11.04.26 Morning
Indonesian Murli Om Shanti BapDada Madhuban
Intisari:
Anak-anak
yang manis, jadilah antarmukhi, tetaplah berada dalam tahapan berpengetahuan
penuh, dan resapkanlah perkataan luhur ini, maka Anda akan mampu memberi manfaat
bagi diri sendiri dan jiwa-jiwa lain
(Dari buku harian para Dadi)
Om Shanti.
Setiap anak
pembuat upaya terlebih dahulu harus benar-benar mengadopsi tahapan antarmukhi.
Ada banyak manfaat yang terlebur dalam antarmukhi. Hanya dengan memiliki tahapan
ini, Anda bisa menjadi tak tergoyahkan, konstan, sabar, rendah hati, meresapkan
kebajikan-kebajikan ilahi, serta mencapai tahapan berpengetahuan penuh yang
komplet. Ketika Anda tidak antarmukhi, Anda tidak bisa mencapai tahapan
berpengetahuan penuh yang komplet. Ini karena jika Anda tidak secara pribadi
meresapkan perkataan luhur yang Anda dengar dan tidak menyelami kedalamannya,
melainkan hanya mengulanginya, maka perkataan luhur itu hanya menjadi sekadar
kata-kata. Jika perkataan luhur tidak didengarkan dalam tahapan berpengetahuan
penuh, maka bayang-bayang Maya menyelimuti perkataan luhur itu.
Ketika Anda sekadar
mengulangi perkataan luhur yang Anda dengar, perkataan itu terpengaruh oleh
vibrasi Maya yang tidak suci, sehingga bukannya Anda dan orang lain bisa
mengambil manfaat darinya, justru kerugian yang akan dialami. Oleh sebab itu,
“Wahai, anak-anak, jadilah sepenuhnya antarmukhi!” Mental Anda seperti kuil.
Sebagaimana selalu ada keharuman di dalam kuil, demikian juga, hanya ketika kuil
mental Anda menjadi suci, barulah pikiran-pikiran suci bisa muncul. Hanya patung
devi-devta yang suci yang disimpan di kuil, bukan patung iblis. Demikian juga,
Anda masing-masing harus menghiasi kuil mental dan hati Anda dengan
patung-patung semua kebajikan ilahi. Kebajikan-kebajikan ilahi itu adalah: bebas
dari keterikatan, bebas dari keserakahan, bebas dari rasa takut, sabar, dan
tanpa ego, karena inilah sifat-sifat ilahi Anda. Anda anak-anak harus menjadikan
kuil mental Anda sangat cemerlang dan jernih, yaitu sepenuhnya suci. Hanya
ketika kuil Anda menjadi begitu cemerlang dan jernih, barulah Anda bisa pergi ke
surga yang cemerlang, jernih, dan penuh cinta kasih. Anda sekarang sedang
berupaya untuk menjadikan mental Anda benar-benar cemerlang, sekaligus
mengendalikan indera fisik dan mental Anda, yang semuanya dipengaruhi oleh sifat
buruk. Anda bukan saja harus melayani diri sendiri, melainkan juga harus
melakukan pelayanan ilahi ini untuk orang lain. Sesungguhnya, makna dari
melakukan pelayanan sangatlah dalam dan halus. Melakukan pelayanan bukanlah
sekadar memperingatkan seseorang mengenai suatu kesalahan. Tidak. Anda harus
mengirimkan vibrasi halus kepada mereka melalui kekuatan yoga Anda dan membakar
pikiran-pikiran tidak suci dalam diri mereka. Inilah pelayanan sejati yang
terluhur. Di samping itu, Anda juga harus memberikan perhatian kepada diri
sendiri. Bukan perkataan dan perbuatan Anda saja yang harus diperhatikan; Anda
bahkan tidak boleh memiliki pikiran tidak suci sedikit pun dalam mental Anda,
karena vibrasinya mencapai banyak orang dan mendatangkan kerugian secara halus,
sehingga itu akan menciptakan beban bagi Anda; beban ini selanjutnya menjadi
ikatan. Jadi, anak-anak, berhati-hatilah, dan lakukan pelayanan ilahi bagi orang
lain juga. Ini adalah tugas alokik dari anak-anak yang serviceable. Mereka yang
melakukan pelayanan seperti ini tidak boleh menerima pelayanan apa pun dari
orang lain. Bahkan seandainya Anda membuat kekeliruan, luruskanlah itu untuk
selamanya melalui kekuatan yoga intelek Anda. Seorang pembuat upaya intens
segera menyadarinya begitu dia menerima sedikit saja sinyal, kemudian
mentransformasi diri dan memberikan perhatian yang semestinya sejak saat itu,
seiring dengan kemajuannya. Inilah tugas dari anak-anak yang berintelek luas.
Wahai, napas hidupku, ada makna penting yang mendalam ketika Anda
mempersembahkan badan, mental, dan kekayaan Anda ke dalam api persembahan
pengetahuan untuk kedaulatan diri yang tak termusnahkan ini, yang diciptakan
oleh Sang Jiwa Yang Maha Tinggi. Sejak Anda mengatakan bahwa Anda telah
mempersembahkan badan, mental, dan kekayaan Anda, yaitu sejak Anda menyerahkan
segala sesuatu ke dalam api persembahan ini dan mati, maka mulai detik itu, Anda
tidak memiliki apa pun. Dalam hal itu juga, Anda pertama-tama harus menggunakan
badan dan mental Anda sepenuhnya untuk melakukan pelayanan. Ketika segala
sesuatu adalah bagi yagya dan Tuhan, tidak ada yang tersisa untuk diri Anda
sendiri, dan Anda bahkan tidak bisa menyia-nyiakan kekayaan apa pun. Bahkan
mental Anda juga tidak bisa mengikuti pemikiran yang tidak suci dan berdosa,
karena Anda telah menyerahkannya kepada Tuhan. Bagaimanapun juga, Tuhan adalah
Sosok kesucian dan kedamaian. Oleh sebab itu, pikiran-pikiran yang tidak suci
dengan sendirinya mereda. Jika Anda menyerahkan mental Anda ke tangan Maya, maka
karena Maya memiliki banyak ragam wujud, bermacam-macam pikiran bisa timbul dan
menunggangi mental, yang seperti kuda. Jika seorang anak sampai sekarang masih
memiliki pikiran berdosa, maka pahamilah bahwa mentalnya belum sepenuhnya
dipersembahkan, yaitu mentalnya tidak sepenuhnya menjadi milik Tuhan. Oleh sebab
itu, anak-anak penanggal yang komplet, sekarang pahamilah rahasia yang mendalam
dan jadilah pengamat tanpa keterikatan selagi melakukan perbuatan; amatilah diri
Anda dan majulah dengan sangat berhati-hati. Gopi Vallabh sendiri sedang
menjelaskan kepada Anda, para gope dan gopi Beliau yang terkasih, tentang apa
sebenarnya cinta kasih yang nyata dan sejati dari Anda semua. Wahai, kekasihku,
Anda harus menerima peringatan yang penuh cinta kasih dari satu sama lain,
karena seindah apa pun suatu bunga, pemeliharaan yang Anda terima juga sama
luhurnya. Untuk membuat bunga-bunga menjadi bernilai, Sang Tukang Kebun harus
memangkas duri-duri dari mereka. Demikian juga, ketika seseorang memperingatkan
Anda, pahamilah bahwa orang itu sedang memelihara Anda, yaitu dia sedang
melayani Anda. Anda harus menghormati pemeliharaan dan pelayanan itu. Inilah
cara untuk menjadi sempurna. Inilah cinta kasih sejati dari dalam hati, yang
terisi dengan pengetahuan. Biarlah terdapat rasa hormat yang besar terhadap satu
sama lain dalam cinta kasih ilahi ini. Dalam setiap aspek, Anda harus terlebih
dahulu memperingatkan diri sendiri. Ini adalah tahapan yang sangat manis dan
rendah hati. Dengan maju dalam cinta kasih seperti ini, Anda seakan-akan
mengalami hari-hari zaman emas yang indah dalam hati. Di sana, cinta kasih ini
akan alami. Meskipun demikian, pada masa termanis di zaman peralihan ini, cinta
kasih yang sangat manis dan menghibur ini membantu Anda untuk saling melayani.
Cinta kasih suci ini diingat di dunia. Anda semua, bunga-bunga yang hidup, harus
senantiasa ceria setiap saat, karena dengan memiliki keyakinan dalam intelek
Anda, seluruh pembuluh darah Anda menjadi terisi penuh dengan kekuatan Tuhan.
Kekuatan yang memiliki daya tarik sedemikian rupa pasti menunjukkan keajaiban
ilahinya. Sebagaimana anak-anak kecil yang polos selalu tersenyum dan begitu
banyak menarik semua orang dengan tingkah mereka yang menghibur karena mereka
suci dan bersih, demikian juga, biarlah kehidupan Anda masing-masing menjadi
kehidupan yang ilahi dan menghibur. Untuk ini, Anda harus menang mengatasi sifat
iblis Anda dengan menerapkan metode yang tepat. Ketika Anda melihat seseorang
yang terpengaruh oleh sifat buruk amarah mendatangi Anda, jadilah perwujudan
pengetahuan dan teruslah tersenyum dengan sifat manis seorang anak kecil, maka
orang itu dengan sendirinya akan menjadi diam. Artinya, dari kondisi lupa diri,
dia akan menjadi sadar. Sekalipun dia mungkin tidak menyadarinya, raihlah
kemenangan atas orang itu secara halus dan jadilah master. Inilah cara paling
luhur dalam menjadi jiwa master dan anak. Sebagaimana Tuhan merupakan wujud
pengetahuan yang sempurna, Beliau juga merupakan wujud cinta kasih yang sempurna.
Kedua sifat ini melebur dalam diri Tuhan. Namun, pertama-tama, ada pengetahuan,
dan kedua, barulah cinta kasih. Jika seseorang menjadi perwujudan cinta kasih
tanpa terlebih dahulu menjadi perwujudan pengetahuan, cinta kasih itu akan
menjebak orang tersebut ke dalam rekening ketidaksucian. Jadi, leburlah cinta
kasih, dan terlebih dahulu jadilah perwujudan pengetahuan. Taklukkanlah Maya
yang datang dalam berbagai wujud, kemudian jadilah perwujudan cinta kasih. Jika
Anda menjadi penuh cinta kasih tanpa menggunakan pengetahuan, ada kemungkinan
Anda akan merasa terganggu. Contohnya, ketika seseorang memasuki trans (dhyan)
tanpa menjadi perwujudan pengetahuan (gyan), maka dia terkadang terjebak dalam
Maya. Inilah sebabnya, Baba berkata, “Oh, anak-anak, trans juga merupakan rantai
kapas.” Akan tetapi, ketika Anda terlebih dahulu menjadi perwujudan pengetahuan,
baru kemudian memasuki trans, akan ada kegembiraan besar. Jadi, pertama-tama,
ada pengetahuan, kemudian trans. Tahapan menjadi berpengetahuan penuh lebih
luhur dibandingkan tahapan mengalami trans. Inilah sebabnya, anak-anak, Anda
terlebih dahulu harus menjadi perwujudan pengetahuan, setelah itu, baru
munculkanlah cinta kasih. Cinta kasih tanpa pengetahuan, dalam kehidupan seorang
pembuat upaya, akan mendatangkan rintangan. Tahapan pengamat tanpa keterikatan
sangat menghibur, manis, dan indah. Segala sesuatu dalam kehidupan Anda di masa
depan bergantung pada tahapan ini. Ketika seseorang mengidap penyakit fisik,
tetapi menghadapi penyakit tersebut pada waktu itu sambil berada dalam tahapan
pengamat tanpa keterikatan dengan gembira, maka dia melunasi penderitaan karma
masa lalunya sekaligus menabung dalam rekening masa depannya dengan bahagia.
Tahapan pengamat tanpa keterikatan yang bahagia ini berhubungan dengan masa lalu
dan masa depan Anda. Dengan memahami rahasia ini, tak seorang pun dari Anda akan
mengatakan bahwa masa yang indah ini habis berlalu hanya dengan melunasi
rekening. Tidak. Inilah satu-satunya masa indah untuk membuat upaya, di mana
kedua tugas diselesaikan dengan sempurna. Para pembuat upaya intens yang
menyelesaikan kedua tugas ini mengalami kebahagiaan melampaui panca indra dan
kebahagiaan tiada tara. Anda anak-anak harus memiliki keyakinan penuh dalam
semua aspek drama besar yang beragam ini, karena drama yang sudah ditakdirkan
ini mutlak bisa dipercaya. Lihatlah, drama ini membantu semua makhluk hidup (baik
manusia maupun hewan) untuk memainkan peran mereka dengan sempurna. Sekalipun
seseorang mungkin salah, dia memainkan perannya dalam membuat kesalahan dengan
sempurna. Ini juga sudah ditakdirkan dalam drama. Ketika salah dan benar
sama-sama sudah ditakdirkan dalam rencana drama, maka meragukan apa pun bukanlah
sikap berpengetahuan, karena setiap aktor memainkan perannya masing-masing.
Dalam suatu film, semua aktor yang namanya berbeda-beda memainkan lakonnya
masing-masing, dan ketika Anda menontonnya, Anda tidak akan kesal terhadap
sebagian aktor dan senang terhadap aktor yang lain; bukan seperti itu. Anda tahu
bahwa itu hanya sandiwara, dan mereka masing-masing telah menerima perannya
sendiri, entah peran baik atau peran jahat. Demikian pula, Anda juga harus terus
menonton film yang tercipta secara abadi ini sebagai pengamat tanpa keterikatan,
dalam tahapan yang konstan dan ceria. Dalam perkumpulan apa pun, resapkanlah
semua poin ini baik-baik. Lihatlah satu sama lain selagi melihat wujud ilahi
masing-masing jiwa. Dengan pengetahuan tentang pengalaman, resapkanlah semua
kebajikan ilahi. Dengan kesadaran tentang tujuan Anda, biarlah kebajikan ilahi:
penuh kedamaian, rendah hati, sabar, manis, sejuk, dan lain-lain muncul.
Landasan utama dalam meresapkan tahapan kesabaran adalah “tunggu dan amati.”
Wahai, anak-anakku yang manis, “tunggu” berarti memiliki kesabaran dan “amati”
berarti melihat. Terlebih dahulu, resapkanlah nilai luhur kesabaran dalam hati
Anda, kemudian amati drama besar ini secara eksternal sebagai pengamat tanpa
keterikatan. Sebelum tiba waktunya bagi Anda untuk mendengar rahasia apa pun,
Anda harus memiliki nilai luhur kesabaran. Ketika waktunya tiba, pada saat Anda
mendengar rahasia itu dengan nilai luhur kesabaran, Anda tidak akan merasa
terkejut ketika mendengarnya. Inilah sebabnya, wahai anak-anak pembuat upaya,
tunggulah sebentar, dan teruslah mengamati rahasia seiring kemajuan Anda. Dengan
tahapan kesabaran ini, semua tugas Anda akan terselesaikan dengan sempurna.
Kebajikan ilahi ini berkaitan dengan keyakinan. Dengan keyakinan dalam intelek
Anda, jadilah pengamat tanpa keterikatan, dan selagi mengamati setiap permainan
dengan wajah ceria, Anda akan tetap sabar dan tak tergoyahkan dalam hati. Inilah
tahapan pengetahuan yang matang, yang akan Anda miliki secara nyata pada saat
akhir, pada waktu kesempurnaan. Jadi, Anda harus berusaha dengan gigih untuk
terus stabil dalam tahapan sebagai pengamat tanpa keterikatan ini untuk jangka
waktu panjang. Dalam suatu sandiwara, setiap aktor harus berlatih sebelumnya
agar dia bisa memainkan peran yang telah diterimanya dengan baik. Demikian juga,
agar Anda, bunga-bunga yang indah ini, bisa lulus melewati ujian sulit yang akan
datang, Anda sebelumnya harus benar-benar berlatih dengan kekuatan yoga. Akan
tetapi, jika Anda belum melakukan upaya ini untuk jangka waktu panjang, maka
pada saatnya nanti, Anda akan gugup dan gagal. Inilah sebabnya, Anda terlebih
dahulu harus menjadikan landasan ilahi Anda kokoh, dan menjadi jiwa-jiwa
berkebajikan ilahi. Dengan tetap stabil dalam tahapan sebagai perwujudan
pengetahuan, Anda dengan sendirinya memiliki tahapan sebagai perwujudan
kedamaian. Ketika anak-anak yang berpengetahuan penuh duduk bersama untuk
mendengarkan murli, atmosfer kedamaian tercipta di sekitar mereka, karena pada
saat mereka mendengarkan perkataan luhur, kata-kata ini merasuk hingga ke relung
hati mereka. Karena merasuk hingga ke kedalaman hati, maka mereka mengalami
keheningan manis yang mendalam. Untuk ini, Anda tidak perlu harus duduk dan
membuat upaya khusus apa pun, melainkan dengan tetap stabil dalam tahapan
pengetahuan, Anda dengan sendirinya mengembangkan kebajikan ilahi ini. Ketika
Anda anak-anak bangun pagi dan duduk dalam kesendirian, gelombang pikiran suci
muncul. Pada saat itu, tahapan Anda harus sepenuhnya melampaui kesadaran fisik.
Kemudian, dengan menstabilkan diri dalam pikiran suci asli Anda, semua pikiran
yang lain dengan sendirinya mereda dan mental Anda menjadi damai. Anda
benar-benar membutuhkan kekuatan agar mampu mengendalikan mental Anda. Untuk ini,
resapkanlah pikiran suci untuk tujuan Anda. Ketika intelek Anda beryoga sesuai
dengan kedisiplinan, Anda akan memiliki tahapan terbebas dari segala pikiran
yang lain secara alami. Achcha.
Kepada anak-anak
yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah
ditemukan kembali, kepada anak-anak yang merupakan taman pengetahuan, kepada
bintang-bintang pengetahuan, cinta kasih, ingatan, dan selamat pagi dari Sang
Ibu, Sang Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.
Intisari untuk
dharna:
1. Dengan
kesadaran tentang tujuan Anda, resapkanlah semua kebajikan ilahi, seperti:
menjadi damai, rendah hati, sabar, manis, sejuk, dan sebagainya.
2. Dengan keyakinan
dalam intelek Anda, amatilah sandiwara ini sebagai pengamat tanpa keterikatan,
dengan wajah yang ceria, dan jadilah sabar dan tak tergoyahkan dalam hati. Anda
harus berupaya dengan gigih untuk tetap stabil dalam tahapan sebagai pengamat
tanpa keterikatan selama jangka waktu yang panjang.
Berkah:
Semoga Anda
mengikuti satu jalan dan menjalin semua relasi dengan Yang Esa sehingga menjadi
malaikat sempurna.
Jagalah intelek Anda
agar tetap berada dalam persahabatan dan relasi dengan Sang Ayah Yang Esa, baik
dalam wujud jasmani maupun tanpa jasmani, maka Anda akan menjadi malaikat.
Mereka yang memiliki semua relasi dan semua koneksi dengan Yang Esa adalah
malaikat sepanjang waktu. Sebagaimana pemerintah memasang papan di jalan: “Jalan
ini ditutup,” demikian juga, tutuplah semua jalan, sehingga intelek Anda
berhenti mengembara. Perintah BapDada adalah: pertama-tama, tutuplah semua jalan,
dan dengan melakukan ini, Anda akan dengan mudah menjadi malaikat.
Slogan:
Senantiasa
memiliki semangat dan antusiasme untuk melakukan pelayanan adalah cara untuk
tetap aman dari Maya.
Sinyal Avyakt: Untuk
Menjadi Agung Resapkanlah Kebajikan Ilahi Kemanisan dan Kerendahan Hati Biarlah
wujud Anda sama dengan kata-kata Anda. Biarlah kata-kata Anda jelas dan dipenuhi
dengan cinta kasih, kerendahan hati, dan kemanisan. Kata-kata tersebut harus
berisi kebenaran, tetapi juga harus ada kerendahan hati dalam wujud Anda.
Melalui wujud ini, Anda akan mampu mengungkapkan Sang Ayah. Tetaplah tanpa rasa
takut, tetapi kata-kata Anda harus berada dalam Maryada. Keajaiban akan terlihat
ketika terdapat keseimbangan antara kedua hal ini. Mereka tidak akan menganggap
kata-kata Anda pahit, melainkan manis.