29.05.26       Morning Indonesian Murli        Om Shanti      BapDada       Madhuban


Intisari:
Anak-anak yang manis, jangan pernah mengikatkan hati Anda kepada dunia tua atau sosok berbadan. Jika Anda mengikatkan hati Anda kepada hal-hal ini, keberuntungan Anda hancur berkeping-keping.

Pertanyaan:
Rahasia mendalam apa yang telah Sang Ayah beri tahukan kepada Anda anak-anak tentang sandiwara ini?

Jawaban:
Anak-anak, karena sandiwara ini sekarang menjelang berakhir, semua jiwa harus hadir di sini. Jiwa-jiwa dari semua agama kini akan hadir di sini, karena Sang Ayah dari semua jiwa sekarang hadir. Semua jiwa harus datang untuk memberi salam hormat kepada Sang Ayah. Jiwa-jiwa dari semua agama akan pulang dengan mantra “Manmanabhava”. Namun, mereka tidak akan meresapkan mantra “Madhyajibhawa” maupun menjadi penguasa dunia.

Lagu:
Semoga hati tidak melepaskan dukungannya sehingga menghancurkan keberuntungan yang telah tercipta.

Om Shanti.
Anak-anak di semua center mendengar lagu ini. Anda mendengarnya hari ini, sedangkan semua anak yang lain akan mendengarnya dua sampai empat hari lagi. Jika Anda mengikatkan hati kepada dunia tua atau badan tua, keberuntungan Anda hancur berkeping-keping, karena badan ini juga berasal dari dunia tua. Jika Anda berkesadaran badan, keberuntungan yang Anda ciptakan akan hancur berkeping-keping. Dari tidak beruntung, Anda sekarang menjadi sangat beruntung. Oleh sebab itu, semaksimal mungkin, ingatlah Sang Ayah Yang Esa, yang memberikan warisan tak terbatas kepada Anda. Ingatlah Sang Ayah dan warisan. Hanya tersisa sangat sedikit waktu di dunia tua ini. Anda harus berupaya di dunia ini dan benar-benar menjadi penuh dengan semua kebajikan ilahi. Ada banyak anak yang benar-benar menjaga kesucian, sedangkan yang lain sering jatuh. Baba berkata, “Anda harus menjadi rekan-rekan pelayanan Sang Ayah.” Mengubah seluruh dunia ini dari tidak suci menjadi suci merupakan pelayanan yang sangat besar. Bukan berarti bahwa semua orang akan membantu Sang Ayah. Mereka yang menjadi Brahma Kumar dan Brahma Kumari, hiasan klan Brahmana, dan yang dahulu membantu di siklus sebelumnya, akan menjadi bijak. Nama Prajapita Brahma dikenang. Anak-anak Brahma pasti disebut Brahma Kumar dan Brahma Kumari. Mereka benar-benar ada di masa lalu. Orang-orang juga mengingat Adi Dewa dan Adi Dewi. Segala sesuatu yang pernah ada di masa lalu pasti harus ada lagi. Anda tahu bahwa zaman emas pernah ada di masa lalu dan di sana ada kerajaan devi-devta yang asli dan abadi. Sekarang, itu tak lagi ada. Devi-devta dari jalan keluarga yang suci, yang dahulu memerintah, sekarang berada pada akhir 84 kelahiran mereka. Sekarang, mereka tidak lagi suci dan tidak lagi memiliki kerajaan; mereka telah menjadi tidak suci. Sang Ayah telah datang sekali lagi untuk menyucikan mereka. Beliau berkata, “Jangan menghubungkan intelek Anda dalam yoga kepada sosok-sosok yang tidak suci.” Ingatlah Sang Ayah Yang Esa. Anda tahu bahwa Anda sedang mengikuti nasihat Sang Ayah dan mengklaim warisan Anda dari Beliau. Baba juga menunjukkan kepada Anda cara untuk mengklaim warisan Anda. Orang-orang menciptakan berbagai macam metode. Ada yang membanggakan sains dan ada yang membanggakan ilmu medis (kedokteran). Mereka telah menulis bahwa ketika jantung seseorang tidak lagi berfungsi, mereka bisa menggantinya dengan jantung buatan dari plastik. Mereka melepas jantung yang asli dan memasang jantung buatan. Itu suatu keahlian yang hebat. Akan tetapi, itu hanya untuk kebahagiaan sementara. Seandainya orang itu meninggal besok, badannya pun berakhir. Tidak akan ada pencapaian apa pun. Segala sesuatu yang diterimanya hanya berlaku untuk sementara waktu. Orang-orang menunjukkan berbagai hal yang luar biasa melalui sains, tetapi itu juga untuk sementara waktu. Ini adalah aspek yang benar-benar unik. Jiwa-jiwa yang suci sekarang telah menjadi tidak suci setelah mengalami 84 kelahiran. Jiwa-jiwa yang tidak suci itu harus dijadikan suci kembali, tetapi tak seorang pun kecuali Sang Ayah yang mampu melakukannya. Hanya ada pujian bagi Yang Esa. Beliaulah Sang Penyuci bagi Semua Jiwa, Sang Pemberkah Keselamatan bagi Semua Jiwa, Yang Esa, yang memiliki drishti belas kasih bagi semua jiwa, Sang Pemimpin yang memiliki belas kasih bagi semua jiwa. Orang-orang menyebut diri mereka “Pemimpin Sarvodaya”, di mana “sarvo” berarti semuanya: semua termasuk di dalamnya. Hanya Sang Ayah Yang Maha Pengasih dan Maha Bahagia, diingat sebagai Yang Esa, yang penuh belas kasih terhadap semua jiwa. Belas kasih apa yang bisa diberikan manusia kepada sesama manusia? Mereka tidak mampu berbelas kasih terhadap diri sendiri, lalu bagaimana mungkin mereka mampu berbelas kasih terhadap orang lain? Mereka hanya memiliki belas kasih sementara, tetapi menamai diri dengan sebutan yang sedemikian agung! Sang Ayah sekarang berkata, “Saya menunjukkan cara yang sedemikian mudah kepada Anda untuk menjadi senantiasa sehat dan kaya raya. Metodenya sangat sederhana. Ingatlah Saya saja, karena Anda telah melupakan Saya. Anda selalu bahagia di zaman emas. Itulah sebabnya, Anda tidak mengingat Saya sama sekali. Anda telah diberi tahu tentang sejarah dan geografi dari 84 kelahiran Anda. Seperti inilah Anda dahulu memerintah dan senantiasa bahagia. Kemudian, hari demi hari, Anda terus menurun dan menjadi tamopradhan, tidak bahagia, dan tidak suci.” Sekarang, Sang Ayah sekali lagi memberikan warisan kepada Anda anak-anak sebagaimana yang dilakukan-Nya di siklus sebelumnya. Anda datang dan menerima warisan Anda setiap siklus. Anda mengikuti shrimat. Shrimat adalah petunjuk dari BapDada. Dari mana lagi Anda bisa menerima shrimat, kecuali dari Beliau? Sang Ayah berkata, “Pikirkanlah: adakah orang yang memiliki keahlian ini?” Tidak; hanya Sang Ayah yang menunjukkan kepada Anda cara untuk menjadi master dunia. Beliau berkata, “Tidak ada metode lain kecuali ini.” Hanya Sang Ayah, Sang Penyuci, yang memberi Anda pengetahuan untuk mengklaim status tinggi. Bukan berarti bahwa dengan mengetahui siklus dunia Anda akan menjadi suci. Sang Ayah berkata, “Ingatlah Saya! Hanya melalui api yoga, kendi dosa yang telah penuh bisa dibakar.” Sang Ayah berkata, “Anda telah menjadi tidak suci setelah mengalami 84 kelahiran.” Dewasa ini, orang-orang berkata mengenai diri mereka sendiri: “Shivohum” (saya adalah Shiva), kemudian mereka berkata, “Tattwam” (demikian juga Anda). Atau, mereka berkata bahwa Anda adalah wujud dari Sang Jiwa Yang Maha Tinggi, atau bahwa setiap jiwa adalah Sang Jiwa Yang Maha Tinggi. Sang Ayah sekarang telah datang. Anda tahu bahwa Anda harus mengingatkan orang lain tentang Shiva Baba. Hanya Sang Ayah Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi, Yang Esa, adalah Sang Pemberkah Keselamatan bagi Semua Jiwa. Kuil-kuil yang dibangun untuk Shiva adalah satu hal, sedangkan wujud Shankar adalah hal lain lagi. Anda harus menunjukkan dalam pameran bahwa Shiva tak berwujud jasmani, sedangkan Shankar memiliki wujud halus. Krishna ada dalam wujud jasmani. Menunjukkan Radhe bersama Krishna itu benar. Ini membuktikan bahwa mereka menjadi Lakshmi dan Narayana. Krishna tidak datang di zaman perunggu untuk menyampaikan Gita. Manusia tidak suci di akhir zaman besi. Mereka suci di awal zaman emas. Oleh sebab itu, Beliau (bukan Krishna) pasti datang pada zaman peralihan. Hanya Sang Ayah yang mengetahui ini. Hanya Beliaulah yang Trikaldarshi. Krishna tidak bisa disebut trikaldarshi. Dia tidak bisa menyampaikan pengetahuan tentang tiga aspek waktu; dia tidak memiliki pengetahuan mengenai permulaan, pertengahan, maupun akhir dunia. Orang-orang mengatakan bahwa Krishna adalah anak kecil dan dia pergi belajar di sekolah untuk pangeran dan putri devi-devta. Di masa lalu, ada sekolah khusus untuk pangeran dan putri raja, tetapi sekarang semua sudah bercampur baur. Krishna dahulu seorang pangeran, dan pasti juga ada banyak pangeran dan putri raja yang lain. Mereka pasti belajar bersama-sama. Itulah dunia tanpa sifat buruk. Hanya Shiva Babalah Sang Pemberkah Keselamatan bagi Semua Jiwa. Manusia tidak bisa menjadi pemberkah keselamatan bagi semua jiwa. Hanya Sang Ayah yang datang untuk memberikan mukti dan jeevan mukti kepada semua jiwa. Anda telah menerima penjelasan bahwa tidak ada agama lain di kerajaan devi-devta. Agama-agama itu datang pada paruh kedua dalam siklus. Oleh sebab itu, bagaimana mungkin mereka ada di zaman emas? Mereka adalah para hatha yogi yang berasal dari jalan pengasingan; mereka tidak bisa memahami Raja Yoga. Raja Yoga ini ditujukan bagi mereka yang berasal dari jalan keluarga. Bharata dahulu adalah jalan keluarga yang suci. Sekarang, di zaman besi, mereka telah menjadi bagian dari jalan keluarga yang tidak suci. Tuhan berkata, “Teruslah mengingat Saya saja! Jika Anda mengikatkan hati kepada dunia tua atau relasi badan Anda, keberuntungan Anda hancur berkeping-keping.” Ada banyak orang yang keberuntungannya hancur berkeping-keping. Jika Anda melakukan perbuatan yang salah, itu akan muncul ke hadapan Anda pada saat akhir; Anda akan memperoleh penglihatan tentang itu. Beberapa anak menyembunyikan banyak hal. Dengan memberi tahu Sang Ayah tentang dosa-dosa yang telah Anda lakukan dalam kelahiran ini, separuhnya akan diampuni. Akan tetapi, karena merasa malu, Anda tidak mau memberi tahu Baba. Ada banyak anak yang melakukan perbuatan kotor. Padahal, intelek mereka tahu bahwa mereka akan terbebas jika memberitahukannya kepada Baba. Beliau adalah Sang Ahli Bedah abadi. Jika Anda menyembunyikan penyakit dari Sang Ahli Bedah karena merasa malu, bagaimana Anda bisa dibebaskan dari penyakit itu? Dengan memberi tahu Baba tentang dosa-dosa yang telah Anda perbuat, separuhnya akan diampuni. Ketika Anda tidak memberi tahu Baba, itu akan terus bertambah, sehingga Anda menjadi semakin terperangkap. Keberuntungan Anda pun berakhir, dan yang ada justru kemalangan. Sang Ayah berkata, “Jangan mempertahankan relasi apa pun terhadap badan. Teruslah mengingat Saya saja, maka Anda tidak akan melakukan perbuatan kotor.” Yang Esa juga Dharamraj. Jadi, jika Anda menyembunyikan apa pun dari Beliau, tidak akan ada orang lain yang mengalami hukuman lebih berat dari Anda. Seiring dengan semakin mendekatnya waktu, semua jiwa akan terus menerima penglihatan. Sekarang adalah masa pelunasan bagi semua jiwa. Semua jiwa tidak suci. Anda pasti menerima hukuman untuk dosa-dosa yang telah Anda perbuat. Sebagaimana jeevan mukti diterima dalam sedetik, demikian juga, perasaan terhukum yang sedemikian rupa akan dialami dalam sedetik sehingga Anda merasa seolah-olah menjalani hukuman itu untuk waktu yang lama. Ini adalah mesin yang sangat halus. Sekarang adalah masa pelunasan bagi semua jiwa. Hukuman pasti harus dialami. Semua jiwa kemudian akan pulang setelah disucikan. Hanya Sang Ayah yang datang dan menyucikan jiwa-jiwa yang tidak suci. Tak seorang pun, kecuali Sang Ayah, memiliki kuasa untuk melakukan ini. Kendi dosa sekarang telah menjadi penuh dengan dosa-dosa yang telah dilakukan selama 63 kelahiran. Ada pertanda buruk gerhana Maya di atas semua orang. Gerhana terburuk berada di atas Anda. Anda dahulu penuh dengan semua kebajikan ilahi, tetapi saat ini Anda mengalami gerhana di atas kepala Anda. Sekarang, Anda anak-anak telah menerima pengetahuan. Sang Ayah memberi tahu Anda, “Anda dahulu adalah master Bharata dan Anda mengalami 84 kelahiran.” Beliau memberi tahu Anda secara terus terang bahwa Anda benar-benar adalah jiwa-jiwa yang berasal dari agama devi-devta, tetapi karena Anda selanjutnya menjadi tidak suci, Anda mulai menyebut diri sebagai Hindu. Tidak ada orang yang mendirikan agama Hindu. Sekte dan aliran tidak bisa disebut sebagai dinasti. Raja-rajalah yang memiliki dinasti. Ada kerajaan Lakshmi dan Narayana Pertama, Kedua, Ketiga. Sudah pasti, Anda harus menjadi suci dari tidak suci. Karena menjadi tidak suci, Anda tidak bisa menyebut diri sebagai devi-devta. Anda paham bahwa Anda dahulu layak dipuja dan bahwa Anda berasal dari agama devi-devta yang asli dan abadi. Orang-orang hanya memuja patung-patung dari agama mereka sendiri. Anda telah lupa bahwa Anda dahulu adalah devi-devta yang layak dipuja dan bahwa Anda sekarang telah menjadi pemuja. Anda kini paham bahwa Sang Ayah dahulu memberi Anda warisan, lalu ketika Anda menjadi tidak suci, Anda mulai memuja patung-patung Anda sendiri. Anda dahulu layak dipuja dan sekarang telah menjadi pemuja. Ini tidak dikatakan kepada siapa pun selain orang-orang Bharata. Baba juga hanya datang di Bharata untuk memberi Anda pengetahuan, demi menjadikan Anda devi-devta sekali lagi. Semua jiwa kemudian akan melunasi rekening mereka dan pulang ke rumah. Semua jiwa terus memanggil-manggil Sang Ayah, “Wahai, Tuhan, Sang Ayah!” Ini juga harus dipahami. Pada saat ini, Anda memiliki tiga ayah: yang pertama adalah Shiva Baba, yang kedua adalah ayah lokik Anda, dan yang ketiga adalah ayah alokik ini, Prajapita Brahma. Semua orang yang lain memiliki dua ayah: ayah lokik dan Sang Ayah parlokik. Di zaman emas, Anda hanya memiliki satu ayah – yaitu ayah lokik Anda. Di sana, Anda sama sekali tidak mengenal Sang Ayah parlokik. Karena di sana hanya ada kebahagiaan, untuk apa mereka mengingat Sang Ayah parlokik? Semua orang mengingat Beliau pada saat menderita. Di sini, Anda memiliki tiga ayah. Ini adalah sesuatu yang harus dipahami. Di sana, Anda selalu berkesadaran jiwa. Kemudian, Anda menjadi berkesadaran badan. Di sini, Anda menjadi berkesadaran jiwa dan juga berkesadaran Tuhan. Anda semua memiliki rasa kebanggaan suci karena menjadi anak-anak Sang Ayah dan bahwa Anda sedang mengklaim warisan dari Beliau. Beliau adalah Sang Ayah, Sang Pengajar, dan Sang Satguru. Pujian Beliau ini harus dijelaskan. Hanya Beliau yang datang dan memberikan warisan kepada Anda semua. Anda memilikinya di zaman emas, kemudian Anda mengalami 84 kelahiran dan kehilangan itu. Menjelaskan hal ini sangat mudah. Sang Ayah disebut Sang Penyuci, Sang Pemberkah Keselamatan bagi Semua Jiwa. Ini adalah dunia jiwa-jiwa yang tidak suci. Bagaimana mungkin ada orang yang bisa memberikan keselamatan? Berbagai kitab suci yang dibaca orang akan mengantarkan mereka ke destinasi terakhir mereka. Kemudian, dalam kelahiran berikutnya, mereka akan mampu mempelajarinya dengan mudah sejak kecil. Sang Ayah sekarang memberitahukan hal-hal yang sedemikian manis dan indah kepada Anda. Anak-anak, Anda telah menjadi tamopradhan. Sekarang, ingatlah Sang Ayah, maka campuran ketidaksucian akan dihilangkan. Sandiwara sekarang menjelang berakhir dan semua jiwa harus hadir. Jiwa Kristus dan semua jiwa yang lain juga hadir. Mereka juga akan datang untuk memberi salam hormat kepada Sang Ayah; mereka tidak akan menjadi penguasa dunia. Oleh sebab itu, mereka hanya akan mengingat Sang Ayah dan mengambil mantra “Manmanabhava”. Anda memiliki mantra ganda: “Manmanabhawa” dan “Madhyajibhawa”. Sang Ayah menunjukkan metode yang sangat bagus kepada Anda. Achcha.

Kepada anak-anak yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah ditemukan kembali, cinta kasih, ingatan dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.

Intisari untuk dharna:
1. Selagi tinggal di dunia tua ini, Anda harus berupaya dan benar-benar menjadi penuh dengan semua kebajikan ilahi. Jangan mengikatkan hati Anda kepada badan tua atau dunia tua ini. Jadilah beruntung!

2. Tetaplah berkesadaran jiwa dan berkesadaran Tuhan. Jangan menyembunyikan apa pun dari Sang Ayah pada masa pelunasan ini. Teruslah meminta nasihat dari Sang Ahli Bedah abadi.

Berkah:
Semoga Anda secara konstan memiliki keberuntungan untuk tetap dekat dengan Sang Ayah dengan menjauh dari pengaruh pergaulan buruk dan dengan demikian lulus dengan pujian.

Jika Anda ingin tetap dekat dengan Sang Ayah, jauhilah pengaruh pergaulan buruk. Banyak jenis ujian akan datang dalam bentuk yang menarik, tetapi jangan tertarik padanya. Ada pengaruh dari banyak jenis pergaulan. Ada pergaulan pikiran sia-sia, pikiran ketertarikan kepada Maya, pergaulan sanak keluarga, pergaulan kata-kata, pergaulan makanan yang tidak suci, dan pergaulan perbuatan. Mereka yang melindungi diri dari pengaruh semua jenis pergaulan ini akan lulus dengan pujian.

Slogan:
Jadilah malaikat dan Sang Ayah sendiri akan menjadi Kanopi/Payung Perlindungan Anda terhadap situasi yang tidak baik.

Sinyal Avyakt: Alamilah Senantiasa Tahapan Kokoh Tak Tergoyahkan dan Konstan

Kekuatan khusus yang Anda perlukan untuk menjadi, serta membuat orang lain menjadi konstan, kokoh dan tak tergoyahkan, terdapat dalam ‘drama adalah titik’. Mereka yang meresapkan wujud kekuatan ini tidak akan pernah kalah. Namun pertama-tama, terapkanlah ‘drama adalah titik’, lalu transformasilah pikiran sia-sia menjadi pikiran suci. Kemudian, atas dasar cinta kasih Tuhan, akhiri semua jenis rintangan Maya yang akan datang.