu menanggung dosanya. Ada kisah-kisah
semacam itu, di mana orang diubah menjadi batu. Baba sedang menjadikan Anda
tuan-tuan keilahian. Akan tetapi, jika Anda tidak mematuhi Beliau, Anda menjadi
batu dan kehilangan keberuntungan besar untuk mengklaim kerajaan. Misalnya, jika
seseorang yang miskin diadopsi oleh seorang raja, tetapi dia menjadi tidak layak,
apa yang akan terjadi jika raja itu kemudian mengusirnya? Dia akan terpuruk
kembali dalam kemiskinan. Di sini pun sama. Anda kemudian harus mengalami banyak
penderitaan. Inilah sebabnya, Baba berkata, “Jangan pernah tidak mematuhi Saya!”
Karena Sang Ayah berada dalam wujud yang biasa-biasa saja, Anda melupakan Shiva
Baba dan intelek Anda teralihkan ke orang yang berwujud jasmani ini. Anda
anak-anak sedang menerima shrimat. Mereka yang menjadi kotor tidak bisa duduk
dalam Sidang Indra. Setiap center adalah Sidang Indra, tempat pengetahuan
dihujankan. Ada nama-nama Neelam-pari, Pukhraj-pari. Neelam berarti permata.
Nama-nama ini diberikan kepada anak-anak. Ada permata-permata bernilai tinggi
yang sangat bagus dan tidak memiliki serat kecacatan. Beberapa batu permata
penuh serat kecacatan sedangkan yang lain sangat murni. Permata-permata di sini
juga berurutan. Beberapa permata sangat bernilai tinggi dan melakukan pelayanan
yang sangat baik. Namun, bukannya melakukan pelayanan, sebagian lagi melakukan
disservice. Ada begitu banyak perbedaan antara bunga mawar dan bunga uck!
Kedua-duanya dipersembahkan kepada Shiva. Anda sekarang tahu, siapa bunga-bunga
di antara Anda. Merekalah yang diminta oleh orang. Mereka meminta Baba untuk
mengirimkan bunga-bunga yang sangat bagus kepada mereka. Sekarang, dari mana
Anda bisa memperoleh bunga-bunga yang bagus? Bunga ratanjyot (bunga yang sangat
harum) banyak dijumpai. Ini adalah taman. Anda juga merupakan Sungai-sungai
Gangga pengetahuan, dan Baba adalah Sang Samudra. Brahma ini adalah Sungai
Brahmaputra, sungai yang terbesar. Di Kalkutta, Sungai Brahmaputra sangat
panjang dan ada pertemuan (mela) yang sangat besar antara samudra dan sungai itu
di sana. Sesungguhnya, Baba adalah Sang Samudra Pengetahuan. Beliau adalah Sang
Samudra Pengetahuan yang hidup. Anda adalah sungai-sungai pengetahuan yang hidup.
Itu adalah Sungai Gangga fisik. Sesungguhnya, sungai-sungai itu dinamai untuk
mengenang Anda. Akan tetapi, komunitas iblis bahkan telah melupakan hal ini.
Mereka menunjukkan patung bertangan empat di Sungai Gangga di Haridwar. Mereka
bahkan menyebutnya Sungai Gangga! Orang-orang tidak mengerti siapa patung
bertangan empat itu. Anda benar-benar menjadi pemutar chakra kesadaran diri pada
saat ini. Anda adalah sungai-sungai pengetahuan sejati. Itu adalah sungai fisik,
tempat orang-orang pergi mandi. Mereka tidak memahami apa pun. Mereka mengira
bahwa sungai itu adalah dewi. Manusia tidak mungkin bisa memiliki empat sampai
delapan tangan. Mereka tidak memahami makna apa pun. Anda anak-anak tahu, Baba
sedang menjadikan Anda seperti apa. Anda dahulu 100% tidak bijak. Dengan
memasuki pangkuan Baba, kita menjadi master surga. Sekalipun seseorang mungkin
menjadi raja di sini, ada perbedaan bagaikan siang dan malam antara kebahagiaan
surga dan kebahagiaan di sini. Di antara Anda, bahkan ada beberapa jiwa yang
tidak memahami Sang Ayah maupun diri mereka sendiri. Periksalah diri Anda,
sebanyak apa keharuman yang Anda sebarkan. Apakah saya mengucapkan perkataan
yang salah? Apakah saya menjadi marah? Sang Ayah bisa memahami dengan cepat,
seperti apa seorang anak, dari aktivitasnya. Sang Ayah sangat mengasihi
anak-anak yang serviceable. Tidak semua anak bisa dikasihi sama besarnya. Untuk
anak-anak yang sedemikian rupa, berkah dengan sendirinya timbul dari dalam hati.
Jika seorang anak tidak patuh, ayahnya pasti berkata, “Lebih baik dia mati saja.”
Dia begitu banyak menghina nama ayahnya! Itu disebut takdir! Anda bisa langsung
mengetahui apa yang ditakdirkan bagi seseorang. Baba menjelaskan, “Anak yang ini
layak, sedangkan yang itu tidak layak.” Apa yang bisa dilakukan orang jika
seorang anak tidak mengenali BapDada dan tidak memiliki keberuntungan untuk
mengklaim warisan? Hukum di jalan pengetahuan ini sangat ketat. Jika seorang
ayah menjadi suci sedangkan anaknya tidak, maka anak itu tidak bisa mengklaim
hak atas apa pun. Dia (ayahnya) tidak akan menganggapnya sebagai anaknya. Dia
akan berkata, “Saya akan menjadikan Shiva Baba sebagai Ahli Waris saya dan
Beliau akan memberi saya balasan untuk itu selama 21 kelahiran.” Ini bukan
berarti bahwa Anda bisa datang dan tinggal di sini bersama Baba. Tidak. Anda
harus tinggal di rumah dan mengurus semua orang, tetapi sebagai wali. Bukan
berarti bahwa Sang Ayah akan mengurus anak-anak Anda dan sebagainya. Tidak.
Mereka, yang memiliki pikiran semacam itu, tersesat. Di sini, bersama Baba,
semua orang harus menjadi sepenuhnya suci. Tidak ada orang yang tidak suci
diperbolehkan duduk di sini. Jika tidak, inteleknya akan menjadi batu. Baba
tidak mengutuk siapa pun. Ini memang sudah hukumnya. Sang Ayah berkata,
“Tetaplah waspada! Jika Anda melakukan perbuatan berdosa dengan organ fisik Anda,
Anda mati!” Destinasi ini sangat tinggi. Setelah menjadi anak Tuhan, semua
penyakit Anda akan meluap keluar. Akan tetapi, jangan takut. Bahkan herbalis (ahli
obat-obatan) pun mengatakan, “Dengan meminum obat khusus ini, semua penyakit di
dalam diri Anda akan meluap keluar, akan tetapi, jangan takut!” Baba sendiri
juga berkata, “Ketika Anda menjadi milik Sang Ayah, maka Maya, Rahwana, akan
begitu banyak mengganggu Anda dan mendatangkan banyak badai.” Anda sekarang
telah menerima intelek untuk membedakan yang benar dan yang salah, jadi Anda
tidak boleh melakukan perbuatan yang salah. Manusia memiliki intelek tanpa cinta
kasih pada saat penghancuran. Bahkan di antara Anda pun, intelek Anda penuh
cinta kasih secara berurutan, sesuai dengan upaya yang Anda lakukan. Mereka yang
memiliki intelek penuh cinta kasih akan melakukan pelayanan yang sangat baik
untuk Sang Ayah. Achcha.
Kepada anak-anak
yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah
ditemukan kembali, cinta kasih, ingatan dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang
Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.
Intisari untuk
dharna:
1. Setelah
menjadi anak Tuhan, jangan melanggar perintah Beliau sedikit pun. Jangan
melakukan perbuatan berdosa dengan organ fisik Anda. Jangan menggunakan
kata-kata yang salah. Jadilah layak dan klaimlah berkah dari Sang Ayah.
2. Jadilah wali dan
peliharalah rumah tangga Anda. Ikutilah hukum jalan pengetahuan sepenuhnya.
Pahamilah mana yang benar dan mana yang salah, dan tetaplah waspada terhadap
Maya.
Berkah:
Semoga Anda
menjadi penuh dengan segala harta untuk memuaskan rasa haus jiwa-jiwa pengemis
yang putus asa.
Sama seperti orang
yang tersapu ombak dan tenggelam mencari pegangan berupa jerami, demikian pula,
ketika gelombang kesengsaraan datang, Anda akan melihat betapa banyak jiwa-jiwa
putus asa yang memohon kebahagiaan atau kedamaian yang akan datang ke hadapan
Anda. Untuk memuaskan dahaga jiwa-jiwa yang haus tersebut, penuhi diri Anda
dengan kebahagiaan yang melampaui indra, semua kekuatan, dan semua harta.
Akumulasikan begitu banyak harta sehingga Anda bisa memelihara tahapan Anda
untuk sepanjang waktu dan juga memampukan jiwa-jiwa lain untuk menjadi komplet.
Slogan:
Miliki
perasaan penuh berkah saat memberikan ajaran kepada orang lain, dan ajaran
tersebut akan menyentuh hati mereka.
Sinyal Avyakt:
Agar Senantiasa Ceria: Milikilah Sifat Santai, Luwes, dan Toleran
Tetap ceria adalah
salah satu kebajikan ilahi dari pengetahuan ini, dan Anda hanya perlu
menambahkan spiritualitas ke dalamnya. Sanskara untuk tetap ceria juga merupakan
berkah yang akan sangat membantu Anda kapan pun dibutuhkan. Mereka yang selalu
berada dalam keadaan ceria mampu membuat jiwa lain ceria, apa pun kondisi mental
mereka. Mereka yang memiliki sifat luwes dan santai, membuat atmosfer yang berat
menjadi sangat ringan dengan wajah mereka yang ceria dan bahagia.