09.02.26 Morning
Indonesian Murli Om Shanti BapDada Madhuban
Intisari:
Anak-anak
yang manis, Baba, Tuhan Bagi Yang Miskin, telah datang untuk mengubah Anda dari
kerang menjadi berlian. Oleh karena itu, ikutilah shrimat Beliau terus-menerus.
Pertanyaan:
Rahasia mana
yang terlebih dahulu harus Anda jelaskan kepada semua orang?
Jawaban:
Rahasia
tentang Bap dan Dada. Anda tahu bahwa Anda telah datang kemari kepada BapDada;
keduanya ada bersama-sama. Jiwa Shiva ada di dalam orang ini, dan juga ada jiwa
Brahma. Yang satu adalah jiwa, sedangkan yang lain adalah Sang Jiwa Yang Maha
Tinggi. Terlebih dahulu, jelaskanlah kepada semua orang rahasia mendalam, yaitu
bahwa ini adalah Bap dan Dada bersama-sama. Dada ini bukan Tuhan. Manusia tidak
bisa menjadi Tuhan. Hanya Yang Esa, yang tanpa citra jasmani, yang bisa disebut
Tuhan. Beliaulah Sang Ayah. Beliau adalah Sang Penghuni hunian kedamaian.
Lagu:
Akhirnya,
hari yang kita nanti-nantikan telah tiba!
Om Shanti.
Teguhkanlah
bahwa Sang Ayah sedang mengajar melalui Dada, yaitu Shiva Baba sedang
menjelaskan melalui Brahma Dada. Dalam hubungan duniawi, seorang ayah berbeda
dari kakek. Anda menerima warisan kakek melalui ayah. Anda dikatakan menerima
warisan Kakek Anda. Beliau adalah Tuhan Bagi Yang Miskin. Tuhan Bagi Yang Miskin
adalah Yang Esa, yang datang untuk membuat mereka yang miskin menjadi bermahkota.
Jadi, pertama-tama, harus ada keyakinan yang teguh tentang siapa orang ini. Jika
dipandang mata, dia hanyalah manusia biasa. Anda semua memanggilnya Brahma. Anda
semua adalah Brahma Kumar dan Brahma Kumari. Anda tahu bahwa Anda sedang
menerima warisan dari Shiva Baba. Sang Ayah dari semua jiwa telah datang untuk
memberikan warisan. Sang Ayah memberikan warisan kebahagiaan. Kemudian, setelah
setengah siklus, Rahwana mendatangkan kutukan penderitaan. Orang-orang di jalan
pemujaan tersandung-sandung demi mencari Tuhan, tetapi tak seorang pun mampu
menemukan Beliau. Orang-orang Bharata bernyanyi, “Engkaulah Sang Ibu dan Sang
Ayah. Kami menerima banyak kebahagiaan melalui belas kasih-Mu.” Kemudian, mereka
berkata, “Ketika Engkau datang, kami akan menjadi milik-Mu saja dan bukan milik
yang lain. Kami tidak akan mengikatkan diri kepada siapa pun yang lain. Milik
saya hanyalah Shiva Baba.” Anda tahu bahwa Sang Ayah adalah Tuhan Bagi Yang
Miskin. Beliaulah Yang Esa, yang mengubah yang miskin menjadi kaya, mengubah
kerang menjadi berlian. Artinya, Sang Ayah telah datang untuk mengubah jiwa-jiwa
tidak suci yang bersifat zaman besi dan miskin, menjadi jiwa-jiwa bersifat zaman
emas yang bermahkota. Anda anak-anak mengerti bahwa Anda telah datang kemari
kepada BapDada; keduanya ada bersama-sama. Jiwa Shiva ada di dalam orang ini dan
jiwa Brahma juga ada di dalam badan ini, jadi keduanya ada bersama. Yang satu
adalah jiwa, sedangkan yang lain adalah Sang Jiwa Yang Maha Tinggi. Anda semua
adalah jiwa-jiwa. Ada ungkapan bahwa jiwa-jiwa telah begitu lama terpisah dari
Sang Jiwa Yang Maha Tinggi. Anda jiwa-jiwa bertemu Beliau lebih dahulu. Artinya,
Anda jiwa-jiwa bertemu dengan Sang Ayah, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi, yang Anda
panggil-panggil, “Oh, Tuhan, Sang Ayah!” Anda adalah anak-anak Beliau. Anda
pasti menerima warisan dari Sang Ayah. Baba berkata, “Bharata, yang dahulu
adalah mahkota, sekarang telah menjadi begitu miskin. Saya telah datang untuk
menjadikan Anda anak-anak bermahkota sekali lagi. Anda menjadi bermahkota ganda.
Mahkota yang satu adalah mahkota kesucian, yang diwakili oleh cahaya. Mahkota
yang lain terbuat dari permata. Oleh sebab itu, pertama-tama, jelaskanlah kepada
semua orang tentang rahasia mendalam bahwa Bap dan Dada ada bersama-sama.” Orang
ini bukanlah Tuhan. Manusia tidak bisa menjadi Tuhan. Yang Esa yang tanpa citra
jasmani disebut Tuhan. Beliau adalah Sang Ayah, yaitu Sang Penghuni hunian
kedamaian, tempat di mana Anda jiwa-jiwa juga tinggal. Hunian itu juga disebut
sebagai hunian melampaui suara (nirvana) dan hunian peristirahatan. Anda
jiwa-jiwa kemudian harus mengadopsi badan untuk memainkan peran Anda. Sepanjang
setengah siklus, ada peran kebahagiaan, dan sepanjang setengah siklus berikutnya,
ada peran penderitaan. Sang Ayah berkata, “Saya datang ketika penderitaan
menjelang berakhir. Drama ini sudah ditakdirkan.” Anda anak-anak datang kemari,
ke dalam bhatthi. Di sini, jangan mengingat apa pun mengenai dunia luar. Di sini,
ada Sang Ibu, Sang Ayah, dan anak-anak. Tidak ada seorang pun di sini yang
berasal dari komunitas shudra. Mereka yang bukan Brahmana disebut shudra. Anda
tidak memiliki kebersamaan dengan mereka di sini. Di sini, Anda hanya memiliki
kebersamaan dengan Brahmana. Anda, anak-anak Brahmana, tahu bahwa Shiva Baba
telah datang untuk membawa Anda pergi dari neraka dan menjadikan Anda master
kerajaan surga melalui Brahma. Kita bukan master pada saat ini, karena kita
tidak suci. Kita dahulu suci dan kita kemudian mengelilingi siklus 84 kelahiran.
Kita melewati tahapan sato, rajo, dan tamo. Perhitungan 84 kelahiran tertulis
dalam gambar tangga. Sang Ayah duduk di sini dan menjelaskan kepada Anda
anak-anak. Anak-anak yang Beliau temui terlebih dahulu adalah mereka yang
pertama pergi ke zaman emas. Anda telah melewati 84 kelahiran. Hanya Sang Ayah,
Yang Esa, memiliki seluruh pengetahuan mengenai Sang Pencipta dan ciptaan.
Beliau adalah Sang Benih pohon dunia manusia. Sang Benih pasti memiliki
pengetahuan mengenai bagaimana pohon ini tumbuh, dipelihara, dan dihancurkan.
Hanya Sang Ayah yang menjelaskan ini. Anda, orang-orang Bharata, tahu bahwa Anda
miskin. Dahulu, sewaktu Anda menjadi devi-devta, Anda begitu kaya raya. Anda
dahulu bermain-main dengan berlian. Anda dahulu tinggal dalam istana bertatahkan
berlian. Baba sekarang mengingatkan Anda tentang bagaimana Anda menjalani 84
kelahiran. Anda memanggil-manggil, “Oh, Baba, Sang Penyuci, Tuhan Bagi Yang
Miskin, datanglah! Buatlah kami yang miskin ini menjadi master surga kembali.”
Dahulu ada begitu banyak kebahagiaan di zaman emas, sedangkan sekarang ada
begitu banyak penderitaan. Anda anak-anak tahu bahwa pada saat ini, semua jiwa
telah menjadi sepenuhnya tidak suci. Sekarang adalah akhir zaman besi, dan zaman
emas harus datang. Pada awalnya, dahulu hanya ada agama devi-devta yang asli dan
abadi di Bharata. Agama itu sekarang sudah menghilang. Semua orang lain menyebut
diri mereka Hindu. Dewasa ini, ada banyak orang Kristen, karena banyak orang
dari agama Hindu telah beralih agama. Pada awalnya, perbuatan Anda, devi-devta,
dahulu luhur. Anda dahulu milik jalan keluarga yang suci. Sekarang, di kerajaan
Rahwana, Anda telah menjadi milik jalan keluarga yang tidak suci. Itulah
sebabnya Anda tidak bahagia. Zaman emas disebut Kuil Shiva (Shivalaya). Surga
didirikan oleh Shiva Baba. Beliau berkata, “Saya datang untuk mengubah Anda
anak-anak dari shudra menjadi Brahmana serta memberikan kepada Anda warisan
kerajaan dinasti surya dan chandra.” Ini adalah BapDada. Jangan melupakan mereka.
Melalui Brahma, Shiva Baba sedang membuat Anda menjadi orang-orang yang layak
menerima surga, karena jiwa-jiwa yang tidak suci tidak bisa pergi ke hunian
mukti sebelum mereka menjadi suci. Sang Ayah mengatakan, “Saya sekarang telah
datang untuk menunjukkan kepada Anda jalan untuk menjadi suci. Saya pergi
setelah membuat Anda menjadi multi-jutawan, master surga.” Anda telah ingat
bahwa Anda dahulu benar-benar adalah master surga. Pada saat itu, jumlah kita
sangatlah sedikit. Sekarang, ada begitu banyak manusia. Di zaman emas, hanya ada
900.000 jiwa. Sang Ayah berkata, “Saya datang dan mendirikan surga melalui
Brahma serta menjalankan penghancuran melalui Shankar.” Semua orang sedang
membuat persiapan, sama persis seperti yang mereka lakukan di siklus sebelumnya.
Mereka memproduksi begitu banyak bom. Perang Mahabharata juga terjadi 5000 tahun
yang lalu. Tuhan datang dan mengajarkan Raja Yoga untuk mengubah manusia biasa
menjadi Narayana. Oleh sebab itu, dunia zaman besi yang tidak suci pasti harus
dihancurkan. Timbunan jerami harus dibakar. Bagaimana lagi penghancuran bisa
terjadi? Dewasa ini, ada juga bom pembakar. Akan ada hujan lebat tanpa henti dan
banyak gempa bumi, karena hanya dengan demikian, penghancuran bisa terjadi.
Penghancuran dunia lama dan pendirian dunia baru harus terjadi. Ini adalah zaman
peralihan. Ada kematian bagi kerajaan Rahwana dan kemenangan bagi kerajaan Rama.
Dahulu, ada kerajaan Krishna di dunia baru. Orang menyebutkan nama Krishna,
bukan Lakshmi dan Narayana, karena Krishna adalah anak yang sedemikian rupawan
dan menawan. Orang-orang tidak tahu bahwa Krishna dan Radhe berasal dari
kerajaan yang berbeda. Bharata dahulu bermahkota, tetapi sekarang telah bangkrut.
Sang Ayah datang untuk memahkotainya sekali lagi. Baba berkata, “Sekarang,
jadilah suci dan teruslah mengingat Saya saja, maka Anda akan menjadi
satopradhan.” Mereka yang melakukan pelayanan dan menjadikan orang lain setara
dengan diri mereka akan mengklaim status tinggi dan bermahkota ganda. Di zaman
emas, baik raja, ratu, maupun rakyat, semuanya suci. Sekarang adalah
pemerintahan dari rakyat oleh rakyat; kedua mahkota itu tidak lagi ada. Sang
Ayah berkata, “Saya datang ketika kondisi dunia telah menjadi sedemikian rupa.
Saya sekarang sedang mengajarkan Raja Yoga kepada Anda anak-anak. Hanya Sayalah
Sang Penyuci. Sekarang, ingatlah Saya, maka campuran ketidaksucian akan
dihilangkan dari Anda, jiwa-jiwa. Anda kemudian akan menjadi satopradhan. Anda
sekarang harus berubah dari jelek (shyam) menjadi rupawan (sundar).” Ketika emas
tercampuri logam, emas itu menjadi tercemar. Oleh sebab itu, campuran
ketidaksucian itu harus dihilangkan. Sang Ayah yang tak terbatas berkata, “Anda
telah menjadi jelek dengan duduk di atas tungku sifat buruk nafsu birahi!
Sekarang, duduklah di atas tungku pengetahuan dan bakarlah keterikatan dari
semua yang lain. Anda adalah kekasih-kekasih Saya sendiri, Sang Kekasih Yang Esa.”
Semua pemuja mengingat Tuhan. Di zaman emas dan perak, tidak ada pemujaan. Di
sana, Anda menerima imbalan dari pengetahuan. Sang Ayah datang dan mengubah
malam menjadi siang melalui pengetahuan. Bukan berarti bahwa malam berubah
menjadi siang karena Anda mempelajari kitab-kitab suci. Semua hal itu hanyalah
pernak-pernik jalan pemujaan. Hanya Sang Ayah Yang Esa disebut Sang Samudra
Pengetahuan, Sang Penyuci. Beliau datang dan mengajarkan yoga serta pengetahuan
tentang siklus dunia kepada Anda anak-anak. Mereka yang beryoga dengan Ishwara (Tuhan)
menjadi yogeshwara (orang yang beryoga dengan Tuhan), kemudian menjadi pangeran
dan putri raja. Sang Ayah menjadikan Anda raja diraja. Mereka yang dahulu
merupakan raja-raja yang suci, kemudian menjadi tidak suci. Anda, yang dahulu
layak dipuja, kemudian juga menjadi pemuja. Sekarang, teruslah menempuh
perziarahan ingatan sebanyak mungkin, sama seperti seorang kekasih mengingat
kekasihnya, sama seperti dua orang yang bertunangan terus mengingat satu sama
lain. Sang Kekasih memiliki banyak kekasih di jalan pemujaan. Semua orang
mengingat Sang Ayah pada saat mereka menderita, “Oh, Tuhan, hapuslah penderitaan
kami dan berilah kami kebahagiaan!” Di sini tidak ada kedamaian maupun
kebahagiaan. Keduanya ada di zaman emas. Anda jiwa-jiwa sekarang tahu bagaimana
Anda memainkan peran Anda sepanjang 84 kelahiran. Anda menjadi Brahmana,
devi-devta, kesatria, vaisya, dan shudra. Anda memahami tangga 84 kelahiran
dalam intelek Anda. Sekarang, ingatlah Sang Ayah sebanyak mungkin agar dosa-dosa
Anda bisa terhapus. Selagi melakukan perbuatan, teruslah mengingat Sang Ayah
dengan intelek Anda. Kita sedang mengklaim warisan surga kita dari Baba.
Ingatlah Sang Ayah dan warisan Anda. Hanya dengan mengingat Baba, dosa-dosa Anda
bisa terhapus. Semakin banyak Anda terus mengingat Beliau, semakin terang cahaya
kesucian yang memancar; ketidaksucian akan terus dihilangkan. Anda anak-anak
harus meluangkan waktu untuk mencari cara agar mampu terus mengingat Baba
sebanyak mungkin. Anda memiliki banyak waktu di pagi hari. Buatlah upaya ini.
Anda bisa tinggal di rumah sambil merawat anak-anak Anda, tetapi Anda harus
tetap hidup suci dalam kelahiran terakhir ini. Jangan naik ke atas tungku sifat
buruk nafsu birahi. Anda sekarang sedang duduk di atas tungku pengetahuan. Studi
ini sangatlah luhur. Ini membutuhkan cawan emas. Anda menjadi seperti cawan emas
dengan mengingat Sang Ayah. Saat Anda lupa untuk terus mengingat Baba, Anda
menjadi seperti cawan besi. Dengan mengingat Sang Ayah, Anda menjadi master
surga. Ini sangat mudah. Kesucian adalah yang utama dalam hal ini. Hanya dengan
mengingat Baba, Anda akan menjadi suci, dan dengan mengingat siklus dunia, Anda
akan menjadi master surga. Anda tidak perlu meninggalkan rumah. Anda bisa
tinggal di rumah bersama keluarga Anda. Sang Ayah berkata, “Anda telah hidup di
dunia yang tidak suci sepanjang 63 kelahiran. Oleh sebab itu, untuk pergi ke
Kuil Shiva, daratan keabadian, apa sulitnya bagi Anda untuk hidup suci selama
satu kelahiran saja? Anda akan memperoleh penghasilan besar. Taklukkanlah kelima
sifat buruk, karena hanya dengan demikian Anda bisa menjadi penakluk dunia. Jika
tidak, Anda tidak akan mampu mengklaim status.” Sang Ayah berkata, “Semua orang
harus mati. Ini adalah kelahiran Anda yang terakhir. Anda kemudian akan pergi
dan memerintah di dunia baru. Tambang-tambang berlian dan permata akan menjadi
penuh. Di sana, Anda akan terus bermain-main dengan berlian dan permata.” Anda
seharusnya menjadi milik Sang Ayah yang sedemikian rupa dan juga mengikuti
petunjuk Beliau. Hanya dengan mengikuti shrimat, Anda bisa menjadi luhur. Dengan
mengikuti petunjuk Rahwana, Anda telah menjadi korup. Sekarang, ikutilah shrimat
Baba dan jadilah satopradhan dari tamopradhan. Ingatlah Sang Ayah! Baba tidak
memberi Anda kesulitan lain apa pun. Anda begitu banyak tersandung-sandung di
jalan pemujaan. Sekarang, ingatlah Sang Ayah dan siklus dunia. Jadilah pemutar
chakra kesadaran diri, maka Anda akan menjadi penguasa dunia sepanjang 21
kelahiran. Anda telah berulang kali mengklaim kerajaan dan kehilangan kerajaan.
Sepanjang setengah siklus, ada kebahagiaan, dan sepanjang setengah siklus, ada
penderitaan. Sang Ayah berkata, “Saya datang pada zaman peralihan setiap siklus.
Saya menjadikan Anda master daratan kebahagiaan.” Anda sekarang menyadari
bagaimana Anda mengelilingi siklus. Ingatlah siklus ini dalam intelek Anda. Sang
Ayah adalah Sang Samudra Pengetahuan. Anda sedang duduk di sini, di hadapan Sang
Ayah yang tak terbatas. Tuhan, Yang Maha Tinggi, sedang memberi Anda warisan
melalui Prajapita Brahma. Oleh sebab itu, sekarang, sebelum penghancuran
berlangsung, ingatlah Sang Ayah dan jadilah suci. Achcha.
Kepada anak-anak
yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah
ditemukan kembali, cinta kasih, ingatan, dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang
Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.
Intisari untuk
dharna:
1. Agar bisa
terus-menerus mengingat Sang Ayah, buatlah intelek Anda menjadi cawan emas. Anda
harus mengingat Baba, bahkan selagi melakukan perbuatan. Hanya dengan mengingat
Baba, akan ada cahaya kesucian.
2. Jangan pernah
melewatkan murli! Pahamilah rahasia drama secara akurat. Selagi berada di dalam
bhatthi ini, jangan mengingat apa pun tentang dunia luar.
Berkah:
Semoga Anda
menjadi angsa suci luhur, yang hanya melihat dan berbicara tentang keistimewaan
masing-masing.
Pada zaman peralihan,
setiap anak pasti menerima satu atau beberapa kebajikan luhur melalui
pengetahuan ini. Oleh karena itu, jadilah angsa suci dan lihat serta bicarakan
keistimewaan masing-masing. Kapan pun Anda melihat atau mendengarkan kecacatan
jiwa lain, Anda harus memahami bahwa itu bukanlah kecacatan mereka, melainkan
kecacatan Anda sendiri, karena Anda semua adalah milik Sang Ayah Yang Esa, satu
keluarga, dan merupakan manik-manik dari satu rosario. Sama seperti Anda tidak
ingin kelemahan Anda diketahui orang lain, demikian pula, jangan membicarakan
kelemahan jiwa lain. Angsa suci berarti jiwa yang mengambil keistimewaan dan
mengakhiri kelemahan.
Slogan:
Pemenang,
pasti adalah pembuat upaya intens yang menghemat waktu.
Sinyal Avyakt:
Dengan Keistimewaan Kesatuan dan Keyakinan; Jadilah Penuh Kesuksesan
Keistimewaan
manik-manik adalah semua jenis manik yang sama dijalin pada satu benang. Begitu
pula ketika Anda semua manik-manik rosario kemenangan terlihat berada pada satu
arah yang sama, stabil dalam cinta kasih kepada Yang Esa dalam tahapan yang
konstan, maka Anda kemudian akan dijalin dalam rosario tersebut. Jika ada dua
arah di antara Anda, maka Anda menjadi manik dari rosario yang lain, yaitu
rosario 16.000.