06.04.26 Morning
Indonesian Murli Om Shanti BapDada Madhuban
Intisari:
Anak-anak
yang manis, Anda telah menerima segala sesuatu yang dimiliki Sang Ayah.
Resapkanlah itu dan inspirasilah orang lain untuk melakukan hal serupa.
Pertanyaan:
Mengapa Sang
Ayah yang Trikaldarshi tidak memberi tahu Anda hari ini mengenai hal-hal yang
akan terjadi besok, sekalipun Beliau mengetahui tentang permulaan, pertengahan,
dan akhir drama?
Jawaban:
Baba berkata,
“Anak-anak, jika Saya memberi tahu Anda segala sesuatu sebelumnya, tidak akan
ada kesenangan dalam drama. Bukan begitu hukumnya. Sekalipun Saya mengetahui
segalanya, Saya tetap terikat oleh drama. Saya tidak bisa memberi tahu Anda apa
pun sebelumnya, dan oleh karena itu, Anda tidak perlu khawatir tentang apa yang
akan terjadi.”
Lagu:
Hidup di
jalan-Mu dan mati di jalan-Mu.
Om Shanti.
Yang Esa
adalah Sang Ayah parlokik dari semua jiwa. Beliau berbicara kepada jiwa-jiwa.
Beliau biasa mengatakan, “Anak! Anak!” Sekalipun badan dari jiwa itu mungkin
bersosok perempuan, tetapi semua jiwa adalah anak-anak Beliau. Setiap jiwa
adalah pewaris, artinya: semua jiwa berhak mengklaim warisan. Baba datang dan
berkata, “Anak-anak, Anda masing-masing berhak mengklaim warisan.” Ingatlah Sang
Ayah yang tak terbatas sebanyak mungkin. Inilah yang memerlukan upaya. Baba
telah datang dari hunian tertinggi untuk mengajar kita. Para sadhu dan orang
suci datang dari rumah mereka sendiri dan beberapa dari antaranya berasal dari
pedesaan. Sang Ayah telah datang dari hunian tertinggi untuk mengajar kita. Tak
seorang pun mengetahuinya. Baba yang tak terbatas adalah Sang Penyuci, Tuhan,
Sang Ayah. Beliau juga disebut Sang Samudra Pengetahuan. Beliau juga disebut
Sang Penguasa. Pengetahuan apa yang dimiliki Beliau? Beliau memiliki pengetahuan
spiritual. Sang Ayah adalah Sang Benih pohon dunia manusia. Beliau adalah Yang
Maha Benar, Yang Maha Hidup, dan Yang Maha Bahagia (Sat-Chit-Anand Swaroop).
Beliau memiliki pujian yang agung. Beliau memiliki segala hal ini. Orang yang
membuka toko pasti mengatakan bahwa dia memiliki sekian banyak jenis barang
dagangan. Sang Ayah juga mengatakan, “Saya adalah Sang Samudra Pengetahuan, Sang
Samudra Kedamaian, dan Sang Samudra Kebahagiaan Tiara Tara. Saya memiliki semua
hal ini dalam persediaan Saya. Saya datang pada zaman peralihan untuk
mengantarkannya. Saya memberikan segala sesuatu yang Saya miliki kepada Anda.
Akan tetapi, itu tergantung kepada Anda masing-masing, seberapa jauh Anda
meresapkan dan seberapa besar upaya yang Anda lakukan.” Anda anak-anak mengerti
apa saja yang dimiliki Sang Ayah, dan Anda memahaminya secara akurat. Dewasa ini,
tidak ada orang yang mengakui apa saja yang dimilikinya dengan tepat. Ada
ungkapan, “Kekayaan sebagian orang terkubur di bawah tanah …” Semua itu mengacu
pada masa kini. Ketika kebakaran terjadi, segala sesuatu akan luluh lantak.
Raja-raja memiliki banyak ruang penyimpanan yang kokoh dalam istana mereka.
Seandainya terjadi gempa bumi atau kebakaran hebat, ruang-ruang penyimpanan itu
tetap mampu bertahan mengatasi semuanya. Anda anak-anak mengerti bahwa tidak ada
apa pun di sini yang akan berguna di sana. Bahkan semua tambang akan menjadi
penuh kembali. Sains juga akan menjadi sangat canggih dan bermanfaat bagi Anda.
Anda anak-anak memiliki seluruh pengetahuan dalam intelek Anda. Anda anak-anak
sekarang mengetahui tentang permulaan, pertengahan, dan akhir dunia. Hanya ada
sedikit yang tersisa pada akhirnya, dan kita juga akan mengetahui itu. Bagaimana
mungkin Baba bisa memberitahukan segalanya kepada Anda sebelumnya? Baba berkata,
“Saya juga terikat oleh drama. Pengetahuan apa pun yang telah Anda terima hingga
saat ini sudah ditakdirkan dalam drama. Anda harus mengerti bahwa setiap detik
yang berlalu sudah ditakdirkan dalam drama. Kita akan lihat besok, apa yang akan
terjadi besok. Baba tidak akan memberi tahu Anda hari ini tentang apa yang akan
terjadi besok.” Manusia tidak memahami rahasia drama ini. Mereka telah
memperpanjang durasi siklus sedemikian rupa. Anda membutuhkan keberanian untuk
memahami drama ini. Bahkan seandainya ibu Anda meninggalkan badan, makanlah
halva! Kita mengerti bahwa dia sudah meninggalkan badan dan mengalami kelahiran
berikutnya. Untuk apa menangis? Baba telah menjelaskan, “Anda bisa mencetak di
surat kabar bahwa pameran ini dilangsungkan pada tanggal ini, di tempat ini,
dengan cara yang sama, 5000 tahun yang lalu. Anda bisa menuliskan bahwa sejarah
dan geografi dunia sekarang sedang diulangi kembali.” Anda mengerti bahwa dunia
ini hanya akan berlangsung beberapa hari lagi dan segala sesuatu akan
dihancurkan. Kita akan berupaya dan menjadi penakluk perbuatan berdosa. Periode
perbuatan berdosa dimulai di zaman perunggu. Itulah periode ketika perbuatan
berdosa dilakukan. Pada saat ini, Anda sedang menaklukkan perbuatan berdosa.
Jadi, Anda akan menjadi penakluk perbuatan berdosa. Anda menaklukkan perbuatan
berdosa dengan mengikuti shrimat, kemudian Anda akan menjadi penakluk perbuatan
berdosa. Anda tetap berkesadaran jiwa di sana; tidak ada kesadaran badan di sana.
Kesadaran badan ada di zaman besi. Di zaman peralihan, Anda menjadi berkesadaran
jiwa. Anda juga mengenal Sang Ayah Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi.
Ini adalah kebanggaan suci. Anda, para Brahmana, adalah yang paling luhur.
Andalah hiasan marga Brahmana yang terluhur. Hanya Anda yang menerima
pengetahuan ini; tidak ada orang lain yang menerimanya. Ini adalah marga Anda
yang paling luhur. Ada ungkapan, “Tanyalah anak-anak Gopi Vallabh tentang
kebahagiaan di luar panca indra.” Anda sekarang sedang memenangkan lotre.
Setelah Anda menerima sesuatu, tak lagi ada kebahagiaan sebesar itu. Ketika
seseorang menjadi kaya dari miskin, timbul kebahagiaan besar. Anda tahu bahwa
semakin besar upaya yang Anda lakukan, semakin besar warisan kerajaan yang akan
Anda klaim dari Sang Ayah. Anda masing-masing menerimanya sesuai dengan upaya
yang Anda lakukan. Hal utama yang Baba katakan adalah: “Ingatlah Ayah Anda yang
terkasih.” Beliau adalah Sang Ayah yang terkasih dari semua jiwa. Hanya Beliau
yang datang dan memberikan kebahagiaan dan kedamaian kepada semua jiwa. Kerajaan
devi-devta sekarang sedang didirikan. Tidak ada raja dan ratu di sana; Anda
menyebut mereka maharaja dan maharani. Seandainya mereka disebut “tuhan”, itu
akan berlaku bagi raja, ratu, dan seluruh rakyat, karena mereka semua akan
menjadi “tuhan”. Inilah sebabnya, mereka tidak bisa disebut “tuhan”. Tuhan itu
Esa. Manusia tidak bisa disebut “tuhan”. Bahkan para penghuni alam halus,
Brahma, Vishnu, dan Shankar, disebut dewa. Bagaimana mungkin penghuni dunia
fisik disebut “tuhan”? Dunia yang tertinggi adalah alam jiwa, kemudian ada alam
halus, dan dunia fisik ini adalah yang ketiga. Ini harus diingat dalam intelek
Anda. Sang Ayah dari semua jiwa adalah Shiva Baba. Beliau juga merupakan Sang
Pengajar dan Sang Guru. Beliau juga Sang Pandai Emas, Sang Pengacara, dan
sebagainya. Beliau membebaskan semua jiwa dari penjara Rahwana. Shiva Baba
adalah Sang Pengacara yang sedemikian hebat! Mengapa Anda melupakan Sang Ayah
yang sedemikian rupa? Mengapa Anda mengatakan, “Baba, saya melupakan-Mu”? Ada
banyak badai Maya. Baba berkata, “Ini pasti terjadi. Anda harus melakukan upaya.”
Ini adalah pertempuran melawan Maya. Anda, para Pandawa, tidak bertempur dengan
Kurawa. Bagaimana mungkin Pandawa bertempur? Jika benar demikian, berarti mereka
penuh kekerasan. Baba tidak mengajarkan kekerasan. Orang-orang itu tidak
mengerti apa-apa. Sesungguhnya, kita tidak bertempur. Baba hanya menunjukkan
jalan kepada kita untuk mengingat Beliau sehingga tidak akan ada serangan Maya.
Ada kisah tentang seseorang yang ditanya, apakah dia menginginkan kebahagiaan
atau kesengsaraan lebih dahulu. Dia mengatakan bahwa dia menginginkan
kebahagiaan lebih dahulu. Tidak bisa ada kesengsaraan di zaman emas. Anda tahu
bahwa semua Sita sekarang sedang berada dalam pondok kesengsaraan Rahwana.
Seluruh dunia ini adalah pulau di tengah-tengah samudra. Semua jiwa sekarang
terkurung dalam penjara Rahwana. Sang Ayah telah datang untuk memberikan
keselamatan kepada semua jiwa. Semua jiwa sekarang berada dalam pondok
kesengsaraan. Ada kebahagiaan di surga dan ada kesengsaraan di neraka. Ini
disebut pondok kesengsaraan. Itu adalah daratan tanpa kesengsaraan, yaitu surga.
Perbedaannya begitu besar! Anak-anak, berusahalah mengingat Sang Ayah, maka air
raksa kebahagiaan Anda akan naik. Jika Anda tidak mengikuti nasihat Sang Ayah,
berarti Anda adalah anak-anak tiri. Anda akan berakhir di kalangan rakyat.
Anak-anak sejati akan memasuki kerajaan. Jika Anda ingin masuk ke dalam kerajaan,
Anda harus mengikuti shrimat. Anda tidak menerima petunjuk dari Krishna.
Petunjuk hanya datang dari dua pihak. Anda sekarang sedang menerima shrimat dan
Anda akan menerima imbalannya di zaman emas. Kemudian, di zaman perunggu, Anda
menerima petunjuk Rahwana. Semua jiwa menjadi iblis karena mengikuti petunjuk
Rahwana. Anda sekarang sedang menerima petunjuk Tuhan. Hanya Sang Ayah Yang Esa
yang memberi Anda petunjuk, dan Beliau adalah Tuhan. Anda menjadi begitu suci
dengan mengikuti petunjuk Tuhan. Dosa pertama adalah terapung-apung di samudra
racun. Devi-devta tidak terapung-apung di samudra racun. Orang bertanya,
“Bukankah anak-anak dilahirkan di sana?” Mengapa di sana tidak akan ada
anak-anak? Akan tetapi, itu adalah dunia tanpa sifat buruk; dunia itu sama
sekali tanpa sifat buruk. Sifat-sifat buruk di sini tidak ada di sana. Sang Ayah
telah menjelaskan bahwa devi-devta hanya berkesadaran jiwa, bukan berkesadaran
Tuhan. Anda berkesadaran jiwa dan juga berkesadaran Tuhan. Pada awalnya, Anda
tidak memiliki kesadaran tentang keduanya. Di zaman emas, Anda tidak mengenal
Tuhan. Anda hanya tahu bahwa Anda adalah jiwa, bahwa Anda jiwa-jiwa akan
meninggalkan badan tua dan mengambil badan baru. Anda tahu sebelumnya, kapan
Anda akan meninggalkan badan tua Anda dan mengambil badan baru. Bahkan ketika
Anda akan mengandung anak, Anda akan menerima penglihatan tentang itu sebelumnya.
Anda menjadi master atas seluruh dunia melalui kekuatan yoga. Jadi, tidak
bisakah anak-anak terlahir melalui kekuatan yoga? Anda bisa menyucikan apa pun
dengan kekuatan yoga. Akan tetapi, Anda lupa untuk terus mengingat Baba.
Beberapa anak mengembangkan latihan ini. Banyak saniyasi sangat menghargai
makanan yang mereka terima. Pada saat itu, mereka merapal banyak mantra sebelum
menyantap makanan tersebut. Anda juga telah diberi tahu tentang pantangan.
Jangan makan daging atau minum alkohol. Anda sedang menjadi devi-devta.
Devi-devta tidak pernah memakan sampah. Anda harus menjadi sesuci mereka. Baba
berkata, “Dengan mengenal Saya dari Saya sendiri, Anda akan mengetahui segala
sesuatu. Kemudian, tidak ada lagi yang perlu Anda ketahui.” Di zaman emas, akan
ada berbagai macam pendidikan. Sekarang adalah akhir dari segala studi di
daratan kematian ini. Semua bisnis di daratan kematian akan berakhir, kemudian
bisnis di daratan keabadian akan dimulai. Anda anak-anak harus memiliki
intoksikasi sebesar ini. Kita dahulu adalah master daratan keabadian. Anda
anak-anak hidup dalam kebahagiaan melampaui panca indra. Peliharalah kondisi
kebahagiaan tertinggi. Kita adalah anak-anak dan murid-murid Sang Ayah Yang Maha
Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi. Sang Ayah Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang
Maha Tinggi, sekarang akan membawa kita pulang ke rumah. Ini disebut kebahagiaan
tiada tara yang tertinggi. Hal-hal ini tidak ada di zaman emas. Anda sedang
mendengarkan ini sekarang. Pada saat ini, Anda milik keluarga Tuhan.
“Kebahagiaan melampaui panca indra” yang dirasakan oleh para gope dan gopi,
merupakan memorial dari saat ini. Baba, Sang Penghuni hunian yang tertinggi,
datang dan menjadi Sang Ayah, Sang Pengajar, dan Sang Guru bagi kita.
Ketiga-tiganya adalah Sang Pelayan. Beliau tidak memiliki kesombongan apa pun
mengenai ini. Beliau mengatakan, “Saya melayani Anda dan memberi Anda segalanya,
kemudian Saya pergi dan duduk di hunian nirvana.” Oleh sebab itu, Beliau adalah
Sang Pelayan bagi kita, bukan? Para wali raja selalu menandatangani surat mereka
dengan salam penutup: “Saya, pelayan Anda yang patuh.” Baba juga tanpa citra
jasmani dan tanpa ego. Lihatlah bagaimana Beliau duduk di sini dan mengajar kita.
Tidak ada orang lain yang mampu mengajarkan studi yang sedemikian luhur kepada
kita. Tidak ada orang lain yang bisa memberi kita poin-poin yang sedemikian
luhur. Manusia tidak mengerti bahwa bukan seorang guru yang mengajar orang ini.
Seandainya dia memiliki guru, maka guru tersebut pasti juga menjadi guru dari
banyak orang lain. Mungkinkah dia hanya menjadi guru dari satu orang? Hanya Sang
Ayahlah yang menyucikan manusia yang tidak suci. Beliau melakukan pendirian
agama devi-devta yang asli dan abadi. Baba berkata, “Saya datang pada zaman
peralihan dalam setiap siklus.” Anda mengatakan, “Baba, kita juga bertemu di
siklus sebelumnya.” Hanya Baba yang datang untuk menyucikan Anda. “Saya
menyucikan Anda anak-anak untuk 21 kelahiran.” Oleh karena itu, Anda harus
meresapkan semua ini, kemudian jelaskanlah kepada orang lain apa pun yang Baba
jelaskan kepada Anda. Kita sedang mengklaim warisan untuk 21 kelahiran kita di
masa depan dari Baba. Dengan mengingat ini, Anda akan bahagia. Inilah
kebahagiaan tiada tara yang tertinggi. Hanya pada saat inilah Anda menerima
semua berkah ini dari Baba untuk menjadi master yang berpengetahuan penuh dan
penuh dengan kebahagiaan tiada tara. Di zaman emas, Anda akan menjadi buddhu;
Lakshmi dan Narayana sama sekali tidak memiliki pengetahuan. Seandainya mereka
memiliki pengetahuan, itu pasti berlanjut sejak zaman dahulu kala. Bahkan
devi-devta pun tidak bisa merasakan kebahagiaan tiada tara yang tertinggi, yang
Anda rasakan. Achcha.
Kepada anak-anak
yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah
ditemukan kembali, cinta kasih, ingatan dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang
Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.
Intisari untuk
dharna:
1. Agar bisa
menjadi devi-devta, Anda harus memperhatikan agar makanan dan minuman Anda
sangat bersih. Majulah selagi mematuhi semua pantangan. Sucikanlah makanan Anda
dengan memberikannya drishti melalui kekuatan yoga.
2. Kita adalah
anak-anak dan murid-murid Sang Ayah Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi.
Beliau sekarang akan membawa kita pulang ke rumah Beliau. Peliharalah
intoksikasi ini dan rasakanlah kebahagiaan dan kebahagiaan tiada tara yang
tertinggi.
Berkah:
Semoga Anda
menjadi pelayan yang konstan dan mentransformasi keluarga lokik Anda menjadi
keluarga ilahi ini dengan cinta kasih Anda untuk pelayanan.
Tugas seorang
pelayan adalah untuk senantiasa sibuk melakukan pelayanan, baik itu pelayanan
dengan pikiran, kata-kata, atau perbuatan. Seorang pelayan tidak pernah
menganggap pelayanan sebagai sesuatu yang terpisah dari dirinya. Mereka yang
inteleknya senantiasa mengasihi pelayanan mengubah keluarga lokik mereka menjadi
keluarga ilahi ini. Seorang pelayan tidak menganggap rumahnya sebagai rumah,
tetapi sebagai tempat untuk melakukan pelayanan. Kebajikan ilahi utama seorang
pelayan adalah penanggalan. Mereka yang memiliki sikap mental penanggalan
tinggal di rumah tangga mereka sebagai perwujudan tapasya yang melaluinya
pelayanan terjadi dengan sendirinya.
Slogan:
Untuk
menjadikan sanskara Anda ilahi, serahkanlah mental dan intelek Anda kepada Sang
Ayah.
Sinyal Avyakt:
Untuk Menjadi Agung Resapkanlah Kebajikan Ilahi Kemanisan dan Kerendahan Hati
Untuk beberapa saat,
berikanlah jiwa lain drishti manis atau beberapa kata manis, dengan begitu Anda
akan membuat jiwa itu menjadi penuh selamanya. Drishti manis atau kata-kata
manis, walaupun hanya sesaat, itu akan mengubah dunia jiwa tersebut. Beberapa
kata manis akan menjadi sarana untuk mewujudkan transformasi permanen.