07.01.26 Morning
Indonesian Murli Om Shanti BapDada Madhuban
Intisari:
Anak-anak
yang manis, jangan pernah main hakim sendiri. Jika seseorang membuat kesalahan,
laporkanlah itu kepada Baba, maka Baba akan memperingatkan jiwa tersebut.
Pertanyaan:
Kontrak apa
yang dimiliki Sang Ayah?
Jawaban:
Hanya Sang
Ayah Yang Esalah yang memiliki kontrak untuk menghilangkan kecacatan anak-anak.
Ketika Baba mendengar tentang kelemahan anak-anak, Beliau menjelaskan kepada
mereka dengan cinta kasih, untuk membantu mereka menghilangkannya: “Jika Anda
anak-anak melihat kelemahan siapa pun, jangan main hakim sendiri. Main hakim
sendiri itu salah.”
Om Shanti.
Anak-anak
rohani yang termanis, Anda datang kepada Sang Ayah untuk disegarkan karena Anda
tahu bahwa Anda harus mengklaim kedaulatan Anda atas dunia yang tak terbatas
dari Sang Ayah yang tak terbatas. Jangan pernah melupakan ini. Akan tetapi, Anda
lupa; Maya membuat Anda melupakannya. Seandainya Maya tidak membuat Anda lupa,
Anda pasti merasakan kebahagiaan yang besar. Sang Ayah menjelaskan, “Anak-anak,
teruslah melihat lencana Anda berulang kali. Lihatlah juga gambar-gambar,
berulang kali. Selagi berjalan dan beraktivitas dengan mengingat Sang Ayah,
teruslah melihat lencana Anda, maka Anda akan memahami bahwa Anda akan menjadi
seperti itu. Anda juga harus meresapkan kebajikan ilahi. Inilah waktu untuk
menerima pengetahuan.” Sang Ayah berkata, “Anak-anak yang termanis!” Siang dan
malam, Beliau terus mengatakan, “Anak-anak yang manis.” Anak-anak tidak
mengatakan, “Baba yang termanis.” Sesungguhnya, Anda harus mengatakan ini kepada
keduanya; kedua Baba begitu manis, bukan? BapDada tak terbatas. Mereka yang
berkesadaran badan sekadar mengatakan kepada Baba, “Baba yang sangat manis.”
Beberapa anak bahkan mengatakan berbagai hal kepada BapDada karena amarah. Saat
Anda mengatakannya kepada Dada, Anda juga mengatakannya kepada Baba; itu sama.
Terkadang, anak-anak menjadi kesal terhadap pengajar mereka, dan terkadang
terhadap satu sama lain. Oleh sebab itu, Sang Ayah yang tak terbatas duduk di
sini dan memberikan ajaran kepada Anda anak-anak. Ada banyak anak di desa-desa.
Beliau terus menulis kepada semua orang, “Saya telah menerima laporan tentang
bagaimana Anda menjadi sangat marah.” Sang Ayah yang tak terbatas menyebutnya
sebagai kesadaran badan. Baba memberi tahu semua orang, “Anak-anak, jadilah
berkesadaran jiwa!” Semua anak terus berfluktuasi. Dalam hal ini, Maya bertempur
melawan mereka yang dikenalinya sebagai anak-anak yang kuat dan tangguh. Hanuman
telah digambarkan selagai seorang Mahavira (kesatria pemberani). Mereka berusaha
menggoyahkannya. Pada saat inilah Maya menguji semua orang. Semua jiwa mengalami
kemenangan dan kekalahan melawan Maya. Dalam peperangan ini, Anda mengingat Baba
dan Anda melupakan Baba. Anda masing-masing mengklaim status yang bagus sesuai
dengan seberapa banyak Anda terus mengingat Baba, atau seberapa konstan Anda
berupaya untuk mengingat Beliau. Sang Ayah telah datang untuk mengajar Anda
anak-anak, dan Beliau terus mengajar Anda. Anda harus terus mengikuti shrimat.
Hanya dengan mengikuti shrimat, Anda akan menjadi luhur. Tidak ada persoalan
menjadi kesal terhadap siapa pun dalam hal ini. Merasa kesal berarti menjadi
marah. Jika seseorang melakukan kesalahan, laporkanlah itu kepada Baba. Jangan
berinisiatif untuk memberi tahu siapa pun. Itu seperti main hakim sendiri.
Pemerintah tidak mengizinkan siapa pun untuk main hakim sendiri. Jika seseorang
meninju orang lain, dia tidak balas ditinju; dia dilaporkan kepada pihak yang
berwenang dan dituntut secara hukum. Di sini juga sama, Anda anak-anak jangan
pernah berbantah dengan siapa pun. Sampaikanlah saja kepada Baba. Hanya Baba
Yang Esalah yang akan memperingatkan semua orang. Baba akan menunjukkan metode
yang sangat manis kepada Anda. Beliau akan memberi Anda ajaran dengan teramat
manis. Dengan menjadi berkesadaran badan, Anda menurunkan status Anda sendiri.
Untuk apa Anda menciptakan kerugian bagi diri sendiri? Sebisa mungkin, teruslah
mengingat Baba dengan banyak cinta kasih. Ingatlah Sang Ayah yang tak terbatas,
yang memberi Anda kedaulatan dunia, dengan banyak cinta kasih. Anda hanya perlu
meresapkan kebajikan ilahi. Jangan pernah menghina siapa pun. Pernahkah
devi-devta menghina siapa pun? Beberapa anak tidak bisa berhenti menghina orang
lain. Beri tahukanlah itu kepada Sang Ayah, maka Beliau akan memberikan
penjelasan kepada mereka dengan banyak cinta kasih. Jika tidak, waktu terbuang
sia-sia. Lebih baik Anda mengingat Baba daripada menghina orang lain; dengan
demikian, Anda bisa memperoleh banyak manfaat. Tidak bagus berdebat dengan siapa
pun. Hati Anda anak-anak mengerti bahwa Anda sedang mendirikan kedaulatan dunia
baru. Anda harus memiliki begitu banyak intoksikasi spiritual di dalam diri Anda.
Hal-hal yang utama adalah ingatan akan Baba dan kebajikan ilahi; bagaimanapun
juga, Anda mengingat siklus. Anda bisa mengingatnya dengan mudah. Ada siklus 84
kelahiran. Anda mengetahui permulaan, pertengahan, akhir, dan durasi siklus.
Anda harus memberikan perkenalan kepada semua orang dengan banyak cinta kasih.
Sang Ayah yang tak terbatas sedang menjadikan kita master dunia. Beliau sedang
mengajar kita Raja Yoga. Penghancuran sudah di ambang pintu. Saat ini adalah
zaman peralihan, ketika dunia baru didirikan dan dunia lama dihancurkan. Baba
terus memperingatkan Anda anak-anak. Dengan terus mengingat Baba, Anda menerima
kebahagiaan; semua penderitaan dan rasa sakit dari badan Anda dihilangkan. Itu
akan dihilangkan selama setengah siklus. Sang Ayah mendirikan daratan
kebahagiaan. Setelah itu, Maya, Rahwana, selanjutnya mendirikan daratan
penderitaan. Anda anak-anak mengerti secara berurutan, sesuai dengan upaya Anda.
Sang Ayah memiliki begitu banyak cinta kasih terhadap Anda anak-anak. Sang Ayah
telah mengasihi Anda sejak permulaan. Beliau mengerti bahwa Anda anak-anak telah
menjadi jelek karena duduk di atas tungku sifat buruk nafsu birahi. Oleh sebab
itu, Beliau datang untuk menjadikan Anda rupawan. Sang Ayah penuh pengetahuan.
Anda anak-anak menerima pengetahuan, sedikit demi sedikit. Maya kemudian membuat
Anda melupakannya. Dia tidak membiarkan Anda tetap bahagia. Hari demi hari,
biarlah air raksa kebahagiaan Anda anak-anak tetap senantiasa tinggi. Di zaman
emas, air raksa kebahagiaan Anda sangat tinggi. Anda sekarang harus
meningkatkannya tinggi-tinggi melalui perziarahan ingatan. Air raksa kebahagiaan
hanya bisa meningkat perlahan-lahan. Selagi mengalami kemenangan dan kekalahan,
Anda anak-anak akan mencapai status Anda sebagaimana yang telah Anda capai di
siklus sebelumnya, secara berurutan, sesuai dengan upaya yang Anda lakukan. Akan
tetapi, itu akan memerlukan waktu sama banyaknya seperti pada siklus yang lalu.
Hanya mereka yang lulus di siklus sebelumnyalah yang akan lulus kembali. BapDada
terus mengamati tahapan Anda anak-anak sebagai Sang Pengamat tanpa keterikatan,
dan terus menjelaskan kepada Anda. Anak-anak yang pergi ke center-center yang
lain tidak disegarkan sebanyak di sini. Setelah pergi ke center, mereka kembali
ke atmosfer dunia luar; itulah sebabnya, agar bisa disegarkan, anak-anak datang
kemari. Sang Ayah tetap menulis, “Sampaikanlah cinta kasih dan salam Saya kepada
semua orang dalam keluarga.” Ayah-ayah itu adalah ayah yang terbatas, sedangkan
Yang Esa adalah Sang Ayah yang tak terbatas. Bap dan Dada memiliki banyak cinta
kasih karena mereka melakukan pelayanan yang sedemikian indah setiap siklus, dan
mereka melakukannya dengan banyak cinta kasih. Mereka merasakan banyak belas
kasih dalam hati mereka. Saat Anda tidak belajar dan tidak mengikuti shrimat dan
perilaku Anda kurang bagus, Baba merasakan belas kasih: Anda hanya akan
mengklaim status yang rendah. Apa lagi yang mampu Baba lakukan? Ada begitu
banyak perbedaan antara hidup di sana dan hidup di sini. Akan tetapi, tidak
semua orang bisa tinggal di sini. Jumlah anak-anak terus bertambah. Pengaturan
juga terus dilakukan. Baba juga telah menjelaskan kepada Anda bahwa Abu adalah
tempat perziarahan teragung. Sang Ayah berkata, “Saya datang kemari dan
menjadikan seluruh dunia, termasuk lima unsur alam, suci.” Ada begitu banyak
pelayanan yang harus dilakukan. Hanya Sang Ayahlah yang datang untuk memberikan
keselamatan kepada semua jiwa. Beliau telah melakukan ini tak terhitung kali
banyaknya. Sekalipun Anda mengetahui ini, Anda melupakannya. Itulah sebabnya,
Sang Ayah mengatakan bahwa Maya sangat kuat. Kerajaannya berlangsung selama
setengah siklus. Maya mengalahkan Anda, kemudian Baba mengangkat Anda bangkit
kembali. Banyak anak menulis kepada Baba, “Baba, saya telah jatuh.” Baba
menjawab, “Achcha, jangan jatuh lagi!” Akan tetapi, mereka terus jatuh. Saat
mereka jatuh, mereka berhenti mendaki. Mereka telah cedera berat. Semua orang
menjadi cedera. Segalanya tergantung pada studi. Yoga termasuk dalam studi.
“Orang itu mengajarkan ini kepada saya.” Anda sekarang mengerti bahwa Sang Ayah
sedang mengajar Anda; di sini, Anda menjadi sangat disegarkan. Ada nyanyian,
“Anggaplah mereka yang menghina Anda sebagai sahabat.” Tuhan berkata, “Ada
begitu banyak orang yang menghina Saya! Saya datang dan menjadi Sahabat mereka.
Mereka begitu banyak menghina Saya, tetapi Saya menganggap mereka semua sebagai
anak-anak Saya! Saya begitu mengasihi mereka.” Menghina orang lain itu tidak
baik. Anda harus sangat berhati-hati pada saat ini. Anda anak-anak memiliki
berbagai tahapan karena Anda semua terus berupaya. Saat Anda membuat kesalahan,
berupayalah agar terbebas dari kesalahan itu. Maya membuat semua orang melakukan
kesalahan. Ini adalah pertandingan tinju; sesekali, Anda dicederai sedemikian
rupa sehingga Anda jatuh. Sang Ayah terus memperingatkan Anda, “Anak-anak,
ketika Anda dikalahkan seperti ini, apa pun yang telah Anda pelajari akan
terhapus. Anda jatuh dari lantai lima.” Mereka berkata, “Baba, saya tidak akan
pernah membuat kesalahan yang sama lagi. Ampunilah saya!” Bagaimana Baba bisa
mengampuni Anda? Baba berkata, “Berupayalah!” Baba tahu bahwa Maya sangat kuat.
Dia mengalahkan banyak orang. Sudah menjadi tugas Sang Pengajar untuk mengajar
Anda tentang kesalahan dan membuat Anda bebas dari kesalahan. Bukan berarti
bahwa begitu seseorang membuat kesalahan, dia akan terus membuat kesalahan itu
sepanjang waktu; tidak. Kebajikan luhurlah yang diingat; kesalahan tidak pernah
diingat. Hanya Sang Ayah Yang Esalah Sang Herbalis Abadi. Beliau akan memberi
Anda obat. Mengapa Anda anak-anak main hakim sendiri? Mereka yang menyimpan
jejak-jejak amarah di dalam hati mereka akan terus menghina orang lain. Sudah
menjadi kewajiban Sang Ayah untuk memperbarui semua jiwa. Mereka tidak akan bisa
memperbarui orang lain. Beberapa di antara mereka memiliki sifat buruk amarah
dalam diri mereka. Ketika mereka menghina orang lain, itu bagaikan main hakim
sendiri; orang tidak bisa diperbarui melalui itu. Malahan, akan terjadi konflik
dan mereka akan menjadi seperti garam dan air. Sang Ayah sedang duduk di sini
untuk Anda semua. Main hakim sendiri dan menghina orang lain merupakan kesalahan
besar. Semua orang memiliki satu kelemahan atau yang lain. Hingga saat ini,
belum ada satu pun di antara Anda yang sudah menjadi sempurna. Beberapa memiliki
kecacatan tertentu sedangkan yang lain memiliki kecacatan lain. Sang Ayah
memiliki kontrak untuk menghilangkan semua kecacatan itu. Ini bukan kewajiban
Anda. Saat Sang Ayah mendengar tentang kecacatan anak-anak, Beliau memberikan
penjelasan dengan banyak cinta kasih untuk menghilangkannya. Hingga sejauh ini,
belum ada orang yang telah menjadi sempurna. Semua orang sedang diperbarui
berdasarkan shrimat. Anda akan menjadi sempurna pada akhirnya. Pada saat ini,
Anda semua adalah pembuat upaya. Baba tetap senantiasa tak tergoyahkan. Beliau
terus mengajar Anda anak-anak dengan banyak cinta kasih. Sudah menjadi kewajiban
Sang Ayah untuk mengajar Anda. Selanjutnya, entah Anda mengikutinya atau tidak,
itu keberuntungan Anda. Jika tidak, status Anda menurun sangat banyak. Dengan
tidak mengikuti shrimat dan melakukan berbagai perbuatan sedemikian rupa, status
Anda hancur. Selanjutnya, karena Anda telah membuat kesalahan tersebut, hati
nurani Anda mengganggu Anda. Anda akan harus melakukan banyak upaya. Jika ada
orang yang memiliki kecacatan, Anda harus memberi tahu Sang Ayah.
Memberitahukannya kepada banyak orang merupakan kesadaran badan. Orang-orang
semacam itu tidak mengingat Sang Ayah. Anda harus menjadi tak tercemar. Jika
Anda hanya memberi tahu Yang Esa, maka jiwa itu kemudian bisa diperbarui. Hanya
Sang Ayah Yang Esalah yang memperbarui semua jiwa. Semua jiwa yang lain belum
diperbarui. Akan tetapi, Maya sedemikian liciknya, dia membuat kepala Anda
pusing. Sang Ayah mengarahkan wajah Anda ke satu arah, tetapi Maya kemudian
memutar-mutar Anda sehingga Anda menghadap ke arahnya. Sang Ayah telah datang
untuk memperbarui Anda dan mengubah Anda dari manusia biasa menjadi devi-devta.
Menghina nama seseorang dari pintu ke pintu (menyampaikannya kepada semua orang)
itu bertentangan dengan hukum. Anda harus mengingat Shiva Baba saja. Beliaulah
yang memberikan keputusan. Hanya Baba yang memberikan buah dari perbuatan.
Sekalipun hal ini sudah ditakdirkan dalam drama, pasti ada nama seseorang yang
disebutkan. Sang Ayah terus menjelaskan segala sesuatu kepada Anda anak-anak.
Anda begitu beruntung. Ada begitu banyak tamu yang datang. Mereka yang menerima
banyak tamu sangatlah bahagia. Anda adalah anak-anak, dan Anda juga merupakan
tamu. Sang Pengajar hanya memiliki satu kepedulian ini dalam intelek Beliau,
“Saya harus membuat anak-anak menjadi penuh dengan semua kebajikan luhur,
seperti mereka.” Sesuai rencana drama, Baba memiliki kontrak ini. Anda anak-anak
tidak boleh melewatkan murli. Murlilah yang diingat. Jika Anda melewatkan murli,
itu seperti absen dari sekolah. Ini adalah sekolah Sang Ayah yang tak terbatas.
Jangan melewatkan murli walau satu hari pun. Sang Ayah datang dan mengajar Anda.
Tak seorang pun di dunia memahami ini. Bahkan tidak ada orang yang mengerti
bagaimana surga didirikan. Anda memahami segala sesuatu. Studi ini memampukan
Anda untuk memperoleh banyak penghasilan. Anda menerima buah dari studi ini
selama kelahiran demi kelahiran. Segala sesuatu tentang penghancuran ada
hubungannya dengan studi Anda. Begitu Anda telah menamatkan studi ini, perang
akan dimulai. Setelah belajar dan mengingat Sang Ayah, Anda akan menghadapi
ujian dan menerima nilai penuh, kemudian perang pun dimulai. Saat studi Anda
berakhir, perang akan terjadi. Ini merupakan pengetahuan yang sepenuhnya baru
bagi dunia baru, dan inilah sebabnya orang-orang malang tak berdaya itu bingung.
Achcha.
Kepada anak-anak
yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah
ditemukan kembali, cinta kasih, ingatan, dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang
Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.
Intisari untuk
dharna:
1. Jangan
pernah menghina siapa pun ketika Anda melihat kelemahan mereka. Jangan pernah
menyebarluaskan kecacatan orang lain ke mana-mana. Jangan pernah melepaskan
sifat manis Anda. Jangan pernah menjadi marah atau melawan siapa pun.
2. Hanya Sang Ayah
Yang Esalah yang memperbarui semua jiwa. Oleh sebab itu, beri tahukanlah
segalanya kepada Sang Ayah Yang Esa dan jadilah tak tercemar. Jangan pernah
melewatkan satu murli pun.
Berkah:
Semoga Anda
berkombinasi dengan kekuatan Shiva dan senantiasa menyadari Sang Sahabat Anda
serta mengalami tahapan sebagai pengamat tanpa keterikatan.
Sama seperti sang
jiwa memiliki sahabat sang badan, dan selama sang jiwa memiliki peran di bumi
ini, tak seorang pun mampu memisahkan keduanya. Dengan cara yang sama, Shiva dan
shakti seperti itu memiliki relasi yang mendalam. Maya tidak mampu menghalangi
cinta kasih mendalam dari mereka yang terus maju sebagai perwujudan kekuatan
Shiva. Mereka terus-menerus mengalami persahabatan dan tahapan sebagai pengamat
tanpa keterikatan. Mereka mengalami memiliki seseorang bersama mereka dalam
wujud jasmani.
Slogan:
Untuk menjadi
terbebas dari rintangan dan mengalami tahapan yang konstan dan stabil, latihlah
konsentrasi.
Sinyal Avyakt:
Tetaplah Terbebas dari Ikatan kemudian Alamilah Tahapan Jeevan Mukti
Saat ini, alih-alih
berpikir, “Saya seorang pengajar, saya seorang murid, saya seorang pelayan”,
latihlah ini saat amrit vela: Saya adalah jiwa luhur yang telah datang dari atas
sana ke dunia lama ini, dan ke dalam badan lama ini untuk melayani. Teguhkan
kembali pelajaran, “Saya adalah jiwa”. Anda telah memperkuat pelajaran tentang
menjadi seorang pelayan, tetapi perkuat pelajaran, “Saya, jiwa ini, adalah
seorang pelayan”, maka Anda akan terbebas dalam hidup, yaitu mengalami jeevan
mukti.