04.11.26       Morning Indonesian Murli        Om Shanti      BapDada       Madhuban


Intisari:
Anak-anak yang manis, jadilah berpengetahuan, maka Anda akan menjadi kaya raya. Jagadamba, ibu dunia, menjadi dewi pengetahuan; kemudian, dia menjadi putri raja.

Pertanyaan:
Shrimat apa yang Sang Ayah berikan kepada Anda anak-anak untuk meluhurkan keberuntungan Anda karena Beliau berbelas kasih terhadap Anda?

Jawaban:
Anak-anak yang manis, buanglah beban dosa di atas kepala Anda melalui perziarahan ingatan, sebelum kematian tiba. Jangan melakukan perbuatan berdosa apa pun. Sang Ayah telah datang untuk membebaskan Anda dari tiang gantungan iblis-iblis kematian. Oleh sebab itu, sekarang, jangan melakukan perbuatan semacam itu lagi.

Lagu:
Wahai, musafir malam, jangan menjadi lelah! Destinasi fajar sudah dekat.

Om Shanti.
Anda, anak-anak rohani yang termanis, memahami makna lagu ini. Sang Ayah telah datang untuk mengakhiri malam pemujaan dan memulai pagi, karena Anda memanggil-manggil Beliau, “Wahai, Sang Penyuci, datanglah!” Anda mengerti bahwa pada suatu ketika, Anda pernah suci, tetapi sekarang Anda tidak suci. Anda hanya meminta sesuatu yang pernah Anda miliki tetapi sekarang tidak Anda miliki lagi. Anda anak-anak tahu bahwa kerajaan devi-devta yang suci benar-benar pernah ada. Anda akan menjadi dewa dan dewi pengetahuan, selanjutnya menjadi pangeran dan putri raja. Jagadamba dan Lakshmi berbeda. Lakshmi tidak bisa disebut “Jagadamba” (Ibu Dunia). Hanya dua anak Lakshmi yang akan menyebutnya “Mateshwari” (Ibunda). Di sini, semua orang di Bharata yang berpemikiran religius menyebut Jagadamba sebagai “Maa” (Ibu). Mereka pergi ke kuil-kuil dan memuja devi-devta. Anda tahu bahwa Anda telah melakukan banyak pemujaan. Tidak ada orang lain yang telah berdonasi atau melakukan amal sebanyak Anda. Andalah yang melakukan pemujaan maksimal. Selagi hidup, Anda sekarang menyaksikan memorial Anda. Ada Adi Dewa, dan ada Adi Dewi yang disebut Jagadamba. Anda sekarang tahu bahwa Jagadamba menjadi kaya raya. Anda adalah anak-anaknya, dan pada saat ini, Anda sedang belajar. Dia adalah dewi pengetahuan. Tidak ada seorang pun yang bisa menjadi raja atau ratu melalui pengetahuan yang lain. Anda jiwa-jiwa mengetahui bahwa Anda adalah anak-anak Shiva Baba, dan bahwa orang ini adalah Prajapita Brahma. Shiva Baba sedang mendirikan dunia baru melalui orang ini. Ada ungkapan bahwa pendirian dilakukan melalui Brahma. Pahamilah ini dengan sangat baik dan resapkanlah itu. Ada ungkapan “diperlukan cawan emas untuk menampung susu singa betina”. Pengetahuan ini datang dari Yang Maha Kuasa, Sang Ayah Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi (Parampita Paramatma). Untuk ini, Anda juga memerlukan intelek bagaikan cawan emas. Di dunia baru, baik jiwa maupun badan sama-sama keemasan. Pada saat ini, Anda, jiwa-jiwa, bagaikan cawan batu. Akibatnya, badan Anda juga sedemikian rupa. Hanya di Bharata, orang mengingat “Shyam” dan “Sundar”, yang jelek dan yang rupawan, yang suci dan yang tidak suci. Di daratan lain, tidak ada orang yang berkata, “Datanglah dan sucikanlah kami yang tidak suci ini.” Kita berkata, “Bebaskanlah kami dari kesengsaraan dan bawalah kami menuju kedamaian.” Hati nurani Anda mengatakan bahwa Anda, orang-orang Bharata, dahulu suci, dan bahwa di sini dahulu ada kerajaan Lakshmi dan Narayana. Sehebat apa pun seseorang, dia pasti bersujud di kaki gurunya, karena sang guru melakukan penanggalan. Dia menanggalkan lima sifat buruk. Oleh sebab itu, mereka yang penuh sifat buruk pasti memberi hormat kepada mereka yang tanpa sifat buruk. Ada pujian bagi kesucian. Para penasihat raja dan ratu baru ada pada zaman perunggu. Di zaman emas, raja dan ratu tidak memiliki penasihat. Ketika para raja dan ratu menjadi tidak suci, mereka mengangkat seorang penasihat. Namun, sekarang mereka telah menjadi begitu tidak suci, jadi mereka memiliki ratusan penasihat. Inilah takdir drama. Baba memberi tahu Anda bagaimana takdir drama tercipta. Oleh sebab itu, pertama-tama, pasti hanya ada Bharata, kemudian jiwa-jiwa dari agama-agama yang lain mulai datang. Sang Ayah menjelaskan, “Pada saat ini, Anda adalah devi-devta pengetahuan. Jagadamba, dewi pengetahuan, adalah putri Brahma. Jagadamba berpengetahuan. Oleh sebab itu, dia menjadi dewi kekayaan dalam kelahirannya berikutnya.” Sekarang, Sang Ayah sedang mengajarkan pengetahuan kepada Anda. Anda tahu bahwa Anda akan menjadi kaya raya di sana. Tak seorang pun di dunia ini mengetahui bagaimana Lakshmi dan Narayana bisa menjadi kaya raya. Sebelumnya, Lakshmi dan Narayana adalah Saraswati dan Brahma. Brahma adalah Jagadpita, ayah dunia. Oleh sebab itu, pasti ada banyak Brahmana. Jumlah Anda, para Brahmana, sangat banyak. Anda tahu bahwa melalui pengetahuan ini, Anda akan menjadi benar-benar kaya raya di masa depan. Anda akan menjadi dewi-dewi kekayaan; tidak ada orang yang bisa memiliki kekayaan lebih besar dibandingkan yang Anda miliki pada saat itu. Inilah sebabnya, ada ungkapan “pengetahuan adalah sumber pendapatan”. Para hakim dan pengacara bisa memperoleh dan menekuni profesi mereka dengan cara mempelajari pengetahuan (fisik). Jadi, pengetahuan adalah pendapatan. Beberapa dokter bisa mendapatkan pemasukan ratusan ribu rupee hanya untuk satu kasus. Ketika seorang raja, ratu, atau pangeran jatuh sakit, kemudian ada dokter yang menyembuhkannya dari penyakit itu, mereka pun sangat gembira dan memberikan banyak uang kepada dokter itu sehingga dia bisa membangun gedung-gedung besar. Ini adalah pendapatan yang sangat besar. Jadi, status diterima melalui belajar. Ini adalah studi sekaligus bisnis Anda. Anda, anak-anak yang manis, sekarang telah datang kemari untuk membuat kesepakatan. Anda memberikan segala sesuatu yang Anda miliki, yang hanya senilai jerami, dan memperoleh ratusan ribu rupee sebagai gantinya. Sang Ayah adalah Sang Ahli Bedah abadi, dan Beliau sedang mengajarkan yoga kepada Anda untuk menjadikan Anda senantiasa sehat. Baba berkata, “Saya jamin, Anda akan menjadi senantiasa sehat selama 21 kelahiran.” Jadi, mengapa Anda tidak mau meminum obat yang diberikan Sang Ahli Bedah yang sedemikian rupa? Artinya, mengapa Anda tidak mau mengikuti shrimat Beliau? Patuhilah petunjuk Sang Ayah! “Ingatlah Saya!” Ada ungkapan, “Teruslah mengingat Tuhan dan terimalah kebahagiaan, maka seluruh rasa sakit dan penderitaan badan Anda akan berakhir.” Di jalan pemujaan, rasa sakit atau penderitaan manusia tidak berakhir. Ketika seorang saniyasi jatuh sakit, dia hanya terbaring lumpuh di tempatnya, seakan-akan sudah tidak waras lagi. Anda anak-anak tahu bahwa jika Anda mengikuti petunjuk luhur dari Sang Ayah, Anda akan menjadi senantiasa sehat. Di sana, jangka hidup semua orang rata-rata 125 sampai 150 tahun. Bukan berarti bahwa sejak zaman perunggu, jangka hidup manusia tiba-tiba menurun ke 35 tahun. Tidak. Pada awalnya, jangka hidup menurun ke 100 sampai 125 tahun, kemudian menjadi sekitar 70 sampai 80 tahun. Sekarang, manusia telah mencapai tahapan ketika jangka hidup rata-rata mereka hanya 35 sampai 40 tahun. Beberapa orang bahkan mati muda, karena mereka menuruti kesenangan indrawi (bhogi). Anda tahu bahwa Anda sekarang sedang berubah dari bhogi menjadi yogi. Di sana, jangka hidup Anda begitu panjang, sehingga tidak akan pernah terjadi kematian sebelum waktunya. Sang Ayah mengingatkan Anda, betapa besarnya keberuntungan kerajaan yang dahulu Anda miliki. Sekarang, Rahwana telah merampok Anda. Di sana, tidak akan ada kuil dan sebagainya. Slogan Anda adalah: “Kemenangan bagi dharma devi-devta yang asli dan abadi dan kekalahan bagi semua agama yang lain.” Artinya, semua agama yang tak terhitung jumlahnya itu sekarang harus berakhir. Di sana, hanya ada satu daratan Bharata. Di satu daratan itu, hanya terdapat sangat sedikit orang. Anda bahkan bisa menulis: “Dalam waktu singkat, jumlah penduduk Bharata hanya akan tersisa 900.000 sedangkan semua manusia yang lain akan dilenyapkan.” Sekarang, satu dharma sedang didirikan. Hanya akan terdapat satu bahasa, satu aturan, dan satu adat istiadat di kerajaan devi-devta yang baru. Di sini, masing-masing orang memiliki adat kebiasaannya sendiri. Di sana, hanya ada satu kerajaan dan satu komunitas. Anda bisa menuliskan slogan-slogan semacam ini di surat kabar. Ada beberapa orang yang meminta nasihat kepada Baba, “Bolehkah kami mengeluarkan uang untuk mencetak sesuatu di surat kabar?” Baba menjawab, “Anda boleh melakukannya, agar orang-orang bisa tahu, apa yang sedang terjadi.” Ada ungkapan bahwa surga pernah ada, 3000 tahun sebelum Kristus. Di sana dahulu ada satu dharma dan satu komunitas devi-devta dinasti surya. Gerbang surga terbuka setelah Perang Mahabharata berakhir. Cetaklah hal-hal ini di surat kabar atas nama Brahma Kumaris. Akan tetapi, Anda hanya bisa disebut Brahma Kumaris jika Anda tetap hidup suci. Anda memanggil-manggil Sang Ayah untuk ini. Jadi, sekarang karena Beliau sudah datang, berjanjilah kepada Beliau untuk hidup suci. Di jalan pemujaan, Anda begitu banyak tersandung-sandung. Anda juga mengadakan berbagai api persembahan, melakukan tapasya, memberikan donasi, dan sebagainya. Pada mulanya, Anda dahulu hanya memuja Shiva. Kemudian, Anda mulai memuja devi-devta, dan sekarang, Anda telah menjadi tercemar. Pada saat ini, Sang Ayah sedang membebaskan Anda dari semua penderitaan. Beliau memberi Anda pengetahuan dan menjadikan Anda anak-anak begitu luhur, mengubah Anda dari manusia menjadi devi-devta. Di zaman emas, segala sesuatu yang Anda miliki akan keemasan. Sang Ayah memberikan shrimat kepada Anda dan menjadikan Anda master surga. Jadi, mengapa Anda tidak mau mengikuti shrimat? Sang Ayah membebaskan Anda dari tiang gantungan iblis-iblis kematian dan juga dari hukuman dalam penjara rahim. Di surga, Anda tinggal dalam istana rahim. Di sini, rahim adalah penjara, karena manusia melakukan begitu banyak perbuatan berdosa. Di sana, sekalipun tidak ada lima sifat buruk, tetap akan ada perbedaan antara status raja, ratu, dan rakyat. Manusia begitu banyak berupaya untuk memperoleh uang. Di sana, tidak ada penasihat, karena pada saat itu Anda menerima imbalan dari masa sekarang. Sang Ayah memberi tahu Anda pada saat ini, “Anak-anak, ikutilah shrimat! Saya telah datang dari hunian yang sangat jauh ke kerajaan yang tidak suci ini dan ke dalam badan yang tidak suci. Ini adalah daratan Rahwana. Saya datang untuk memberikan warisan kepada Anda anak-anak.” Tidak mematuhi petunjuk Sang Ayah yang sedemikian rupa berarti tidak taat. Jangan menyengsarakan diri Anda sedemikian rupa dengan mengejar-ngejar sifat buruk. Baba berkata, “Sifat-sifat buruk itu mendatangkan penderitaan. Sudah menjadi tugas Saya untuk menyucikan jiwa-jiwa yang tidak suci.” Beliau menjelaskan dengan penuh cinta kasih: “Anda bisa makan, minum, dan terus bahagia, tetapi ingatlah bahwa Anda telah datang kepada Shiva Baba dan bahwa Anda sekarang dipelihara oleh Baba.” Jika Anda mengenakan sesuatu yang diberikan oleh teman atau kerabat Anda, Anda pasti akan mengingat mereka, sehingga status Anda pun hancur. Anda harus dipelihara dari bhandara Shiva Baba, dari yagya Sang Ayah, Sang Penyuci, bukan dari rumah yang tidak suci. Jika Anda menyimpan sesuatu yang diberikan kepada Anda oleh orang lain, Anda akan mengingat mereka. Dalam hal ini, ada ungkapan: “Apa pun yang Anda ingat pada detik terakhir Anda, maka …” Tahapan Anda harus sangat bagus. Selagi tinggal di rumah bersama keluarga Anda, gunakanlah intelek Anda untuk memahami bahwa semua orang akan dihancurkan. “Milik saya satu-satunya hanyalah Shiva Baba.” Akankah Anda memutar manik-manik rosario ayah fisik Anda? “Saya mengingatkan Anda anak-anak untuk mengingat Saya agar Anda bisa menerima banyak kekuatan, sehingga dosa-dosa Anda bisa terhapus dan Anda menjadi penuh kekuatan. Lakshmi dan Narayana sangat kuat. Mereka yang penuh kekuatan, menerima kerajaan.” Brahma Baba menyampaikan contohnya sendiri: “Saya dahulu mengadopsi 12 orang guru. Salah seorang guru itu mengatakan, ‘Bangunlah pada waktu dini hari dan putarlah manik-manik rosario 1000 kali.’ Saya berkata kepadanya, ‘Berilah saya waktu yang lain untuk melakukan ini. Saya pasti akan menjadi lelah sepanjang hari dalam berbisnis dan sebagainya.’ Demikian juga, Anda pun memberi tahu Baba bahwa Anda tidak mampu bangun pada waktu dini hari.” Sang Ayah berkata, “Jangan mengatakan bahwa Anda tidak mampu hidup suci atau tidak mampu terus mengingat Baba. Jika Anda tidak mengingat Baba, bagaimana mungkin dosa-dosa Anda bisa terhapus? Anda benar-benar harus berubah dari tamopradhan menjadi satopradhan. Ini adalah kelahiran terakhir Anda, jadi Anda benar-benar harus menjadi suci. Jika Anda tidak mengikuti shrimat Baba, status apa yang bisa Anda klaim? Anda telah memanggil-manggil Saya selama setengah siklus. Sekarang, Saya memberi tahu Anda untuk hidup suci dan mengingat Saya. Teruslah menunjukkan jalan kepada orang lain dan sampaikanlah pesan kepada mereka.” Sang Ayah berkata, “Manmanabhawa!” Kematian sudah menanti di ambang pintu. Hanya Andalah yang disebut para pembawa pesan. Tidak ada orang lain, kecuali Anda, para Brahmana, yang bisa menjadi pembawa pesan. Shiva Baba, Sang Penyuci, telah datang. Selain itu, juga tertulis badan siapa yang Beliau masuki. Orang-orang tidak paham bahwa pendirian berlangsung melalui Brahma. Bisakah Prajapita Brahma ada di alam halus? Di sinilah dia berubah dari tidak suci menjadi suci. Pendirian dilakukan melalui kekuatan keheningan, sedangkan penghancuran terjadi melalui kekuatan sains. Semua orang bertanya-tanya, bagaimana cara untuk mewujudkan perdamaian. Namun, jiwa adalah perwujudan kedamaian. Jiwa-jiwa datang kemari untuk memainkan peran mereka. Jadi, bagaimana mungkin mereka bisa tetap damai di sini? Kedamaian itu hanya bisa dialami di hunian kedamaian. Di sini, Anda hanya menerima penderitaan. Di zaman emas, ada kedamaian dan juga kebahagiaan. Anda anak-anak sekarang sedang mendengarkan Baba secara pribadi. Sang Ayah berkata, “Jiwa-jiwa yang tidak suci tidak akan pernah bisa bertemu dengan Saya. Jika seorang pengajar Brahmana membawa jiwa-jiwa yang tidak suci kemari, dia mengakumulasi dosa.” (Ada contoh tentang seorang bidadari di Balairung Indra.) Sesungguhnya, inilah Balairung Indra. Anda semua adalah malaikat-malaikat pengetahuan yang berbeda-beda, Anda adalah bidadari-bidadari pengetahuan yang keemasan. Seandainya tidak demikian, konsekuensinya pasti lebih buruk. Baba dengan tegas melarang Anda membawa jiwa-jiwa yang tidak suci datang kemari. Sebelumnya, Baba selalu bertanya kepada siapa pun yang datang kemari, apakah mereka sudah berjanji untuk hidup suci. Mereka selalu menjawab, “Kami masih berupaya.” Hanya ketika Anda memiliki keyakinan yang teguh, barulah Anda bisa bertemu Baba. Seandainya Anda bertemu dengan Baba, tetapi kemudian menuruti sifat buruk nafsu birahi, Anda akan menerima hukuman 100 kali lipat. Sang Ayah bisa mengerti bahwa Anda mungkin memang tidak memiliki keberuntungan itu. Sang Ayah memberi tahu Anda cara untuk berupaya demi menciptakan keberuntungan Anda. Jadi, seperti apa kondisi Anda jadinya jika tidak mendengarkan apa yang Sang Ayah beri tahukan kepada Anda? Sang Ayah berbelas kasih. Itulah sebabnya, Beliau berkata, “Teruslah memperbaiki diri Anda sendiri. Jangan sampai Anda mati selagi menjalani kehidupan spiritual.” Anda harus memiliki kepedulian untuk mengingat Sang Ayah dan membuang beban dosa. Achcha. Hanya Shiva Baba yang memberikan keselamatan kepada semua jiwa. Anda tidak bisa memotret Beliau. Beliau hanya bisa dilihat melalui penglihatan ilahi. Meskipun demikian, Beliau bisa dikenal. Achcha.

Kepada anak-anak yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah ditemukan kembali, cinta kasih, ingatan dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.

Intisari untuk dharna:
1. Ciptakanlah tahapan yang sedemikian rupa, sehingga pada akhirnya Anda hanya mengingat Sang Ayah Yang Esa dan tidak ada yang lain. Intelek Anda harus selalu ingat bahwa segala sesuatu di sini akan dihancurkan.

2. Perbaikilah diri Anda sendiri. Anda benar-benar harus menjadi suci dalam kelahiran terakhir ini. Anda harus memiliki kepedulian untuk tidak melakukan dosa lagi.

Berkah:
Semoga Anda senantiasa penuh kekuatan dengan terus menempatkan perisai drama di hadapan Anda serta menyantap nutrisi kebahagiaan.

Makanan berupa kebahagiaan membuat jiwa menjadi penuh kekuatan. Dikatakan bahwa tidak ada nutrisi yang setara dengan kebahagiaan. Untuk itu, manfaatkanlah perisai drama dengan sebaik-baiknya. Jika Anda senantiasa sadar akan drama, Anda tidak akan pernah layu dan kebahagiaan Anda tidak akan pernah sirna, karena drama ini penuh manfaat. Oleh karena itu, setiap peristiwa yang tampak tidak membawa kebaikan pun sebenarnya mengandung manfaat di dalamnya. Dengan memahami hal ini, Anda akan senantiasa bahagia.

Slogan:
Mereka yang menjauhkan diri dari debu berupa memikirkan orang lain (par chintan) dan melihat orang lain (par darshan) adalah berlian sejati yang tak ternilai harganya.

Sinyal Avyakt: Alamilah Tahapan yang Komplet dan Sempurna; Sama Seperti Ayah Brahma

Untuk mencapai tahapan komplet dan sempurna, Anda harus menyerahkan ego dari badan Anda sepenuhnya. Ketika ego dari badan Anda telah hancur sepenuhnya, maka dapat dikatakan bahwa kehidupan Anda sepenuhya diserahkan kepada Sang Ayah. Tahapan sempurna dari mereka yang memiliki kehidupan dengan penanggalan total dan penyerahan diri sepenuhnya ini akan terus dikenang. Ketika Anda telah menjadi komplet, Anda akan kembali pulang berdampingan bersama BapDada.