22.07.26       Morning Indonesian Murli        Om Shanti      BapDada       Madhuban


Intisari:
Anak-anak yang manis, Anda sekarang harus pergi ke dunia baru. Hari-hari penderitaan ini menjelang berakhir. Oleh sebab itu, lupakanlah hal-hal lama dari masa lalu.

Pertanyaan:
Sebagai anak-anak karma yogi, apa yang harus terus-menerus Anda latih?

Jawaban:
Anda berada dalam badan untuk mencari nafkah, dan sesaat berikutnya, Anda menjadi berkesadaran jiwa. Perbuatan tidak bisa dilakukan jika Anda tidak menyadari badan Anda. Oleh sebab itu, berlatihlah untuk melakukan perbuatan dengan menyadari badan Anda, kemudian jadilah berkesadaran jiwa. Tidak ada orang lain di dunia yang mampu melatih ini, kecuali Anda anak-anak.

Lagu:
Bangunlah! Wahai, mempelai wanita, bangunlah! Zaman baru segera tiba!

Om Shanti.
Sang Ayah rohani berkata bahwa jiwa-jiwa yang termanis, yaitu anak-anak, mendengar lagu ini. Ini disebut lagu pengetahuan. Lagu ini sangat bagus. Anda jiwa-jiwa sekarang sudah terbangun, dan Anda juga mengetahui rahasia drama. Anda juga telah menyaksikan pertunjukan di jalan pemujaan. Apa pun yang terjadi di masa lalu, tersimpan dalam intelek Anda. Anda mengetahui riwayat 84 kelahiran Anda di masa lalu. Sang Ayah telah memberi tahu Anda kisah tentang 84 kelahiran Anda. Ini merupakan hal-hal baru untuk dunia baru. Anda mendengarkan hal-hal baru dari Sang Ayah. Beliau memberikan kesabaran kepada Anda anak-anak. Beliau berkata, “Anak-anak, Anda sekarang harus pergi ke dunia baru. Oleh sebab itu, lupakanlah hal-hal lama!” Semua Weda dan kitab suci adalah pernak-pernik dari jalan pemujaan yang akan berakhir. Di sana, tidak ada tanda-tanda dari jalan pemujaan. Di sana, Anda menikmati buah dari pemujaan. Sang Ayah datang dan memberikan buah kepada para pemuja. Anda anak-anak sekarang mengetahui bagaimana Sang Ayah datang dan memberikan buah atas pemujaan kepada Anda. Mereka yang telah melakukan lebih banyak pemujaan pasti menerima lebih banyak buah. Mereka pasti juga melakukan lebih banyak upaya dalam pengetahuan. Anda tahu jiwa-jiwa mana yang telah melakukan lebih banyak pemujaan. Merekalah yang pasti akan maju lebih pesat dalam pengetahuan, karena hanya dengan demikian, mereka mampu mengklaim status setinggi Lakshmi dan Narayana. Anda sekarang sedang melakukan upaya dalam pengetahuan dan yoga. Tetaplah berkesadaran jiwa, tetapi Anda juga harus tetap menyadari bahwa Anda berada di dalam badan. Selagi melakukan perbuatan, ingatlah Sang Ayah. Kita tidak bisa melakukan perbuatan tanpa badan. Memang benar bahwa Anda harus mengingat Baba, tetapi Anda juga harus menyadari diri Anda sebagai jiwa. Tidak ada apa pun yang bisa dicapai dengan cara melupakan badan Anda, karena Anda tetap harus melakukan perbuatan. Ada begitu banyak kesenangan dalam mengingat Sang Ayah. Anda harus mengingat Beliau selagi duduk, berdiri, dan beraktivitas, akan tetapi, meskipun demikian, perut Anda tetap membutuhkan makanan. Tetaplah berkesadaran jiwa! Pada saat ini, tidak ada orang yang berkesadaran jiwa kecuali Anda anak-anak. Sekalipun mereka bisa saja menyadari diri sebagai jiwa, mereka tidak memiliki perkenalan Tuhan. Meskipun mereka mungkin paham bahwa jiwa-jiwa tak termusnahkan sedangkan badan bisa musnah, dosa-dosa mereka tidak akan terhapus dengan memahami hal itu. Ada ungkapan: “jiwa dermawan dan jiwa tidak suci”. Saya adalah jiwa, sedangkan ini adalah badan saya. Itu adalah hal yang lumrah. Hal utama yang Sang Ayah jelaskan adalah: “Ingatlah Saya!” Anda harus menyadari badan Anda demi mencari nafkah untuk badan itu. Badan harus diberi makan. Anda tidak bisa melakukan apa pun tanpa badan. Anda telah melakukan pekerjaan tertentu untuk mencari nafkah bagi badan Anda dalam setiap kelahiran. Selagi melakukan perbuatan, Anda harus mengingat Sang Kekasih Anda. Tidak ada orang yang sepenuhnya mengenal Sang Kekasih. Tidak ada orang lain yang mampu menjelaskan bahwa kita akan menerima warisan dari Sang Kekasih, yaitu Sang Ayah, dan bahwa dosa-dosa kita akan terhapus dengan mengingat Beliau. Anda anak-anak sedang mendengarkan hal-hal baru. Anda tahu bahwa Anda telah menemukan jalan untuk pulang. Anda akan pulang ke rumah, kemudian pergi ke kerajaan Anda. Baba sedang membangun rumah baru, jadi Anda pasti memiliki keinginan untuk pergi dan tinggal di sana. Kita sekarang telah menemukan jalan yang tidak diketahui oleh orang lain. Seberapa banyak pun api persembahan yang mereka ciptakan atau tapasya yang mereka lakukan, atau sekeras apa pun mereka berusaha, mereka tidak mampu meraih keselamatan; mereka tidak bisa menyeberang dari dunia ini ke dunia itu. Hal ini juga harus dipahami. Dalam kitab suci, orang-orang telah menuliskan bahwa durasi siklus adalah ratusan ribu tahun. Inilah sebabnya, intelek mereka tidak berfungsi. Anda bisa mengerti dengan sangat jelas bahwa kemarin, ketika Bharata adalah surga, kita merupakan bagian dari agama devi-devta yang asli dan abadi. Agama devi-devta adalah agama yang memberikan begitu banyak kebahagiaan. Tidak ada orang lain yang mampu merasakan kebahagiaan Bharata. Jiwa-jiwa yang berasal dari agama-agama lain tidak bisa pergi ke surga. Sekeras apa pun mereka berusaha, tidak ada orang lain yang bisa merasakan kebahagiaan yang Anda miliki. Bahkan seandainya mereka menghabiskan uang, mereka tidak mampu menemukan kebahagiaan yang ada di surga. Ada orang-orang yang memiliki kesehatan, tetapi tidak memiliki kekayaan. Ada yang memiliki kekayaan, tetapi tidak memiliki kesehatan. Ini adalah dunia kesengsaraan. Maka, Sang Ayah berkata, “Bangunlah, wahai, jiwa!” Sekarang, Anda masing-masing telah menerima mata ketiga pengetahuan. Anda telah begitu banyak dibangunkan. Anda mengetahui sejarah dan geografi seluruh dunia. Sang Ayah adalah Yang Maha Mengetahui semua rahasia batin (Janijananhar). Ini bukan berarti bahwa Beliau mengetahui apa yang tersimpan dalam hati setiap orang. Siapa orang ini? Seberapa banyak yang dijelaskannya? Sejauh mana dia memelihara kesucian? Sebanyak apa dia mengingat Baba? “Untuk apa Saya duduk dan memikirkan hal-hal semacam itu mengenai setiap orang? Saya hanya menunjukkan jalan kepada Anda, jiwa-jiwa: Anda harus mengingat Ayah Anda Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi. Ingatlah siklus dunia ini dalam intelek Anda.” Anda pasti harus menjadi berkesadaran jiwa. Karena Anda berkesadaran badan, Anda telah menjadi merosot seperti itu. Anda sekarang harus mengingat Sang Ayah. Selagi tinggal di rumah, hiduplah seperti bunga lotus. Anda juga pemutar chakra kesadaran diri. Devi-devta tidak memiliki hiasan seperti terompet kerang dan sebagainya. Terompet kerang pengetahuan adalah milik Anda, Brahmana. Ketika orang-orang Sikh meniup terompet kerang, mereka membunyikan suara yang sangat keras. Ketika Anda menyampaikan pengetahuan ini kepada perkumpulan besar, Anda menggunakan pengeras suara. Anda tidak perlu memasang pengeras suara di sini. Akankah seorang pengajar mengajar dengan memakai pengeras suara? Di sini, Anda hanya perlu mengingat Shiva Baba agar dosa-dosa Anda terhapus. Sayalah Yang Mahakuasa. Anda menggunakan pengeras suara agar orang-orang di kejauhan juga bisa ikut mendengarkan. Itu akan berguna seiring perkembangan Anda. Anda harus memberi tahu mereka bahwa kematian sudah di ambang pintu. Semua jiwa sekarang harus pulang ke rumah. Perang Mahabharata sudah berada di depan mata Anda. Dalam Gita, juga dituliskan bahwa Perang Mahabharata berlangsung dan penghancuran terjadi. Baiklah, apa yang terjadi selanjutnya? Bahkan para Pandawa pun lenyap. Sang Ayah menjelaskan, “Seandainya penghancuran terjadi lebih dahulu, maka daratan Bharata pun akan menjadi kosong. Bharata adalah daratan yang tak termusnahkan; itu tidak pernah menjadi kosong.” Anda sekarang tahu bahwa penghancuran total tidak pernah terjadi. Baba tak termusnahkan, dan tempat kelahiran Beliau pun tak termusnahkan. Anda anak-anak harus selalu bahagia. Baba adalah Sang Pemberkah Keselamatan Bagi Semua Jiwa, Yang Esa, yang memberikan kedamaian dan kebahagiaan. Siapa pun yang datang kemari mengatakan bahwa dia menginginkan kedamaian. Mengapa jiwa-jiwa begitu banyak mengingat kedamaian? Hunian kedamaian adalah rumah jiwa-jiwa. Siapa yang tidak mengingat rumahnya? Ketika seseorang meninggalkan badan di luar negeri, keluarganya ingin membawa jenazah orang itu pulang ke kampung halamannya. Seandainya semua orang mengetahui bahwa Bharata adalah tempat kelahiran Shiva Baba, Sang Pemberkah Keselamatan Bagi Semua Jiwa, Yang Esa, yang membebaskan manusia dari penderitaan, mereka pasti akan sangat menghormatinya. Mereka akan datang dan mempersembahkan bunga hanya kepada Shiva. Sekarang, mereka mempersembahkan bunga kepada banyak yang lain. Mereka telah sepenuhnya kehilangan semua nama dan jejak Yang Esa, yang memberikan kebahagiaan dan kedamaian kepada semua jiwa. Hanya mereka, yang mengenal Sang Ayah dengan sangat baik, berupaya untuk mengklaim warisan. “Nama Saya adalah Sang Penghapus Kesengsaraan dan Sang Pemberkah Kebahagiaan.” Apa yang akan Beliau lakukan setelah membebaskan Anda dari kesengsaraan? Anda tahu bahwa Anda tetap berada dalam kedamaian di hunian kedamaian dan bahwa terdapat kebahagiaan di daratan kebahagiaan. Hunian kedamaian berbeda dari daratan kebahagiaan. Ini adalah daratan kesengsaraan. Pada saat ini, semua jiwa semata-mata mengalami kesengsaraan. Anda sekarang tahu bahwa Anda akan memasuki kebahagiaan sedemikian rupa di sana sehingga tidak akan ada kesengsaraan apa pun selama 21 kelahiran. Namanya adalah daratan kebahagiaan. Nama yang begitu manis! Baba berkata, “Saya tidak memberi Anda kesulitan apa pun. Cukup ingatlah Sang Ayah dan warisan serta sadarilah diri Anda sebagai jiwa!” Baba sedang mengajarkan pengetahuan ini kepada Anda. Di zaman emas, Anda memiliki pengetahuan bahwa Anda adalah jiwa dan bagaimana Anda harus meninggalkan badan lama Anda serta mengalami kelahiran berikutnya. Itu disebut berkesadaran jiwa. Ini adalah pengetahuan spiritual, dan tidak ada orang lain yang mampu memberikannya. Sang Ayah rohani datang dan memberikan pengetahuan kepada jiwa-jiwa. Beliau memberikannya setiap 5000 tahun. Orang-orang berada dalam kegelapan total. Anda sekarang telah menerima cahaya dan terbangun dari tidur ketidaktahuan. Sang Ayah Yang Esa adalah Sang Mempelai Pria dari semua mempelai wanita. Beliau berkata, “Saya adalah Ayah Anda, Mempelai Pria Anda, dan juga Sang Guru di atas segala guru. Sayalah Sang Pengajar Yang Maha Tinggi.” Hanya Sang Satguru Yang Esa adalah Sang Pemberkah Keselamatan bagi semua guru. Beliau berkata, “Anak-anak, Saya memberikan keselamatan kepada semua jiwa. Setelah mukti, ada keselamatan.” Sang Ayah telah menjelaskan bahwa setiap jiwa harus pulang ke rumah. Jiwalah yang menjadi satopradhan, sato, rajo, dan tamo. Beberapa jiwa hanya memainkan peran yang sangat kecil. Mereka sekadar datang, lalu pergi. Mereka hanya mengalami kelahiran, kemudian mati, seperti nyamuk. Jiwa-jiwa semacam itu tidak mengklaim warisan dari Sang Ayah. Warisan kesucian, kedamaian, dan kebahagiaan diterima dari Sang Ayah. Beliau menjelaskan kepada Anda, jiwa-jiwa. Sang Ayah tanpa citra jasmani. Beliau datang dan menjelaskan melalui bibir orang ini. Orang-orang membangun kuil untuk Shiva Baba di tempat yang sangat tinggi. Mereka mendaki sangat tinggi dalam perziarahan dan perkumpulan. Adakah nektar pengetahuan yang bisa mereka minum di atas sana? Mereka mengeluarkan begitu banyak uang! Bahkan Pemerintah pun harus mengaturkan begitu banyak fasilitas bagi mereka. Itu menyulitkan. Bagaimana mungkin Anda bisa membawa anak-anak kecil berziarah ke sana? Mereka meninggalkan anak-anak dalam asuhan orang lain; mereka tidak mengajak anak-anak bersama mereka. Mereka pergi berziarah selama dua hingga tiga bulan. Ketika Anda datang kemari, Anda harus duduk dan mendengarkan serta belajar. Anak-anak kecil tidak akan mendengarkan ini. Anda telah datang kemari untuk mempelajari pengetahuan dan yoga. Sang Ayah duduk di sini dan memberi Anda pengetahuan. Oleh sebab itu, jangan ada sedikit pun suara berisik dan sebagainya. Jika tidak, perhatian Anda akan terseret ke arahnya. Di sini, Anda harus duduk hening dan mendengarkan dengan penuh perhatian. Yoga sangat mudah. Teruslah melakukan pekerjaan apa pun yang harus Anda lakukan, tetapi intelek Anda harus terhubung dalam yoga ke sana. Anda mengakumulasi pendapatan besar dengan mengingat Baba. Anda tahu bahwa Anda akan menjadi senantiasa sehat. Anda harus berbicara kepada diri sendiri. Teruslah mengingat Baba selagi memasak makanan bagi diri Anda sendiri. Selagi terus melakukan semua pekerjaan dengan tangan Anda, ingatlah Ayah Anda. Anda akan memperoleh manfaat, dan dengan terus mengingat Baba, apa pun yang Anda masak akan tersaji dengan baik. Anda sedang menerima kedaulatan dunia. Anda datang kemari untuk menjadi seperti Lakshmi atau Narayana. Anda semua mengatakan bahwa Anda akan menjadi bagian dari dinasti surya. Anda tahu bahwa pada saat ini, Mama dan Baba Anda adalah Saraswati dan Brahma. Dalam kehidupan mereka berikutnya, mereka akan menjadi Lakshmi dan Narayana. Anda tidak bisa mengetahui orang lain akan menjadi apa dalam kehidupan mereka berikutnya. Tidak ada yang tahu, Nehru menjadi siapa dalam kehidupannya berikutnya. Jika seseorang telah melakukan donasi yang sangat baik, dia pasti menerima kelahiran dalam keluarga yang baik. Anda sekarang memahami segala sesuatu. Nama kedua orang ini adalah Adi Dewa Brahma dan Adi Dewi Saraswati. Mereka nanti akan menjadi master surga. Achcha, anak-anak mereka ada bersama mereka. Mereka juga mengatakan bahwa mereka akan menjadi master surga. Ini sudah pasti. Anda juga melihat mereka di alam halus. Ada banyak perkumpulan di kuil-kuil bagi para dewi. Hanya ada satu Jagadamba. Ciri-ciri patungnya pasti sama di semua tempat. Lihatlah Mama. Patung-patung itu memiliki ciri-ciri yang sama seperti Anda anak-anak, jadi mereka telah disebut “kumari”, “adhar kumari”! Anda tahu bahwa Andalah yang menjadi itu. Kita semua adalah Brahma Kumar dan Brahma Kumari. Bahkan pasangan suami-istri pun mengatakan bahwa mereka adalah Brahma Kumar dan Brahma Kumari, yaitu bahwa mereka adalah anak-anak dari Sang Ayah Yang Esa. Itu adalah memorial Anda. Anda menyampaikan pengetahuan ini dan juga menjelaskannya. Ini adalah Kuil Dilwala, tetapi hanya Anda yang mampu menjelaskan ini. Anda tahu bahwa Anda sedang menjalankan pendirian; Anda sedang mengubah Bharata menjadi surga melalui Raja Yoga dengan mengikuti shrimat. Achcha.

Kepada anak-anak yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah ditemukan kembali, cinta kasih, ingatan dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.

Intisari untuk dharna:
1. Berilah perhatian penuh pada pengetahuan dan yoga. Ketika mendengarkan pengetahuan, duduklah dengan sangat hening dan berkonsentrasilah. Anda juga harus menjadi karma yogi.

2. Tunjukkanlah kepada semua orang jalan menuju ke rumah, yang telah Sang Ayah tunjukkan kepada Anda. Di samping menjadi pemutar chakra kesadaran diri, tiuplah juga terompet kerang pengetahuan.

Berkah:
Semoga Anda tetap melampaui, sebagai pengamat tanpa keterikatan dan terbebas dari segala daya tarik dengan menyadari dua kata "agung" (mahan) dan "tamu" (mehman).

Untuk menjadikan diri Anda sebagai pengamat tanpa keterikatan dan senantiasa melampaui, perhatikan dua hal: 1) Saya, jiwa, adalah jiwa yang agung. 2) Saya, jiwa, adalah tamu di dunia lama ini dan badan lama ini. Dengan kesadaran ini, semua kelemahan dan daya tarik keterikatan Anda akan dengan mudah dan dengan sendirinya berakhir. Dengan memahami diri Anda sebagai jiwa yang agung, setiap perbuatan biasa yang Anda lakukan dan pikiran biasa yang Anda miliki di bawah pengaruh sanskara Anda akan tertransformasi. Dengan terus bergerak maju, sambil menyadari diri Anda sebagai jiwa agung dan seorang tamu, Anda akan menjadi layak dipuji.

Slogan:
Dengan restu baik setiap orang dan setetes kerja sama mereka, tugas besar menjadi mudah.

Sinyal Avyakt: Tetaplah Berada dalam Tahapan Vulkanik dan Alamilah Ingatan yang Penuh Kekuatan

Tanda bahwa Anda memiliki mental yang kuat adalah Anda bisa mencapai ke mana pun Anda inginkan dalam sedetik. Ketika mental Anda telah belajar bagaimana terbang dan mengembangkan latihan itu, Anda seharusnya bisa mencapai ke mana pun Anda inginkan dalam sedetik. Satu saat, Anda berada di dunia jasmani dan di detik berikutnya, Anda berada di Paramdham, dalam kecepatan satu detik. Sekarang tingkatkan latihan ini dan ingatan Anda akan menjadi kuat.