05.11.26       Morning Indonesian Murli        Om Shanti      BapDada       Madhuban


Intisari:
Anak-anak yang manis, Anda harus tinggal dalam keheningan dan mengingat Sang Ayah Yang Esa. Anda tidak perlu membunyikan lonceng dan sebagainya untuk melakukan ini.

Pertanyaan:
Dalam hal apa Anda harus menjadi setara dengan Sang Ayah, agar semua pekerjaan Anda terselesaikan dengan sukses?

Jawaban:
Sebagaimana Sang Ayah adalah Sang Samudra Cinta Kasih, maka Anda pun harus menjadi benar-benar penuh cinta kasih. Pekerjaan Anda menjadi berantakan ketika Anda marah; itu tidak terselesaikan. Oleh sebab itu, Anda tidak perlu menatap orang lain dengan sorot mata tajam, berbicara dengan nada tinggi, atau naik darah. Tetap hening itu sangat bagus. Dengan cinta kasih, banyak hal bisa diselesaikan.

Lagu:
Engkaulah Sang Ibu dan Sang Ayah.

Om Shanti.
Pujian ini adalah pujian Yang Esa. Akan tetapi, di jalan pemujaan, tidak ada kemeriahan pemujaan yang bisa ditunjukkan dengan menyanyikan pujian hanya kepada Yang Esa. Itulah sebabnya, orang-orang menyanyikan pujian banyak dewata di jalan pemujaan. Di sana, ada banyak kebisingan. Ada banyak hal yang dilakukan di jalan pemujaan: ada lonceng, kerincingan, nyanyian, lagu-lagu pemujaan, tangisan, ratapan, dan sebagainya. Mereka memiliki bermacam-macam jenis suara bising, nyanyian, mantra sihir, pujian, dan sebagainya, sedangkan di jalan pengetahuan, ada keheningan. Anda hanya diberi satu isyarat, dan tidak ada suara. Di jalan pemujaan, ada begitu banyak kemeriahan. Lonceng-lonceng paling banyak dibunyikan di kuil Shiva. Ke mana pun Anda melihat, yang ada hanyalah lonceng-lonceng besar. Lonceng bukan dibunyikan untuk membangunkan seseorang dari tidurnya. Shiva Baba telah datang untuk membangunkan manusia dari tidur ketidaktahuan Kumbhakarna. Akan tetapi, Beliau bukan membunyikan lonceng, melainkan menjelaskan kepada Anda dengan begitu tenang, hanya dengan beberapa patah kata. Mereka yang cerdas mampu mengerti cukup dengan beberapa patah kata. Sang Ayah berkata, “Anak-anak, ingatlah Saya! Anda telah memanggil-manggil Saya, ‘Wahai, Sang Penyuci, datanglah!’ Sekarang, Saya telah datang dan menunjukkan jalan kepada Anda. Masihkah Anda ingin terus hidup tidak suci dan tinggal di dunia ini?” Anda ingin pergi ke dunia yang suci, bukan? Surga disebut sebagai dunia yang suci. Orang-orang berkata, “Wahai, Sang Penyuci!” Jadi, Anda harus memahami apa yang dilakukan oleh Sang Penyuci ketika Beliau datang. Beliau pasti akan memindahkan Anda dari neraka ke surga. Orang-orang terus memanggil-manggil Beliau dan bertepuk tangan tanpa pemahaman. Mereka tidak tahu apa yang Sang Ayah akan lakukan ketika Beliau datang. Sesungguhnya, ini adalah Universitas untuk berubah dari manusia menjadi devi-devta. Inilah sebabnya, ada nyanyian bahwa Tuhan tidak memerlukan waktu lama untuk mengubah manusia menjadi devi-devta. Di sini, Anda tidak perlu mempelajari kitab suci apa pun. Orang-orang itu mempelajari banyak kitab suci dan lain-lain serta menyampaikan banyak ceramah di jalan pemujaan. Setiap bulan, mereka mendirikan tenda, kemudian duduk dan membuat begitu banyak kebisingan. Di sini, Sang Ayah duduk dan menjelaskan kepada Anda dengan begitu tenang. Lihatlah, Baba datang dan menyucikan Anda serta menjadikan Anda master dunia yang suci. Studi Anda juga sangat mudah! Pada awalnya, Anda suci di zaman emas. Kemudian, selagi mengalami 84 kelahiran, Anda menjadi tamopradhan di zaman besi. Sekarang, Anda harus menjadi satopradhan. Oleh sebab itu, ingatlah Sang Ayah! Dalam hal ini pun, Anda tidak perlu menimbulkan suara. Ketika seorang kumari menikah, siapa yang terus-menerus diingatnya? Dia hanya mengingat suaminya. Anda semua adalah istri dan Shiva Baba adalah Sang Suami di atas segala suami. Anda telah bertunangan dengan Tuhan. Begitu Anda sudah bertunangan, ingatan itu menjadi teguh dalam intelek Anda. Anda memiliki kepastian bahwa Anda sekarang telah bertunangan. Anda kemudian saling mengingat satu sama lain. Sang Ayah memberi tahu Anda, “Intelek Anda memiliki keyakinan bahwa Anda bersaudara, Anda adalah anak-anak dari satu Ayah.” Semua saudara menerima warisan dari Sang Ayah Yang Esa. Inilah sebabnya, mereka memanggil-manggil Beliau. Sekalipun mereka menjadi saudara dan saudari ketika memasuki badan manusia, yang memanggil-manggil tetaplah sang jiwa. Semua saudara memanggil-manggil, “Wahai, Baba, Sang Penyuci, datanglah!” Baba berkata, “Ingatlah Saya, maka Anda akan berubah dari tamopradhan menjadi satopradhan.” Mereka yang suci disebut satopradhan, sedangkan mereka yang tidak suci disebut tamopradhan. Hanya pada zaman peralihan, Baba menjelaskan hal-hal ini. Ini adalah tempat untuk mempelajari Gita. Sang Ayah datang dan mengajarkan Raja Yoga kepada Anda di tempat belajar ini. Beliau mengubah Anda dari manusia biasa menjadi Narayana. Di sana, seorang pengajar duduk di hadapan Anda dan mengajar Anda; dia bisa dilihat. Di sini, Yang Esa tersamar. Anda harus memahami Sang Pengajar ini dengan kekuatan yoga intelek Anda. Yang Esa, yang tanpa citra jasmani, adalah Sang Ayah, Sang Penyuci. Beliau mengingatkan Anda, “Saya mengajarkan Raja Yoga kepada Anda di siklus sebelumnya.” Inilah sebabnya, ada ungkapan, “Manmanabhawa!” Jadilah suci, maka Anda akan menjadi seperti Lakshmi dan Narayana. Anda tidak perlu membunyikan lonceng-lonceng besar untuk ini. Sang Ayah sendiri datang dan membangunkan Anda. Makna “Manmanabhawa” berarti keheningan. Milikilah keyakinan bahwa Anda masing-masing adalah jiwa. Itu saja! Kita sekarang harus pulang ke rumah. Semua orang meminta Sang Ayah untuk membebaskan mereka dari kesengsaraan dan memerdekakan mereka. Para saniyasi hanya mengingat unsur brahm. Unsur brahm adalah rumah. Mereka mengingat rumah, sedangkan di sini, Anda mengingat Sang Ayah. Jika Anda sekadar mengingat rumah, itu sama seperti menjadi saniyasi. Unsur brahm bukanlah Tuhan. Sang Ayah duduk di sini dan menjelaskan, “Jika Anda mengingat Saya, Anda akan pergi ke hunian nirwana. Kemudian, dari sana, Anda akan pergi ke surga. Saya membawa Anda anak-anak pulang berdampingan bersama Saya dari sini." Anda tahu bahwa kawanan belalang sangat besar. Mereka memiliki kesatuan yang sangat kompak; jika pemimpin yang di depan duduk, semuanya ikut duduk. Demikian juga halnya dengan lebah madu. Ketika ratu lebah meninggalkan sarangnya, semua lebah yang lain mengikutinya. Dia seperti mempelai pria mereka. Di sana, mempelai perempuanlah yang memerintah semua orang. Dalam kitab-kitab suci, juga dituliskan bahwa semua jiwa terbang bagaikan sekawanan nyamuk. Ada jiwa-jiwa yang tak terhitung jumlahnya. Lebah-lebah itu terbang mengikuti ratu lebah setiap musim. Namun, Anda hanya akan pergi satu kali. Sekarang, semua jiwa harus pulang ke alam jiwa. Anda sama sekali tidak bersuara. Inilah sebabnya, Baba memberikan contoh: “Anda diremukkan bagai biji sawi.” Baba juga adalah titik, seperti biji sawi. Biji bunga poppy juga sangat kecil. Tuhan adalah titik dan tidak bisa dilihat, kecuali melalui penglihatan ilahi. Beliau sama kecilnya seperti bintang yang kecil. Dalam Gita, dikatakan bahwa Arjuna memperoleh penglihatan gaib tentang cahaya abadi. Jadi, di sini juga demikian. Hanya ketika orang-orang mendapatkan penglihatan ilahi tentang cahaya abadi, barulah mereka paham bahwa mereka telah mengalami penglihatan ilahi. Namun, jika mereka memperoleh penglihatan gaib tentang sebuah titik, mereka pasti berpikir, “Itu bukanlah Tuhan.” Dalam Gita, dituliskan bahwa Arjuna menerima penglihatan gaib tentang cahaya yang sangat terang. Hal-hal dari jalan pemujaan sudah terpatri dalam intelek mereka. Ada perbedaan bagaikan siang dan malam antara hal-hal yang berasal dari jalan pemujaan dan hal-hal yang berasal dari jalan pengetahuan. Anda tahu bahwa Anda sudah begitu lama menari dengan badan Anda selama 63 kelahiran. Anda telah menyaksikan kekacauan di jalan pemujaan selama 63 kelahiran. Akan tetapi, ketika pemujaan masih satopradhan, Anda dahulu hanya memuja Shiva Baba. Mandi di Sungai Gangga dan sebagainya baru dimulai belakangan. Pada awalnya, pemujaan tak tercemar, tetapi itu kemudian berkembang. Di sini terdapat keheningan total. Anda menjadi master dunia tanpa mengeluarkan uang sepeser pun. Mama datang kemari tanpa uang sepeser pun, tetapi dia kemudian menjadi maharani dunia. Orang ini juga biasa-biasa saja. Sekalipun beberapa orang berasal dari keluarga yang sangat miskin, lihatlah telah menjadi seperti apa mereka sekarang, tanpa mengeluarkan uang sepeser pun! Mama dahulu selalu melakukan banyak pelayanan. Dia sering pergi dan menjelaskan kepada orang lain, “Baba berkata, ‘Ingatlah Saya, maka dosa-dosa Anda akan terhapus dan Anda akan menjadi satopradhan.’” Di sini tidak ada persoalan biaya. Jika seseorang mengeluarkan sedikit saja uang, itu adalah untuk dirinya sendiri. Sama seperti ketika Anda menabur dua genggam beras di sawah; Anda menuai begitu banyak padi darinya dan hasil yang Anda panen jauh lebih besar. Di sini juga demikian, Anda memperoleh pendapatan yang sedemikian besar untuk 21 kelahiran. Berubah dari manusia biasa menjadi devi-devta sangatlah mudah; ini hanyalah persoalan satu detik. Lihatlah bagaimana Anda duduk di sini dengan biasa-biasa saja! Jika seseorang tidak mampu duduk, Baba menyuruhnya untuk berbaring sambil mendengarkan murli. Ini adalah tentang peresapan. Dalam hati, teruslah mengingat Baba dan siklus. Anda harus meninggalkan badan selagi mengingat Baba; tidak perlu memasukkan air Sungai Gangga ke dalam mulut Anda. Para guru, orang suci, dan lain-lain menciptakan banyak ketakutan dalam diri orang lain dengan mengatakan bahwa akan terjadi ini atau itu jika Anda tidak melakukan pemujaan atau jika Anda melanggar disiplin. Misalnya, ketika seseorang mengalami patah kaki atau kerugian bisnis, mereka pasti memberi tahu orang tersebut bahwa itulah akibatnya karena dia tidak melakukan pemujaan, sehingga orang itu pun menjadi takut. Di sini, Anda tidak perlu melakukan apa pun. Cukup ingatkan semua orang tentang Baba dan jelaskanlah rahasia siklus. Zaman emas sekarang harus datang setelah zaman besi, dan penghancuran pasti harus terjadi. Inilah sebabnya, ada Perang Mahabharata. Tuhan datang dan mengajarkan Raja Yoga kepada Anda serta mengubah Anda dari manusia biasa menjadi Narayana. Ini adalah Raja Yoga (yoga untuk menjadi raja), bukan praja yoga (yoga untuk menjadi rakyat). Perkataan Anda harus selalu penuh berkah. Anda anak-anak harus menjadi sangat manis. Baba manis, bukan? Beliau menerima donasi amarah Anda. Sang Ayah berkata, “Saya adalah Sang Samudra Cinta Kasih dan Anda juga menjadi demikian.” Beliau menjelaskan dengan penuh cinta kasih. Jika tidak demikian, beberapa anak mendatangkan begitu banyak pergolakan karena Maya mengacaukan isi kepala mereka. Inilah sebabnya, Baba berpendapat bahwa tidak perlu mengatakan apa pun kepada siapa pun, melainkan cukup sampaikan penjelasan dengan cinta kasih. Tidak ada gunanya menatap orang lain dengan sorot mata tajam, berbicara dengan nada tinggi, atau naik darah. Segalanya menjadi berantakan dengan mengambil tindakan semacam itu. Tetap diam itu jauh lebih baik. Jika Anda mengambil kembali donasi sifat-sifat buruk yang telah Anda serahkan, Anda kehilangan status Anda. Menjadi milik Baba berarti bahwa Anda sudah mendonasikan lima sifat buruk. Ada ungkapan, “Berikanlah donasi, maka pertanda buruk gerhana akan dihilangkan.” Sang Ayah adalah Sang Pemandu. Pada umumnya, pemandu adalah brahmana. Shiva Baba adalah Sang Pemandu spiritual, dan Anda juga adalah pemandu. Baba memasuki badan Brahma, jadi orang ini juga seorang Brahmana. Baba sedang duduk dalam badannya dan pujian Beliau dinyanyikan: “Engkaulah Sang Ibu dan Sang Ayah.” Pujian ini bukan milik siapa pun yang lain. Tugas Beliau juga demikian. Ini adalah sekolah dan Sang Ayah sedang mengajar Anda. Anda anak-anak harus mengingat ini. Tujuan dan sasaran Anda adalah untuk mengklaim kedaulatan dunia. Anda harus mengingat Yang Esa, yang sedang mengajar Anda, dengan sangat baik. Ketika murid-murid di sekolah lulus dengan nilai bagus, mereka mengirim hadiah kepada pengajar mereka, setiap tahun. Semua perayaan itu mengacu pada masa kini, tetapi tak seorang pun mengetahui nilai pentingnya. Baba berpengetahuan penuh. Beliau datang untuk memberi Anda pengetahuan tentang permulaan, pertengahan, dan akhir ciptaan. Bagaimana mungkin Beliau bisa datang dalam kerikil dan bebatuan? Seorang dokter pernah berusaha membuktikan bahwa ada jiwa dalam segala sesuatu. Namun, dia tidak mengatakan bahwa Sang Jiwa Yang Maha Tinggi ada dalam segala sesuatu. Orang-orang kemudian mengatakan bahwa Beliau berada di mana-mana. Mereka mengatakan bahwa dalam diri semua orang, ada jiwa. Maka, para saniyasi mengatakan bahwa Sang Jiwa Yang Maha Tinggi ada dalam diri semua orang. Perbedaannya bagaikan siang dan malam! Beliau adalah Sang Ayah Yang Maha Tinggi. Beliau memutus yoga intelek Anda dari semua yang lain dan menghubungkannya kepada diri Beliau sendiri. Orang-orang mengatakan bahwa jiwa bagaikan gelembung yang timbul dari samudra dan akan melebur ke dalam samudra. Mereka yang percaya kepada unsur brahm yakin bahwa cahaya kecil akan melebur ke dalam cahaya besar, kemudian ciptaan baru akan dimulai. Baba menjelaskan bahwa pemujaan juga sudah ditakdirkan di dalam drama: “Saya juga datang dan menjelaskan kepada Anda anak-anak, sesuai dengan apa yang sudah ditakdirkan di dalam drama. Siklus 84 kelahiran yang Anda kelilingi juga sudah ditakdirkan dalam drama. Apa pun yang terjadi, semuanya sudah ditakdirkan. Ada yang menyanyikan pujian Anda, dan ada yang menciptakan rintangan.” Anda anak-anak harus mengklaim warisan Anda dari Shiva Baba. Beliau datang kemari hanya untuk membawa semua jiwa pulang ke rumah. Beliau bahkan tidak menyebutkan nama-nama badan. “Saya bukan datang kemari untuk membawa Anda semua pulang beserta badan-badan Anda. Anda memanggil-manggil Saya, ‘Wahai, Sang Pembebas, datanglah! Bebaskanlah kami dari penderitaan dan bawalah kami ke tempat di mana kami bisa menerima istirahat, kenyamanan, kedamaian, dan kebahagiaan.’ Maka, Saya akan membuat mereka semua meninggalkan badan mereka di sini dan membawa semua jiwa pulang ke rumah. Itulah sebabnya, Saya adalah Sang Kematian di atas segala kematian. Saya akan membawa semua jiwa pulang berdampingan bersama-sama.” Sang Ayah duduk di sini dan menjelaskan hal-hal yang sungguh luar biasa! Jika orang-orang tidak memahami sesuatu, beri tahulah mereka, “Baba masih belum menjelaskan hal itu, tetapi jika nanti Beliau menjelaskannya kepada kami, kami pasti akan menjelaskannya kepada Anda.” Anda harus membebaskan diri dengan cara seperti ini. Anda anak-anak paham bahwa Baba adalah Sang Samudra Pengetahuan. Beliau terus memberi tahu Anda hal-hal baru. Sang Ayah, Sang Pencipta, adalah Yang Esa, yang memberitahukan sejarah dan geografi dunia kepada Anda. Beliau memberi tahu Anda pengetahuan tentang permulaan, pertengahan, dan akhir. Anda adalah mercusuar sekaligus pemutar chakra kesadaran diri. Akan tetapi, Maya membuat Anda lupa sehingga Anda tercekik. Suatu hal atau yang lain mendatangkan pengaruh tertentu. Ada rekening karma. Sebelum Anda menjadi karmateet, suatu hal atau yang lain akan terus terjadi. Begitu rekening karma Anda sudah lunas, Anda akan meninggalkan badan Anda, kemudian perang akan dimulai. Achcha.

Kepada anak-anak yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah ditemukan kembali, cinta kasih, ingatan dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.

Intisari untuk dharna:
1. Setelah mendonasikan sifat-sifat buruk, jangan mengambilnya kembali. Perkataan Anda harus selalu membawa berkah dan Anda harus menjadi sangat manis. Tetaplah menjadi samudra cinta kasih, setara dengan Sang Ayah.

2. Tetaplah hening dan klaimlah kedaulatan dunia tanpa mengeluarkan uang sepeser pun. Teruslah mengingat Sang Ayah, hematlah pengeluaran, dan akumulasikan pendapatan untuk 21 kelahiran.

Berkah:
Semoga Anda memiliki hak atas kebahagiaan yang melampaui indrawi, serta mampu menjaga diri agar tetap aman dari segala serangan Maya melalui tahapan trikaldarshi Anda.

Berkah istimewa dari zaman peralihan dan keunikan kehidupan Brahmana adalah kebahagiaan yang melampaui indrawi. Hal ini tidak dapat dialami di zaman lain mana pun. Namun, untuk dapat merasakan kebahagiaan ini, Anda harus menjaga diri agar tetap aman dari segala serangan Maya dengan tahapan trikaldarshi. Jika Anda terus-menerus diserang oleh Maya, Anda tidak akan mampu merasakan kebahagiaan yang melampaui indra, meskipun Anda menginginkannya. Mereka yang telah merasakan kebahagiaan yang melampaui indra tidak akan lagi tertarik oleh kesenangan indrawi apa pun. Karena telah dipenuhi dengan pengetahuan, mereka menganggap kesenangan-kesenangan tersebut sama sekali tidak menarik dan hambar.

Slogan:
Ketika terdapat keseimbangan dalam pelayanan dengan karma serta mental Anda, Anda akan mampu menjadikan atmosfer penuh kekuatan.

Sinyal Avyakt:Alamilah Tahapan yang Komplet dan Sempurna; Sama Seperti Ayah Brahma

Bagaimanapun keadaan Anda dan dalam situasi apa pun Anda berada, Anda harus menjadi komplet saat berada dalam situasi tersebut dan di dalam badan itu. Peganglah tujuan ini. Wujud Anda yang sempurna di zaman peralihan dikenang sebagai Shakti dan Pandawa. Ketika Anda menstabilkan diri dalam wujud-wujud tersebut, barulah Anda akan mengetahui siapa saja para pemuja Anda dan siapa saja rakyat Anda. Mereka yang ditakdirkan menjadi rakyat Anda akan mendekat kepada Anda, dan mereka yang ditakdirkan menjadi pemuja Anda akan bersujud di kaki Anda.