05.01.26 Morning
Indonesian Murli Om Shanti BapDada Madhuban
Intisari:
Anak-anak
yang manis, dengan mengikuti shrimat Sang Ayah, Anda berubah dari manusia biasa
menjadi devi-devta. Pengetahuan Gita dan Raja Yoga menjadikan Anda sepenuhnya
suci.
Pertanyaan:
Mengapa
segala sesuatu di zaman emas berkualitas terbaik dan bersifat satopradhan?
Jawaban:
Karena
manusia sendiri bersifat satopradhan. Saat manusia baik, segala sesuatu di
sekitar mereka juga baik. Saat manusia buruk, segala sesuatu di sekitar mereka
pun merugikan. Di dunia satopradhan, tidak ada yang tak tercapai dan Anda tidak
perlu meminta apa pun dari siapa pun
Om Shanti.
Baba sedang
menjelaskan melalui badan ini. Orang ini disebut sosok yang hidup dan ada jiwa
di dalam dirinya. Anda anak-anak mengetahui bahwa Sang Ayah Yang Maha Tinggi,
Sang Jiwa Yang Maha Tinggi, juga berada di dalam orang ini. Terlebih dahulu,
pemahaman ini harus dijadikan sangat teguh. Inilah sebabnya orang ini juga
disebut Dada. Anda anak-anak memiliki keyakinan ini dan Anda memainkan peran
menurut keyakinan ini. Baba sendiri berkata mengenai orang yang telah Beliau
masuki untuk berinkarnasi, “Saya memasuki orang ini pada akhir dari kelahiran
terakhir dari banyak kelahirannya.” Anda anak-anak telah menerima penjelasan
bahwa ini adalah pengetahuan Gita; inilah kitab suci yang paling luhur, permata
dari semua kitab suci. Shrimat berarti petunjuk yang terluhur. Petunjuk luhur
datang dari Tuhan, Yang Maha Tinggi. Dengan mengikuti shrimat Beliau, Anda
berubah dari manusia biasa menjadi devi-devta. Dari manusia yang korup, Anda
menjadi devi-devta yang luhur. Itulah sebabnya Anda datang ke sini. Sang Ayah
sendiri mengatakan, “Saya datang untuk membuat Anda menjadi devi-devta yang
luhur dan tanpa sifat buruk yang mengikuti petunjuk tertinggi.” Makna “berubah
dari manusia menjadi devi-devta” harus dipahami. Beliau datang untuk mengubah
manusia yang penuh sifat buruk menjadi devi-devta yang tanpa sifat buruk. Mereka
yang berada di zaman emas juga manusia, tetapi mereka memiliki kebajikan ilahi.
Di zaman besi, manusia yang ada sekarang memiliki karakter iblis. Keduanya hidup
di dunia manusia, tetapi manusia di sana berintelek ilahi sedangkan manusia di
sini berintelek iblis. Di sana ada pengetahuan, di sini ada pemujaan.
Pengetahuan dan pemujaan adalah dua hal yang saling terpisah. Lihatlah, ada
berapa banyak buku tentang pemujaan dan ada berapa banyak buku tentang
pengetahuan. Sang Ayah adalah Sang Samudra Pengetahuan. Beliau hanya memiliki
satu buku. Siapa pun yang mendirikan agama harus memiliki satu buku saja. Itu
disebut buku agama. Buku agama yang pertama adalah Gita, yaitu Shrimad Bhagawad
Gita. Anda anak-anak juga tahu bahwa pada mulanya ada agama devi-devta yang asli
dan abadi, bukan agama Hindu. Orang-orang yakin bahwa agama Hindu didirikan
melalui Gita dan bahwa Krishnalah yang menyampaikan Gita. Jika Anda bertanya
kepada siapa pun, dia pasti mengatakan bahwa Gita disampaikan oleh Krishna sejak
zaman dahulu kala. “Tuhan Shiva bersabda” tidak disebutkan dalam kitab suci mana
pun. Mereka telah menulis, “Tuhan Shri Krishna bersabda.” Mereka yang telah
mempelajari Gita mampu memahami ini dengan mudah. Anda sekarang mengerti
bagaimana manusia menjadi devi-devta melalui pengetahuan Gita yang sedang Sang
Ayah berikan kepada Anda sekarang. Beliau sedang mengajarkan Raja Yoga kepada
Anda. Beliau juga mengajarkan kesucian kepada Anda. Sifat buruk nafsu birahi
adalah musuh terbesar. Sifat buruk inilah yang mengalahkan Anda. Dengan
menaklukkannya sekarang, Anda menjadi penakluk dunia, yaitu master dunia. Ini
sangat mudah. Sang Ayah yang tak terbatas duduk di sini dan mengajar Anda
melalui orang ini. Beliau adalah Sang Ayah dari semua jiwa. Orang ini adalah
ayah yang tak terbatas dari semua manusia. Namanya adalah Prajapita Brahma. Jika
Anda meminta orang untuk memberi tahu Anda nama ayah dari Brahma, dia pasti
menjadi bingung. Brahma, Vishnu, dan Shankar adalah ciptaan. Pasti ada Ayah dari
ketiganya. Anda menunjukkan bahwa Sang Ayah dari mereka bertiga adalah Shiva
yang tanpa citra jasmani. Brahma, Vishnu, dan Shankar ditunjukkan sebagai dewa
di alam halus. Shiva ada di atas mereka. Anda anak-anak tahu bahwa semua jiwa,
yaitu anak-anak Shiva Baba, memiliki badan mereka masing-masing. Beliau selalu
merupakan Sang Ayah Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi, yang tanpa
citra jasmani. Anda anak-anak tahu bahwa Anda adalah anak-anak dari Sang Ayah
Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi, yang tanpa citra jasmani. Jiwa
mengatakan melalui badan, “Sang Ayah Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha
Tinggi.” Hal-hal ini sungguh mudah. Ini disebut Alpha dan beta. Siapa yang
sedang mengajar Anda? Siapa yang menyampaikan pengetahuan dari Gita? Sang Ayah
yang tanpa citra jasmani. Beliau tidak mengenakan mahkota dan sebagainya. Beliau
adalah Sang Samudra Pengetahuan, Sang Benih, dan Yang Maha Hidup. Anda juga
merupakan jiwa-jiwa yang hidup. Anda mengetahui permulaan, pertengahan, dan
akhir dari semua pohon. Sekalipun Anda bukan tukang kebun, Anda bisa tahu
bagaimana cara benih disemai dan bagaimana pohon selanjutnya tumbuh dari benih
itu. Itu adalah pohon-pohon yang tidak hidup, sedangkan ini adalah pohon yang
hidup. Anda jiwa-jiwa memiliki pengetahuan ini; tidak ada jiwa lain yang
memilikinya. Sang Ayah adalah Sang Benih Yang Hidup dari pohon dunia manusia
yang hidup. Oleh sebab itu, pohon ini adalah mengenai umat manusia. Inilah
ciptaan yang hidup. Ada perbedaan antara Sang Benih dan ciptaan. Saat Anda
menanam biji mangga, Anda akan menuai buah mangga setelah pohon itu tumbuh besar.
Demikian juga, ada begitu banyak manusia yang tumbuh dari benih umat manusia.
Pohon-pohon yang tidak hidup tidak memiliki pengetahuan. Yang Esa adalah Sang
Benih Yang Hidup. Beliau memiliki pengetahuan tentang pohon seluruh dunia.
Beliau tahu bagaimana pohon tercipta, bagaimana pohon itu dipelihara, dan
bagaimana itu kemudian dihancurkan. Cara pohon besar ini dihancurkan dan
bagaimana ditumbuhkan pohon yang baru, seluruhnya tersamar. Pengetahuan yang
Anda terima ini tersamar. Baba juga datang secara tersamar. Anda tahu bahwa
bibit pohon sedang ditanam. Semua jiwa sekarang telah menjadi tidak suci. Achcha,
siapa daun pertama yang muncul dari Sang Benih? Shri Krishna. Bukan Lakshmi atau
Narayana yang disebut sebagai daun pertama zaman emas. Daun baru pada mulanya
sangat kecil, kemudian itu semakin membesar. Oleh sebab itu, ada begitu banyak
pujian tentang Sang Benih. Daun pertama itu hidup, kemudian daun-daun yang lain
pun muncul. Mereka juga dipuji. Anda sekarang sedang menjadi devi-devta. Anda
sedang meresapkan kebajikan ilahi. Hal yang utama adalah bahwa Anda harus
meresapkan kebajikan ilahi dan menjadi seperti mereka. Ada patung-patung mereka.
Jika Anda tidak memiliki gambar-gambar ini, pengetahuan ini tidak bisa melekat
dalam intelek Anda. Gambar-gambar ini sangat berguna. Di jalan pemujaan,
gambar-gambar ini dipuja, sedangkan di jalan pengetahuan, Anda menerima
pengetahuan dari gambar-gambar ini, sehingga Anda menjadi seperti mereka. Di
jalan pemujaan, Anda tidak berpikir bahwa Anda harus menjadi seperti mereka. Ada
begitu banyak kuil yang didirikan di jalan pemujaan. Untuk siapa orang membangun
kuil paling banyak? Pasti untuk Shiva Baba, Sang Benih. Selanjutnya, ada
kuil-kuil bagi ciptaan pertama. Lakshmi dan Narayana adalah ciptaan pertama.
Setelah Shiva, merekalah yang paling banyak dipuja. Ibu-ibu menyampaikan
pengetahuan; mereka tidak dipuja, mereka hanya mengajar. Sang Ayahlah yang
mengajar Anda. Anda tidak memuja siapa pun. Anda tidak boleh memuja mereka yang
pada saat ini mengajar Anda. Setelah studi ini berakhir, dan Anda menjadi tanpa
pengetahuan, barulah pemujaan berlangsung. Anda sedang menjadi devi-devta itu.
Hanya Andalah yang memahami bahwa Yang Esa, yang menjadikan Anda seperti mereka,
adalah yang pertama-tama dipuja. Selanjutnya, Anda juga dipuja, secara berurutan.
Kemudian, karena mengalami kejatuhan, Anda bahkan mulai memuja lima unsur alam.
Badan ini terbuat dari lima unsur alam. Entah Anda memuja lima unsur alam atau
memuja badan-badan, itu sama saja. Intelek Anda memiliki pengetahuan bahwa
Lakshmi dan Narayana dahulu adalah master atas seisi dunia. Kerajaan devi-devta
dahulu ada di dunia baru, tetapi manusia tidak tahu kapan itu berlangsung.
Mereka menyebutkan tentang ratusan ribu tahun. Hal-hal tentang ratusan ribu
tahun tidak mungkin bisa melekat dalam intelek siapa pun. Anda sekarang
menyadari bahwa 5000 tahun sebelum hari ini, Anda berasal dari agama devi-devta
yang asli dan abadi. Mereka yang dahulu berasal dari agama devi-devta kemudian
beralih ke agama-agama lain. Anda tidak semestinya mengatakan bahwa itu adalah
agama Hindu. Akan tetapi, karena mereka tidak suci, maka rasanya tidak tepat
untuk menyebut mereka devi-devta. Orang yang tidak suci tidak bisa disebut dewa/dewi.
Manusia memuja dewi-dewi yang suci. Oleh sebab itu, mereka sendiri pastilah
tidak suci. Inilah sebabnya mereka bersujud kepada dewa-dewi yang suci. Di
Bharata, orang pada khususnya membungkuk hormat kepada kumari; mereka tidak
membungkuk kepada kumar. Mereka membungkuk hormat kepada perempuan. Mengapa
mereka tidak membungkuk kepada laki-laki? Karena para ibulah yang terlebih
dahulu menerima pengetahuan pada saat ini. Sang Ayah memasuki orang ini. Orang
ini juga paham bahwa dialah sungai besar pengetahuan. Dia adalah sungai
pengetahuan dan juga laki-laki. Dialah sungai terbesar. Sungai Brahmaputra
bermuara di laut, di dekat Kalkuta. Itulah sungai terbesar. Pertemuan (mela)
berlangsung di muara sungai itu. Akan tetapi, mereka tidak mengerti bahwa ini
adalah pertemuan antara jiwa-jiwa dan Sang Jiwa Yang Maha Tinggi. Itu hanyalah
sungai air, yang mereka namai Brahmaputra. Mereka mengatakan bahwa unsur brahm
adalah Tuhan, sehingga mereka menganggap Sungai Brahmaputra sangat suci. Itu
adalah sungai yang terbesar dan pastilah juga suci. Sesungguhnya, Brahmaputra,
bukan Gangga, yang seharusnya disebut sang penyuci, karena pertemuan terjadi di
sungai ini. Ini juga merupakan pertemuan antara Sang Samudra dan sang sungai,
Brahma. Hal-hal mendalam tentang bagaimana adopsi terjadi melalui Brahma
haruslah dipahami. Pengetahuan ini nantinya akan hilang. Hal-hal ini sangat
mudah. Tuhan berkata, “Saya mengajarkan Raja Yoga kepada Anda, kemudian dunia
ini akan dihancurkan. Tidak ada kitab suci dan sebagainya yang akan tetap ada.
Semua kitab suci itu nantinya akan ada kembali di jalan pemujaan. Kitab-kitab
itu tidak ada di jalan pengetahuan.” Orang-orang percaya bahwa kitab-kitab suci
telah ada sejak zaman dahulu kala. Mereka tidak memiliki pengetahuan ini. Mereka
mengatakan bahwa siklus berlangsung ratusan ribu tahun. Itulah sebabnya mereka
mengatakan bahwa itu sudah ada sejak zaman dahulu kala. Itu disebut kegelapan
ketidaktahuan. Anda anak-anak sekarang sedang mempelajari studi yang tak
terbatas ini. Melaluinya, Anda memahami rahasia tentang permulaan, pertengahan,
dan akhir. Anda mengetahui sejarah dan geografi lengkap dari devi-devta. Mereka
dahulu layak dipuja, dan mereka berasal dari jalan rumah tangga yang suci.
Sekarang mereka telah menjadi pemuja yang tidak suci. Di zaman emas, ada jalan
keluarga yang suci. Di sini, di zaman besi, ada jalan keluarga yang tidak suci.
Kemudian, selanjutnya ada jalan pengasingan. Itu pun sudah ditakdirkan dalam
drama. Itu disebut agama penanggalan. Mereka meninggalkan rumah tangga dan
keluarga mereka, kemudian pergi ke hutan. Itu adalah penanggalan yang terbatas;
mereka tetap tinggal di dunia lama yang sama. Anda memahami bahwa Anda sekarang
sedang berada di zaman peralihan, kemudian Anda akan pergi ke dunia baru. Anda
mengetahui waktu, tanggal, dan detik yang tepat mengenai segala sesuatu.
Orang-orang itu mengatakan bahwa durasi setiap siklus adalah ratusan ribu tahun.
Tidak ada perhitungan yang tepat bisa dihitung dari itu. Tidak ada orang yang
mampu mengingat apa pun yang berdurasi ratusan ribu tahun. Anda sekarang paham,
siapa Sang Ayah, bagaimana Beliau datang, dan tugas apa yang Beliau lakukan.
Anda mengetahui peran dan horoskop setiap jiwa. Akan tetapi, ada begitu banyak
daun di pohon ini, sehingga mereka tidak bisa dihitung. Berapa banyak daun yang
dimiliki pohon dunia yang tak terbatas ini? Dalam 5000 tahun, sudah ada lebih
dari enam miliar jiwa. Oleh sebab itu, dalam ratusan ribu tahun, pasti ada
manusia yang tak terhitung jumlahnya. Orang-orang di jalan pemujaan menunjukkan
bahwa ada tertulis: zaman emas berlangsung sekian tahun, zaman perak sekian
tahun, dan zaman perunggu sekian tahun. Oleh sebab itu, Baba duduk di sini dan
menjelaskan semua rahasia ini kepada Anda anak-anak. Saat Anda melihat biji
mangga, Anda pasti teringat pada pohon mangga. Sekarang, Sang Benih pohon dunia
manusia sedang berada di hadapan Anda. Beliau duduk di sini, dan karena Beliau
hidup, Beliau menjelaskan tentang rahasia pohon kepada Anda. Beliau menjelaskan
bahwa ini adalah pohon terbalik. Anda bisa menjelaskan bahwa segala sesuatu yang
ada di dunia ini, baik yang hidup maupun tidak hidup, pasti berulang sama persis.
Populasi sekarang terus bertumbuh begitu pesat. Manusia sebanyak itu tidak
mungkin ada di zaman emas. Anda berkata, “Barang ini diimpor dari Australia atau
Jepang.” Australia dan Jepang tidak ada di zaman emas. Sesuai rencana drama,
barang-barang dari berbagai tempat itu didatangkan kemari. Padi-padian diimpor
dari Amerika. Di zaman emas, tidak akan ada barang yang diimpor dari tempat
lain. Di sana, hanya ada satu agama dan segala-galanya berlimpah. Di sini,
jumlah agama terus bertambah, dan seiring dengan itu, orang serba kekurangan
segala sesuatu. Mereka tidak mengimpor apa pun di zaman emas. Lihatlah bagaimana
orang mengimpor barang-barang dari begitu banyak tempat, dewasa ini. Jumlah
manusia terus bertambah menjelang akhir. Di zaman emas, tidak ada apa pun yang
kurang. Di sana, segalanya satopradhan dan sangat bagus; manusia bersifat
satopradhan. Ketika manusia baik, segala sesuatu di sekeliling mereka juga baik.
Ketika manusia buruk, segala sesuatu di sekeliling mereka pun merugikan.
Penemuan sains yang utama adalah bom nuklir. Melaluinya, seluruh dunia akan
dihancurkan. Bagaimana cara mereka menciptakannya? Sesuai drama, jiwa yang
menciptakannya pasti memiliki pengetahuan itu di dalam dirinya, sebelumnya.
Pengetahuan itu muncul dari dirinya pada saat waktunya tiba. Mereka yang
memiliki nalar sedemikian rupa akan bekerja dan juga mengajar orang lain. Peran
apa pun yang telah dilakonkan setiap siklus adalah peran yang sama, dan terus
dimainkan. Anda sekarang menjadi sedemikian penuh dengan pengetahuan. Tidak ada
pengetahuan yang lebih besar dari ini; Anda menjadi devi-devta melalui
pengetahuan ini. Tidak ada pengetahuan yang lebih luhur dari ini. Pengetahuan
yang itu adalah pengetahuan Maya, dan melaluinya, penghancuran berlangsung. Para
ilmuwan itu pergi ke bulan untuk melakukan penelitian. Itu bukan hal baru bagi
Anda. Semua itu adalah kemegahan Maya. Mereka menyelami kedalaman samudra dan
mempertontonkan banyak hal lahiriah. Ada banyak orang yang berusaha keras untuk
menggunakan intelek mereka untuk menunjukkan keajaiban tertentu. Dengan
memamerkan banyak keajaiban seperti itu, mereka mendatangkan kerugian. Lihatlah
benda-benda yang terus mereka ciptakan! Orang-orang yang memproduksi benda-benda
itu mengetahui bahwa penghancuran akan terjadi melaluinya. Achcha.
Kepada anak-anak
yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah
ditemukan kembali, cinta kasih, ingatan, dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang
Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.
Intisari untuk
dharna:
1. Aduklah
pengetahuan yang tersamar ini dan tetaplah ceria. Lihatlah gambar devi-devta di
hadapan Anda. Resapkanlah kebajikan ilahi untuk menjadi seperti devi-devta,
bukan membungkuk atau memberi hormat kepada mereka.
2. Pahamilah Sang
Ayah, Sang Benih dunia, dan ciptaan Beliau yang hidup, serta jadilah
berpengetahuan penuh. Peliharalah intoksikasi bahwa tidak ada pengetahuan lain
yang lebih agung dari pengetahuan ini.
Berkah:
Semoga Anda
menjadikan tahapan Anda konstan dan stabil dengan tetap menyadari pelajaran:
Menjadi milik Sang Ayah Yang Esa dan bukan yang lain, dan dengan demikian Anda
menjadi jiwa yang luhur.
Jika Anda selalu
mengingat pelajaran ini: Menjadi milik Sang Ayah Yang Esa dan bukan yang lain,
tahapan Anda akan menjadi konstan dan stabil karena Anda telah menerima semua
pengetahuan ini. Ada banyak poin, tetapi ketika seseorang membuat Anda jatuh,
untuk memiliki semua poin dan menjadi stabil dalam bentuk jiwa (point) adalah
suatu kemustahilan. Terkadang, situasi akan menarik Anda jatuh; terkadang, jiwa
akan menarik Anda jatuh; terkadang, hal-hal akan menarik Anda jatuh dan
terkadang, atmosfer akan menarik Anda jatuh. Ini akan terjadi bagaimanapun juga,
tetapi hanya ketika semua perluasan berakhir dalam sedetik dan Anda memiliki
tahapan yang konstan dan stabil barulah Anda bisa dikatakan sebagai jiwa yang
telah menerima berkah sebagai jiwa luhur.
Slogan:
Resapkan
kekuatan pengetahuan ini sehingga ketika rintangan menyerang Anda, rintangan
tersebut akan dikalahkan.
Sinyal Avyakt:
Tetaplah Terbebas dari Ikatan kemudian Alamilah Tahapan Jeevan Mukti
Sekarang, Anda semua
harus terbebas dan menjadi master pemberkah kebebasan sehingga semua jiwa, para
pemuja, dan unsur alam menjadi terbebaskan. Ayah Brahma sekarang sadar akan satu
hal ini: Kapan setiap anak saya akan terbebaskan dalam hidup? Jangan berpikir
bahwa Anda akan terbebaskan dalam hidup pada saat akhir; tidak. Latihan Anda
saat ini untuk mengalami kebebasan dalam hidup, yaitu mengalami tahapan jeevan
mukti, dalam jangka waktu yang panjang, akan memampukan Anda untuk terbebaskan
dalam hidup, yaitu memperoleh hak atas jeevan mukti, serta keberuntungan
kerajaan untuk waktu yang lama.