20.03.26 Morning
Indonesian Murli Om Shanti BapDada Madhuban
Intisari:
Anak-anak
yang manis, agar bisa menjadi jiwa-jiwa dermawan, ingatlah Sang Ayah Yang Esa.
Hanya dengan mengingat Sang Ayah, campuran ketidaksucian bisa dihilangkan dari
Anda, sehingga Anda, jiwa-jiwa, akan menjadi suci.
Pertanyaan:
Kesadaran apa
yang harus Anda miliki agar Anda tidak pernah menjadi bingung mengenai apa pun?
Jawaban:
Kesadaran
tentang drama. Apa pun yang terjadi telah ditakdirkan; tidak ada yang perlu
diciptakan saat ini. Drama abadi ini terus berputar. Tidak perlu bingung tentang
apa pun dalam hal ini. Beberapa anak mengatakan, “Saya tidak tahu apakah ini
kelahiran terakhir saya yang ke-84 atau tidak,” kemudian menjadi bingung. Baba
berkata, “Jangan bingung. Berupayalah untuk berubah dari manusia menjadi
devi-devta.”
Om Shanti.
Anda
anak-anak mengetahui makna dari “Om shanti”, yaitu: “Saya adalah jiwa dan agama
asli saya, sang jiwa, adalah kedamaian. Saya, sang jiwa, adalah perwujudan
kedamaian, penghuni hunian kedamaian.” Teruslah membuat pelajaran ini teguh.
Siapa yang menjelaskan hal ini kepada Anda? Shiva Baba. Anda harus mengingat
Shiva Baba. Beliau tidak memiliki kendaraan Beliau sendiri. Itulah sebabnya,
orang-orang menggambarkan Beliau menunggang banteng. Mereka bahkan telah
menempatkan patung banteng di kuil-kuil. Itu disebut sepenuhnya tidak tahu
apa-apa. Sang Ayah menjelaskan kepada anak-anak, yaitu jiwa-jiwa. Yang Esa
adalah Shiva, Sang Ayah dari semua jiwa. Beliau memiliki banyak nama, tetapi
justru karena Beliau memiliki banyak nama, orang-orang telah menjadi bingung.
Sesungguhnya, nama Beliau adalah Shiva. Di Bharatalah orang merayakan hari
kelahiran Shiva. Beliau adalah Baba yang tanpa citra jasmani. Beliau datang dan
menyucikan mereka yang tidak suci. Beberapa orang menyebut orang ini “Kendaraan
Yang Beruntung” (Bhagirath) dan sebagian lagi menyebutnya Sang Banteng (Nandigan).
Hanya Sang Ayah yang memberi tahu Anda, kendaraan beruntung yang mana yang
Beliau masuki. “Saya memasuki badan Brahma. Saya mengubah Bharata menjadi surga
melalui Brahma. Anda semua, penghuni Bharata, tahu bahwa dahulu ada kerajaan
Lakshmi dan Narayana. Anda semua, anak-anak Bharata, berasal dari agama
devi-devta yang asli dan abadi. Anda dahulu penghuni surga. Ketika Saya datang,
5000 tahun yang lalu, Saya mengubah Anda semua menjadi master surga yang
satopradhan. Anda kemudian pasti harus mengalami kelahiran kembali.” Sang Ayah
memberitahukan segala sesuatu kepada Anda secara langsung. Ketika Anda merayakan
hari kelahiran Shiva, Anda mengatakan bahwa sekarang adalah ulang tahun Shiva
yang ke-90, yaitu bahwa sudah 90 tahun sejak Baba pertama kali datang (1936 –
2026). Di samping itu, ada juga inkarnasi Brahma, Vishnu, dan Shankar.
Orang-orang tidak menunjukkan hari kelahiran Trimurti Brahma. Penting bagi Anda
untuk menunjukkan ini, karena Baba berkata, “Saya sekali lagi melaksanakan
pendirian melalui Brahma. Saya terus menciptakan Brahmana. Oleh karena itu, ada
hari kelahiran Brahma dan juga kelahiran jiwa-jiwa yang berasal dari marga
Brahmana. Saya memberi tahu Anda bahwa Anda kemudian akan menjadi master daratan
Vishnu.” Hanya dengan mengingat Sang Ayah, campuran ketidaksucian Anda akan
dihilangkan. Sekalipun yoga kuno dari Bharata sangat terkenal, tak seorang pun
tahu siapa yang mengajarkannya. Beliau sendiri mengatakan, “Oh, anak-anak,
ingatlah Ayah Anda! Anda menerima warisan Anda dari Saya. Sayalah Ayah Anda.
Saya datang setiap siklus. Saya datang dan mengubah Anda dari manusia menjadi
devi-devta, karena Anda dahulu adalah devi-devta, dan Anda kemudian menjadi
tidak suci setelah menjalani 84 kelahiran. Anda mengikuti petunjuk Rahwana.
Dengan mengikuti petunjuk Tuhan, Anda menjadi master surga.” Sang Ayah berkata,
“Saya juga datang di siklus sebelumnya. Apa pun yang telah terjadi akan terus
terjadi setiap siklus.” Sang Ayah akan datang dan memasuki orang ini kembali.
Beliau akan membebaskan Dada ini. Beliau kemudian akan membuat Anda semua
terpelihara. Anda mengerti bahwa hanya Anda yang dahulu ada di zaman emas. Hanya
kita, orang-orang Bharata, yang harus menjalani 84 kelahiran. Pertama-tama, Anda
penuh dengan semua kebajikan luhur, 16 derajat surgawi sempurna. Anda semua
berurutan – raja, ratu, dan rakyat. Tidak semua orang bisa menjadi raja. Sang
Ayah menjelaskan, “Anda menjalani delapan kelahiran di zaman emas, 12 kelahiran
di zaman perak. Pahamilah bagaimana Anda telah memainkan peran-peran Anda dengan
cara seperti ini. Anda pertama-tama memainkan peran Anda di kerajaan dinasti
surya, kemudian di dinasti chandra. Selanjutnya, Anda memasuki jalan dosa dan
terus menurun. Anda menjalani 63 kelahiran. Orang-orang Bharatalah yang
mengalami 84 kelahiran penuh. Tak seorang pun dari agama-agama lain mengalami
kelahiran sebanyak ini. Sudah 500 tahun berlalu sejak Guru Nanak ada. Dia pasti
mengalami sekitar 12 sampai 14 kelahiran. Perhitungan ini bisa diperkirakan.
Orang-orang Kristen bisa mengalami sekitar 60 kelahiran kembali dalam 2000 tahun.
Perkembangan terus berlanjut dan mereka terus mengalami kelahiran kembali.
Gunakanlah intelek Anda untuk memikirkan tentang bagaimana hanya Anda yang
mengalami 84 kelahiran. Anda sekarang harus menjadi satopradhan kembali. Apa pun
yang telah berlalu, ada di dalam drama. Apa pun yang telah diciptakan di dalam
drama akan berulang. Baba menjelaskan sejarah yang tak terbatas kepada Anda.
Anda terus mengalami kelahiran kembali. Anda sekarang telah menyelesaikan 84
kelahiran. Sang Ayah sekarang telah mengingatkan Anda kembali bahwa rumah Anda
adalah hunian kedamaian. Seperti apa wujud suatu jiwa? Hanya titik. Di sana,
seakan-akan ada pohon yang terdiri dari banyak titik; ada pohon jiwa-jiwa yang
berurutan. Anda turun berurutan. Sang Jiwa Yang Maha Tinggi juga sebuah Titik.
Bukan berarti bahwa Beliau memiliki wujud oval yang sedemikian besar. Sang Ayah
berkata, “Anda menjadi anak-anak Saya. Oleh sebab itu, Saya menjadikan Anda
master surga. Anda pertama-tama datang dan menjadi milik Saya, kemudian Saya
mengajar Anda. Anda mengatakan, ‘Baba, saya milik-Mu.’ Anda juga harus belajar
pada saat yang sama. Segera setelah Anda menjadi milik Saya, studi Anda dimulai.”
Baba berkata, “Ini adalah kelahiran terakhir Anda. Jadilah sesuci bunga lotus!”
Anak-anak berjanji, “Baba, saya tidak akan pernah menjadi tidak suci, dan saya
akan mengklaim warisan saya dari-Mu.” Kita telah menjadi tidak suci sepanjang 63
kelahiran. Ini adalah kisah tentang 84 kelahiran. Baba datang dan memberi tahu
Anda segala sesuatu, sama seperti seorang ayah fisik memberi tahu Anda dan
menjadikannya sangat mudah. Yang Esa adalah Sang Ayah yang tak terbatas. Beliau
datang dan berbicara kepada Anda, jiwa-jiwa, dengan mengatakan, “Anak, anak!”
Orang-orang merayakan Malam Shiva (Shiva Ratri). Ada siang hari sepanjang
setengah siklus dan malam hari sepanjang setengah siklus berikutnya. Sekarang
adalah peralihan dari akhir malam dan permulaan pagi. Ketika zaman emas ada di
Bharata, itu adalah siang. Zaman emas dan perak disebut siang hari Brahma. Anda
adalah Brahmana, bukan? Anda, Brahmana, mengerti bahwa malam Anda sekarang
menjelang berakhir. Pemujaan sekarang tamopradhan. Orang-orang terus
tersandung-sandung dari pintu ke pintu dan terus memuja semua orang. Mereka
bahkan melakukan pemujaan di pertigaan jalan raya. Mereka bahkan memuja
badan-badan manusia. Para saniyasi mengatakan “Shivohum” (saya adalah Shiva)
tentang diri mereka sendiri; mereka duduk di suatu tempat, kemudian
wanita-wanita datang dan memuja mereka. Brahma Baba sangat berpengalaman. Brahma
Baba berkata, “Saya dahulu juga melakukan banyak pemujaan, tetapi pada waktu itu,
saya tidak memiliki pengetahuan. Saya dahulu mempersembahkan buah-buahan dan
susu kepada manusia.” Itu juga merupakan kebohongan. Akan tetapi, itu semua akan
terjadi lagi. Sang Pelindung Para Pemuja adalah Tuhan, karena semua orang tidak
bahagia. Sang Ayah menjelaskan, “Sejak zaman perunggu, Anda telah mengadopsi
guru-guru dan terus menurun dalam jalan pemujaan. Bahkan sekarang, para pertapa
terus melakukan upaya spiritual.” Sang Ayah berkata, “Saya mengangkat mereka
juga. Anda menerima keselamatan pada zaman peralihan, kemudian Anda menjalani 84
kelahiran.” Sang Ayah disebut Sang Samudra Pengetahuan, Sang Benih pohon dunia
manusia, Yang Maha Benar, Yang Maha Hidup, dan Yang Maha Bahagia. Beliau tidak
pernah lenyap. Beliau memiliki pengetahuan di dalam diri Beliau. Beliau adalah
Sang Samudra Pengetahuan, Sang Samudra Cinta Kasih. Oleh sebab itu, Anda
benar-benar harus menerima warisan dari Beliau. Anda anak-anak sekarang sedang
menerima warisan dari Beliau. Beliau adalah Shiva Baba. Yang Esa adalah Baba,
dan orang ini juga adalah ayah Anda. Shiva Baba mengajar Anda melalui Brahma.
Itulah sebabnya, Anda disebut Prajapita Brahma Kumar dan Brahma Kumari. Ada
begitu banyak BK. Mereka mengatakan, “Kami menerima warisan dari Sang Kakek.”
Anda anak-anak mengatakan bahwa Baba sedang mengubah Anda dari penghuni neraka
menjadi penghuni surga. Beliau berkata, “Oh, anak-anak, teruslah mengingat Saya
saja, maka beban dosa di atas kepala Anda akan terbakar habis. Anda kemudian
akan menjadi satopradhan. Anda dahulu adalah emas murni dan perhiasan asli. Jiwa
dan badan, keduanya satopradhan. Jiwa-jiwa mengalami tahapan sato, rajo, dan
tamo. Oleh sebab itu, jiwa-jiwa juga menerima badan tamoguni.” Sang Ayah
menasihati Anda, “Anak-anak, ingatlah Saya. Anda memanggil-manggil Saya, ‘Oh,
Sang Penyuci, datanglah!’ Raja Yoga kuno dari Bharata sangat terkenal. Saya
sekarang sedang mengajar Anda untuk beryoga dengan Saya, karena dengan
melakukannya, campuran ketidaksucian dalam diri Anda akan terbakar habis.
Semakin banyak Anda mengingat Saya, semakin banyak campuran ketidaksucian
dihilangkan. Hal yang utama adalah ingatan.” Sang Ayah telah memberi Anda
pengetahuan. Di zaman emas, raja, ratu, dan rakyat semuanya suci, sedangkan
sekarang, semuanya tidak suci. Sang Ayah berkata, “Saya memasuki orang ini pada
akhir kelahiran terakhir dari banyak kelahirannya. Orang ini disebut Kendaraan
Yang Beruntung. Dia belajar dan mengklaim nomor satu. Semua orang berurutan,
tetapi ada satu nama yang utama.” Sang Ayah telah menerangkan dengan sangat
jelas kepada Anda anak-anak tentang makna penting dari 84 kelahiran. Anda
berasal dari agama devi-devta yang asli dan abadi, bukan agama Hindu. Anda
berasal dari agama yang luhur dan Anda dahulu melakukan perbuatan yang luhur.
Kemudian, ketika Rahwana datang, Anda menjadi korup dalam agama dan perbuatan
Anda. Anda merasa terlalu malu untuk menyebut diri Anda devi-devta. Itulah
sebabnya, Anda diberi sebutan Hindu. Sesungguhnya, Anda pada awalnya berasal
dari agama devi-devta yang asli dan abadi. Anda telah menjalani 84 kelahiran dan
menjadi tidak suci. Siklus 84 kelahiran ini diperuntukkan bagi orang-orang
Bharata. Semua jiwa harus pulang ke rumah. Anda akan pergi lebih dahulu, seperti
iring-iringan. Shiva Baba juga disebut Sang Mempelai Pria. Pada saat ini, Anda,
para mempelai wanita, masih kotor dan tamopradhan. Itulah sebabnya, Beliau akan
menjadikan Anda rupawan dan membawa Anda pulang ke rumah. Beliau akan menyucikan
Anda jiwa-jiwa dan membawa Anda pulang. Beliau disebut Sang Pembebas dan Sang
Pemandu. Sang Ayah yang tak terbatas membawa Anda pulang ke rumah. Siapa nama
Beliau? Shiva Baba. Nama diberikan kepada badan, tetapi nama Tuhan hanyalah
Shiva. Brahma, Vishnu, dan Shankar memiliki badan halus. Shiva Baba tidak
memiliki badan Beliau sendiri. Beliau hanya disebut Shiva Baba. Anak-anak
berkata, “Oh, Sang Ibu dan Sang Ayah, kami telah menjadi anak-anak-Mu.”
Orang-orang lain terus memanggil-manggil karena mereka tidak mengenal Beliau.
Seandainya semua orang mengenal Beliau, tidak bisa diduga, apa yang akan terjadi!
Bibit pohon devi-devta sekarang sedang ditanam. Untuk berubah dari berlian
menjadi kerang, diperlukan 84 kelahiran. Setelah itu, siklus dimulai baru
kembali. Sejarah dan geografi dunia akan berulang. Sang Ayah menjelaskan bahwa
Anda telah menjalani 84 kelahiran penuh. Tidak mungkin Anda mengalami 8,4 juta
kelahiran; itu kekeliruan besar. Karena meyakini bahwa ada 8,4 juta kelahiran,
orang telah mengatakan bahwa durasi setiap siklus berlangsung ratusan ribu tahun.
Itu benar-benar suatu kebohongan. Bharata sekarang adalah daratan kepalsuan.
Anda dahulu senantiasa bahagia di daratan kebenaran. Pada saat ini, Anda sedang
menerima warisan Anda untuk 21 kelahiran. Segalanya tergantung pada upaya Anda.
Anda bisa mengklaim status apa pun yang Anda inginkan dalam kerajaan. Tidak ada
sihir dan sebagainya dalam hal ini. Memang, Anda pasti berubah dari manusia
menjadi devi-devta, dan bukankah itu sihir yang bagus? Anda mengerti bahwa Anda
menjadi anak-anak Baba dalam sedetik. Setiap siklus, Baba menjadikan Anda master
surga. Anda telah mengembara sepanjang setengah siklus, tetapi belum ada satu
pun di antara Anda yang sudah menjadi penghuni surga. Sang Ayah datang dan
membuat Anda anak-anak menjadi layak. Perang Mahabharata benar-benar pernah
terjadi, dan Anda dahulu diajari Raja Yoga. Shiva Baba mengatakan, “Sayalah yang
datang dan mengajar Anda, bukan Kristus. Sekarang adalah akhir dari banyak
kelahiran Anda. Jangan menjadi bingung.” Anda adalah penghuni Bharata. Agama
Anda adalah agama yang menjadikan Anda penuh kebahagiaan. Jiwa-jiwa dari agama
lain tidak bisa pergi ke surga. Drama ini sudah ditakdirkan secara abadi. Anda
tidak bisa bertanya, kapan drama ini diciptakan; drama ini tidak ada akhirnya.
Sejarah dan geografi dunia berulang kembali. Ini adalah zaman peralihan yang
singkat. Brahmana adalah perucut. Baba sedang mengubah Anda, Brahmana, menjadi
devi-devta. Oleh sebab itu, Anda pasti harus menjadi anak-anak Brahma. Anda
menerima warisan dari Sang Kakek. Bagaimana Anda bisa menerima warisan itu
sebelum Anda menyadari bahwa diri Anda adalah BK? Meskipun demikian, bahkan jika
Anda mendengar sedikit saja pengetahuan, Anda akan menjadi bagian dari rakyat
biasa. Anda semua pasti harus pergi ke sana. Shiva Baba sedang mendirikan agama
Brahmana, agama devi-devta, dan agama kesatria melalui Brahma. Tidak ada kitab
suci selain Gita. Gita adalah kitab suci dari agama devi-devta yang paling luhur.
Melaluinya, tiga agama didirikan. Brahmana diciptakan di sini. Di sinilah Anda
menjadi devi-devta. Achcha.
Kepada anak-anak
yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah
ditemukan kembali, cinta kasih, ingatan dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang
Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.
Intisari untuk
dharna:
1. Pahamilah
bahwa peran setiap jiwa sudah ditakdirkan, dan tetaplah selalu tanpa
kekhawatiran. Hal-hal yang sudah ditakdirkan sedang terjadi. Oleh sebab itu,
tetaplah tak tergoyahkan mengenai drama.
2. Anda harus
mengklaim warisan penuh dari Sang Ayah pada zaman peralihan yang singkat ini.
Hilangkanlah campuran ketidaksucian dengan kekuatan ingatan, dan transformasilah
diri Anda dari kerang menjadi berlian. Jadilah layak untuk menjadi bagian dari
bibit pohon yang manis.
Berkah:
Semoga Anda
menjadi pengamat tanpa keterikatan dan senantiasa hanyut dalam ingatan akan Sang
Ayah Yang Esa, sehingga membuat tahapan Anda tetap konstan dan stabil.
Ujian-ujian
sedemikian rupa akan segera datang, sesuatu yang bahkan tidak pernah Anda
bayangkan atau impikan. Namun, biarlah sikap mental Anda seolah-olah Anda sedang
menonton drama pertunjukan yang terbatas, sebagai pengamat tanpa keterikatan.
Baik itu tragedi atau komedi, tidak akan ada bedanya. Dengan cara yang sama,
seseorang mungkin memiliki peran yang menghibur dan jiwa yang penuh kasih lain
mungkin memiliki peran yang serius. Saksikan peran masing-masing sebagai
pengamat tanpa keterikatan dan jagalah agar tahapan Anda tetap konstan dan
stabil. Namun, Anda hanya bisa memiliki tahapan seperti itu ketika Anda
terus-menerus hanyut dalam ingatan akan Sang Ayah Yang Esa.
Slogan:
Tetapkan (nishchit)
keberuntungan Anda dengan keyakinan yang teguh (nishchay) maka Anda akan selalu
tanpa kekhawatiran (nishchint).
Sinyal Avyakt:
Jadikan Fondasi Keyakinan Anda Kuat dan Kokoh serta Jadilah Senantiasa Tanpa
Rasa Takut dan Tanpa Kekhawatiran
Sebelum melakukan
apa pun, yakini bahwa kemenangan Anda sudah terjamin dan Anda telah menjadi
pemenang siklus demi siklus. Karena Anda telah mengklaim kemenangan siklus demi
siklus dan telah terjalin dalam untaian rosario kemenangan, maka Anda hanya
perlu mengulanginya sekarang. Anda hanya perlu mengulangi perbuatan-perbuatan
yang telah ditakdirkan. Inilah sebabnya mengapa perbuatan tersebut dikatakan
telah ditakdirkan. Perbuatan tersebut telah ditakdirkan, dan Anda sekarang
mengulanginya sekali lagi dan memenuhi pepatah, "Melakukan apa yang telah
ditakdirkan".